
Di tempat Gabriel dan White berada.
Rupanya Gabriel terlebih dahulu sadar daripada White yang masih tergelatak tak sadarkan diri tepat didamping kanan nya. Gabriel linglung saat melihat jika mereka berada disebuah kotak kayu yang sangat pengap hingga keringat Gabriel mulai keluar dari pori-pori nya.
Gabriel mencoba untuk membangunkan White yang masih tak sadarkan diri. Setelah beberapa saat White terbangun dan merasa dirinya linglung dengan pandangan gabur.
" Ohh shitt!! Sial " umpat White saat dirinya mengingat kejadian beberapa saat lalu sebelum tak sadarkan diri.
" Kita dimasukkan kedalam kotak kayu, kita akan dibawa " ucap Gabriel bertanya pada dirinya sendiri dan White hanya diam saja seraya memikirkan sesuatu.
Namun tiba-tiba.
DUAKKK
mobil yang membawa mereka mendapatkan hantaman keras dari sisi bagian kiri. Tubuh Gabriel dan White ikut terguncang tak tentu arah.
" Apa lagi ini " marah Gabriel. Kaki Gabriel berusaha untuk menendang-nendang kota kayu itu agar terbuka namun nihil gerakan yang dilakukan oleh putra Vyan itu tak membuahkan hasil.
Sedangkan Maxim berusaha untuk menghentikkan mobil box yang membawa Gabriel dan White. Isabella geram rupanya sang pengemudi itu cukup lihai meliukkan body kendaraan roda empat.
TRANGGGG
Isabella merebut kendali kemudi dari Maxim hingga lelaki itu terkejut bukan main dengan aksi gila Isabella. Yellow mendadak lemas saat melihat apa yang isabella lakukan dimana mobil mereka memepet mobil yang membawa Gabriel dan White.
HAPPPP
" Oh shitt!! Gadis itu " kesal Maxim saat melihat Isabella justru keluar dan melompat kearah mobil musuh. Yellow terperangah bukan main.
" max. Cepat halangi !! " pekik yellow dan Maxim mengangguk sebelum hal tak terduga kembali terjadi.
CKITTTT
Isabella memegangi erat apa yang bisa ia raih, karena laju mobil box itu tak seimbang setelah mendapatkan rentetan peluru dari yellow.
" Gabriel !! " teriak Isabella dari arah luar. Maniknya melihat sebuah kotak kayu persegi panjang tanpa menunggu lama Isabella langsung menghampiri kotak itu dan langsung melihatnya.
BRAKKKK
Isabella terpental hingga tubuhnya menghantam peti kayu dihadapannya. Rupanya Maxim sengaja menabrakkan mobilnya pada mobil lawan dan hal itu membuat Isabella kesal bukan main.
DODODODOR !!
__ADS_1
" Isa merunduk !! " teriak Maxim memperingatinya. Namun tiba-tiba salah satu mobil box yang membawa Gabriel dan White mengalami pecah ban saat laju kendaraan sedang dalam kecepatan sedang.
Isabella panik namun ia dengan cepat membuka kota kayu dengan sebuah alat yang dibawanya. Gabriel terperangah saat mendapati wajah sepupunya di atas dengan wajah panik.
" go!! " ucap Isabella. Gabriel dan White mengangguk dengan cepat.
BRAKKKK
DUARRRR
Di sisi lain keberadaan Athena.
Athena gadis itu benar-benar mencari informasi penting perihal Lokanne pada orang kepercayaan nya. Rupanya Lokanne pernah menjadi tawanan seorang pria bangsawan yang merupakan teman dari ayahnya.
Ditemani alland dan Blue. Athena pergi ke sebuah tempat dimana ia akan bertemu dengan seseorang. Tak ada yang tahu dengan kepergian nya itu hanya Alland dan Blue yang menemaninya.
" Long time no see " ucap seorang pria dengan tersenyum lembut pada Athena seraya merentangkan kedua tangannya untuk memeluk Athena.
" Ya uncle. long time no see " ucap Athena dengan senyum tipis. Lelaki yang memeluk Athena itu melirik kearah Alland dan Blue secara bersamaan dan Athena menyadari hal itu.
" Athena ada apa kau datang kemari ? kenapa tiba-tiba" ucap lelaki itu yang tak lain adalah Garvish teman ayahnya. Athena tak menjawab dan hanya tersenyum tipis yang tersemat di wajahnya.
Garvish tersenyum tipis dan menampilkan wajah datarnya. Athena hanya tersenyum miring, sedangkan Alland dan Blue dirinya tak tahu perihal kunjungan Athena ke negara yang Garvish tinggali kini.
" terakhir kali kau datang kemari saat usia mu masih kecil Athena. Saat itu kau sungguh menggemaskan dengan mata bulat dan pipi tembem mu. Hufff rasanya saat itu aku ingin memiliki seorang putri. '' ucap Garvish saat mengingat masa lalu dimana Athena datang berkunjung dengan sang ayah dan juga ibunya kala itu.
" benarkah ? " jawab Athena dengan manik berbinar dan Garvish mengangguk dengan cepat seraya tersenyum lembut, namun Athena menatap dalam manik yang sama persis dengan orang yang telah membawa Lokanne pada kala itu.
Pada saat Garvish dan Athena berbincang sesaat. Seorang pelayan memberitahukan pada Garvish jika tuannya itu kedatangan seorang tamu mau tak mau Garvish harus meninggalkan Athena dan lainnya sebentar.
Athena tersenyum kecil saat Garvish meninggalkan ruangan yang begitu luas. Manik hitam itu melebar kesana kemari seperti memindai sesuatu. Sebuah kamera pengawasan tertangkap sudut mata nya athena diam dan bersikap tenang, lalu mulai membuka tablet milik nya.
Jari-jari cantik itu berselayar dengan cepat, Alland dan Blue hanya saling pandang satu sama lain, namun tiba-tiba.
KLEKKK
" Down " desis Athena seraya menatap kearah sudut ruangan begitupun dengan Alland dan Blue yang ikut melihat kearah yang sama. Entah apa yang difikirkan oleh Athena kini hingga dirinya sangat mencurigai seorang Garvish yang telah datang tiba-tiba pada kala itu.
" Kalian tunggulah disini " ucap Athena lagi dengan tegas namun Alland dan Blue terlihat enggan dan hendak mengikuti namun Athena tetap memberikan kode untuk keduanya diam, akhirnya Alland dan Blue mengangguk dengan samar.
Athena pergi menelusuri beberapa bagian ruangan yang dulu ia sempat kunjungi. Bahkan Athena bertemu dengan beberapa pelayan yang menyapa nya dengan ramah hingga Athena pergi kesebuah ruangan dimana sebuah photo Garvish yang tampan dan gagah terpampang dengan rapi.
__ADS_1
" Athena " ucap tiba-tiba seseorang di belakang tubuhnya. Athena menoleh dan melihat jika Garvish berada disana, tatapan matanya sungguh mengintimidasi namun Athena diam saja. '' Apa yang sedang kau lakukan disini ? " ucap Garvish dengan dingin.
" Lokanne !! Dimana kau menyembunyikan wanita itu " ucap Athena dingin hingga Garvish terkejut bukan main. Lokanne ? '' Jawab aku '' tekan Athena lagi.
" Apa maksud mu ? " tanya Garvish dengan dahi mengeryit seakan tak mengetahui apa yang sedang Athena bicarakan. " Lokanne ? " tanya garvish lagi.
" Jangan membual. Pasti uncle yang menolongnya kala itu '' ucap Athena dengan tajam, manik kelamnya menggelap menahan segala amarah. Namun Athena tersenyum tipis saat melihat Garvish diam saja.
" Aku tak tau '' dingin Garvish menatap tajam Athena. Gadis bermanik hitam itu memejamkan kedua matanya perlahan. Jelas-jelas anak buahnya melihat jika Garvish berada di perbatasan pelabuhan bersama dengan wanita yang kini dirinya cari.
PRANGGG
Garvish terkejut bukan main saat Athena menendang meja hiasnya hingga hancur namun lebih terkejut lagi saat gadis cantik itu menodongkan senjatanya tepat kearah Garvish.
" Athena !! Jaga sikap mu di tempat ku. Kau tamu namun sikap mu sungguh tak layak!! '' tekan Garvish dingin. Athena terkekeh kecil dibuatnya. Rupanya keributan yang dibuat Athena memancing segelintir anak buah Garvish menuju sumber suara diikuti oleh Alland dan juga blue.
Mereka terkejut saat melihat Athena menodongkan senjata berjenis revolver tepat ke tubuh Garvish dengan kondisi ruangan yang berantakan karena pecahan kaca berserakan. Alland dan Blue nampak terkejut akan apa yang dilakukan oleh nona nya.
" Kua menyembunyikan nya '' tekan Athena namun Garvish diam dengan sorot mata yang tajam.
'' Aku tidak pernah menyembunyikan nya. Lagipula wanita itu berhasil melarikan diri dari sini beberapa tahun yang lalu, itu sudah sangat lama.'' ucap Garvish dengan manik yang tajam melekat kearah Athena.
" orang-orang ku tak pernah salah. " desis Athena dengan melemparkan sebuah amplop merah kehadapan Garvish. Lelaki tegap itu dengan segera membuka isinya. Mata Garvish terbelalak tak percaya. Seorang lelaki sangat mirip dengan nya bahkan bentuk tubuh pun sangat-sangat mirip.
" kenapa wajah nya mirip sekali dengan ku '' gumam Garvish dengan ekspresi tak percaya sekaligus terkejut bukan main. " bukan!! ini bukan aku. Bahkan aku tak berpergian kemanapun selama dua bulan lamanya. '' ucap Garvish dengan nada tenang.
" Kau melindunginya !! '' pekik Athena lantang namun Garvish menggeleng tegas. tiba-tiba ponsel Athena berdering keras gadis bermanik hitam itu dengan segera mengangkat panggilan yang masuk.
Raut wajahnya tegang dengan mata yang memerah Alland dan blue turut penasaran dengan kabar apa yang didapat oleh Athena. Namun tiba-tiba Athena menurunkan senjatanya dan menatap Alland serta blue bergantian.
" Kita pulang. Markas milik ku diserang '' tegas Athena hingga Alland dan blue mengangguk bukan main. Garvish mendadak bingung dan linglung bukan main.
******
duhhh aduhhh aduhhh
Pasti pada kesel yang sama owee karena up nya gak rajin dan cuma up satu bab sekali update ? iya owee sedih karena novel ini tidak sesuatu dengan ekspresi banyak yang baca tapi like nya kurang 😢 kan owee sedih bikin gak semangat untuk update.
Tapi tenang aja kok owee pasti up terus hingga novel ini tamat seperti novel pertama owee. Jangan lupa Lika dan komen nya karena itu semua membuat owe tambah semangat readers.
tnQ untuk para pembaca setia novel owee ini ❤️❤️
__ADS_1