
Ruang makan keluarga yang berada di lantai dua tampak hening dan sunyi hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpu yang saling beradu.
Valera dan Remigio menatap para cucunya yang saat ini tinggal dikediaman nya. Elmer dan Dyora dan juga Ezio memutuskan untuk tinggal bersama dengan sang nenek dan kakek nya.
" Elmer bagaimana pekerjaan mu ? " tanya Remigio memecah keheningan diantara mereka hingga lelaki bermanik biru itu menghentikan kegiatan makan nya.
" Semuanya baik-baik saja kakek " ucap Elmer dan Remigio mengangguk kecil dibuat nya. " Bagaimana apakah Kak Zi berhasil membujuk Dyora? " tanya Elmer lagi karena hampir melupakan keadaan sang adik karena kesibukan nya itu.
" Ezio pasti bisa membujuknya " tandas Remigio seraya memotong daging dengan sangat elegan. Elmer hanya mengangguk dan tersenyum tipis.
" Kakek nenek! " teriak Dyora seraya berlari dari atas tangga membuat semua orang yang berada di meja makan menoleh seketika. Dyora berlari kecil menggunakan sebuah dress bermotif bunga berwarna merah. Valera dan Remigio tersenyum saat melihat cucu perempuan nya.
__ADS_1
" aku lapar " cicit Dyora yang masih berdiri di dekat Elmer tak lama Ezio datang dan duduk di dekat Remigio.
" Duduklah " ucap Elmer lembut seraya menarik lengan sang adik lembut. Dyora mengangguk kecil dan tak lupa menyematkan senyum manis di wajah nya. Elmer dengan sigap mengambil beberapa hidangan Lezat untuk sang adik termasuk daging dan beberapa sayuran lainnya " Kau harus makan yang banyak sayang " celetuk Elmer tanpa melihat wajah Dyora yang terdiam setelah melihat piring dihadapan nya penuh dengan sajian.
" ini terlaku banyak Elmer " manja Dyora membuat sang kakak terkekeh kecil.
" Makan lah " ucap Elmer lagi. Dyora mulai memakan sajian yang terhidang dengan sangat perlahan, daging asap adalah salah satu kesukaan gadis itu. Dyora memakan nya dengan sangat lahap hingga semua orang melihat Dyora dengan seksama.
" Mommy " ucap tiba-tiba Dyora memegang dadanya yang tiba-tiba terasa sesak seketika. " mom " lirih Dyora lagi.
" Are you okey? " ucap Ezio melihat Dyora yang tiba-tiba pucat seraya memegang dadanya. Elmer segera memberikan segelas air putih untuk sang adik. Tiba-tiba seseorang datang dengan langkah tergesa membuat Valera dan Remigio menoleh seketika.
__ADS_1
" Lapor Lady " ucap seseorang dengan membungkuk hormat membuat valera bingung " seseorang mengirimkan sebuah peti berukuran besar di halaman Gold mansion " ucap nya lagi membuat Valera dan Remigio berdiri seketika.
sebuah peti berukuran besar tergeletak begitu saja dihalaman kuas Gold mansion hingga seluruh anak buah king yang bertugas di mansion sang Lady menyiapkan senjata lengkapnya.
" Peti apa itu? " tanya tiba-tiba Remigio yang sudah berada di halaman luas bersama sang Lady. Sontak kedatangan mereka membuat seluruh anak buah king Menunduk penuh hormat.
Valera mendekat dan menatap peti itu dengan seksama seketika perasaan nya menjadi tidak karuan. Valera menoleh kearah Remigio hingga sang suami mendekat kearah Valera.
" Buka! " perintah Valera kepada anak buahnya hingga beberapa dari mereka mulai membuka peti yang tidak terkunci dengan senjata yang bersiaga. Valera dan Remigio menatap seksama apa isi dari peti itu hingga manik mereka terbelalak lebar saat mengetahui siapa didalam peti itu.
Valera dan Remigio terbelalak dengan manik bergetar saat melihat seseorang yang berada di peti itu sudah dalam keadaan tak berdaya.
__ADS_1
" Athena " lirih Remigio dengan cepat memegang tangan sang putri yang sudah dingin. " No!! Athena!! " teriak Remigio histeris saat melihat sang putri kesayangan nya telah tiada. Valera terdiam dan linglung dengan tubuh gemetar saat menyaksikan tubuh sang putri tanpa busana.