
DUARRRR
Maxim melemparkan sebuah benda berbentuk segitiga hingga berputar dengan begitu cepat. Alexandrea dan Gabriel segera menyingkir tat kala Maxim sudah melepaskan senjata andalan nya.
KRIKKKK
DUARRRR
DODODODOR !!
" Yuhuiii.. ini baru pertunjukan '' ucap Maxim yang senang dengan senyum tipis dibibir nya. sebagian dari para pengecut itu terluka hingga sebuah mobil ikut terbakar walaupun masih melaju kencang.
" Bersiap lah! " ucap Alexandrea hingga kecepatan laju mobil nya begitu sangat cepat walaupun jalanan nya yang begitu rusak karena banyak nya dahan, bebatuan serta lainnya.
KREKKKK
" Lepaskan saja! " ucap Alexandrea saat melihat Gabriel seperti ragu untuk melemparkan sebuah granat " Menyingkir!! " seru lantang Alexandrea kepada anak buahnya hingga mereka mengerti dengan berpencar mengejar para pengecut itu.
Sedangkan Starla yang mengemudikan sebuah mobil bersama dengan seorang lelaki dibuat panik saat para king begitu banyak mengejar mereka hingga ikut terperosok kedalam hutan tanpa rasa takut.
DUAKKK
" ****!! jika seperti ini kita akan tertangkap '' ucap Starla lagi tanpa merendahkan kecepatan laju mobil nya namun tiba-tiba.
DUAKKK
PRANGGG
" Hai.. " ucap Gabriel tersenyum tengil saat mobilnya sejajar dengan mobil milik Starla walaupun banyak nya pohon yang menghalangi pemandangan kedua nya.
DODODOR !!
BRAKKKK
" Tangkap mereka!! " pekik Gabriel saat berhasil menembak ban mobil target nya yang tak memiliki pelindung apapun. Terkepung kini mereka terkepung namun Starla tak ingin tertangkap begitu saja.
" apa yang kau lakukan huh!! '' pekik seorang lelaki yang ikut bersama nya.
" Maaf.. namun kau sudah cukup tua. Biarkan dendam mu aku yang tuntas kan.. selamat jalan. " ucap Starla bengis.
SRETTTT
CRATTT
Starla langsung menggores leher lelaki tua itu hingga tewas dengan mata yang terbelalak lebar. Dirinya dengan cepat keluar dari dalam mobil hingga mau tak mau harus melawan para anak buah Gabriel yang turut mengepungnya.
__ADS_1
Sedangkan Gabriel turun dan memilih untuk menangkap wanita itu hingga mau tak mau Alexandrea meninggalkan saudaranya itu karena harus mengejar sisanya yang semakin tak terlihat dari pandangan.
DUAKKK
DODODOR !!
Starla keluar dan langsung menembak para anak buah Gabriel yang terlihat oleh matanya. Dirinya harus berlari semakin masuk kedalam hutan rimba yang dirinya pun tak tau bahaya apa yang mengintai.
takkk
DUAKKK
egghhh
Starla mengerang saat tubuh nya terkena hantaman sebuah benda, nyeri dan ngilu seketika ia rasakan namun semangat nya untuk melarikan diri begitu tinggi hingga Starla terus berlari walaupun Gabriel kini mengejarnya.
DODODOR !!
Gabriel bergulung saat wanita yang diyakini adik tiri sang ibu justru menembakkan peluru nya. Para anak buah Gabriel yang melihat itu cukup terkejut namun Gabriel mengisyaratkan jika ia baik-baik saja.
" terus kejar dan buat langkahnya semakin terhimpit! Aku tak ingin buruan ku kabur " ucap Gabriel dingin. " tak akan ku biarkan kau lolos ! " bengis Gabriel dengan mata yang tersengal.
Starla terus berlari seraya menembak para pengejarnya namun sia-sia para anak buah Gabriel memang sudah terlatih hingga peluru itu tak berhasil menembus tubuh mereka.
DUAKKK
" Eghhh..." Starla mengerang tat kala kakinya menjadi sasaran seseorang. Dirinya jatuh tersungkur dan hampir saja memasuki jurang yang berada di sisi kiri nya.
DORRR
ibarat sudah jatuh ketimpa tangga itulah yang dirasakan oleh Starla saat ini ia bak seorang penjahat amatiran saat melawan Gabriel, namun dalam benak nya kenapa ia mesti lari ? pengecut bukan, tentu saja ia.
" larilah sejauh mungkin maka aku akan menemukan mu dan sembunyikan sebaik mungkin maka saat itu juga aku akan bisa menemukan mu '' ucap Gabriel yang berdiri angkuh dihadapan Starla. Wanita itu menatap jijik kearah Gabriel yang mana paras nya mirip dengan Zizi hanya saja Gabriel lebih berkharisma untuk ukuran seorang lelaki muda yang beranjak dewasa.
CUIHHHH
" Enyah kau!! " teriak Starla hingga melemparkan sebuah belati kearah Gabriel namun sayangnya Gabriel menepis nya begitu saja walaupun tangannya terluka.
" agresif sekali '' ucap Gabriel pelan.
JLEBBB
" bawa dan ikat dia!! Aku tak suka berlama-lama untuk membuang waktu ku yang berharga " ucap Gabriel dingin lalu melangkah pergi seraya melirik kearah jam tangannya dimana ia melihat jika mobil yang digunakan oleh Alexandrea menggunakan sinyal bahaya.
Disisi lain Maxim dan Alexandrea terus mengejar tanpa lelah dimana mereka hampir saja masuk kedalam jurang karena kecepatan laju yang mereka gunakan cukup tinggi. Alexandrea melirik kearah layar tablet dimana mobil nya bermasalah.
__ADS_1
system active.
Alexandrea menyalakan sistem otomatis miliknya dimana kini kendaraan beroda empat itu bisa mengemudi dan membelokkan kemudi setir nya sendiri. Alexandrea dengan cepat membawa peralatan persenjataan agar ia segera turun dimana putra lelaki Ed dan Elena itu akan menyerang para ngengat dengan senjata miliknya.
KLEKKK
BRAKKKK
" oh ****!! kaki ku " keluh Alexandrea saat kaki nya tak sengaja terbentur sebuah batu disana.
GLUNDUNGGG
" Alex!! " pekik Gabriel hingga Alexandrea menoleh dan mendapati seseorang telah melempar bom kearah dirinya.
DUARRRR
Gabriel serasa menahan nafasnya saat hampir saja tubuh Alexandrea tercerai berai karena lemparan bom yang dilakukan oleh seseorang, tubuh Alexandrea bergulung-gulung tak tentu arah hingga tiba-tiba.
SRAKKKK
AGHHH
Jeritan seseorang mengalihkan mereka hingga tubuh seorang lelaki menjadi sasaran kemarahan Maxim. Gabriel menatap datar saat Maxim justru dengan sengaja menggores punggung lelaki itu hingga terlihat luka yang menganga lebar.
BRUKKK
" Kau tak ku biarkan mati, namun kau ku biarkan tuk menikmatinya '' ucap Maxim kejam hingga matanya menatap kearah Gabriel dan Alexandrea yang justru terdiam saat melihat kehadirannya " Mereka benar-benar tikus yang berlari sangat kencang. Dua mobil berhasil kabur namun salah satu dari mereka berhasil aku tandai dengan sebuah chip pelacak. Sisanya kita introgasi buruan kita '' ucap datar Maxim.
Lelaki dewasa yang sudah terkuak oleh belati milik Maxim tak bisa berkutik saat para anak buah king ikut mengepung dengan menodongkan senjata kearah tubuh nya, lelaki itu berteriak saat tubuhnya diseret.
" Lepas !! " teriak nya hingga Alexandrea marah dan langsung memukul keras wajah nya.
BUGHHHH
AGHHH
" Simpan tenaga mu untuk berteriak ditempat terindah " desis Alexandrea dengan datar.
Mereka akhinya memilih kembali dengan membawa dua orang yang berhasil mereka ringkus. Sisanya Maxim yang akan mengurus dengan mencari mereka yang berlari entah kemana. Namun sebelum mereka meninggalkan tempat itu Maxim terkejut saat melihat mayat seseorang yang tergelatak tak jauh dari mobil yang Starla kemudikan.
" ini.. " ucap Maxim terkejut saat melihat wajah itu yang sana persis dalam daftar hitam king hanya saja wajahnya sudah nampak tua dan memilki bulu-bulu halus dirahang nya dan rambut yang memutih. " bukan kah ini ayah dari aunty Gloria ? " Picing Maxim.
" Bawa mayat nya! " tegas Gabriel karena dia pun sudah menyadari siapa lelaki itu. Namun mereka tak akan gegabah dengan membiarkan mayat lelaki tua itu tergelatak begitu saja.
Hari itu Maxim, Alexandrea dan Gabriel pergi meninggalkan tempat itu dengan menggunakan helikopter yang mereka bawa. Bangunan tempat berkumpulnya para pemberontak telah dihancurkan oleh Alexandrea. Kini mereka akan menuju suatu tempat dimana para musuh berkumpul menjadi satu.
__ADS_1