King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
*seseorang misterius


__ADS_3

ruangan ballroom terasa desak dengan para tamu-tamu yang hadir mereka semua adalah orang penting dari kalangan atas dan pengusaha ternama.


Tuan Arzetto tampak gagah diusianya yang tak lagi muda, wajah nya memancarkan aura kharisma yang tenang, pakaiannya pun didesain oleh seorang desainer ternama dunia disampingnya sosok wanita berpenampilan anggun dengan setelan yang elegan serta riasan wajah yang sederhana membuat nyonya Rosalina tampak lebih fresh diusia senjanya.


Romanio putra bungsu sekaligus adik Remigio tampak gagah dan tampil berbeda malam ini, setelan formal berwarna nude tampak lebih kalem dengan pembawaannya yang begitu tenang dan sedikit humoris.


acara berlangsung meriah, tamu-tamu undangan tampak berbahagia karena menghadiri perusahaan besar di Amerika, mulai dari dekorasi yang mewah, hidangan pilihan yang begitu lezat serta beberapa acara lainnya yang menarik perhatian.


" hmmm kenapa kakek tampak begitu tampan " ucap Athena yang baru saja tiba bersama dengan kedua orangtuanya. Kehadiran Remigio dan sang istri sontak menarik perhatian semua orang terlebih sosok Athena yang baru muncul di publik maupun dunia bisnis.


Kehadiran seorang Kenov Petra itu menjadi perhatian para pengusaha-pengusaha besar disana terlebih kehadirannya bersama dengan Silla malam ini.


" ohh sayang kau sangat cantik sekali " ucap nyonya Rosalina merangkul lembut bahu Athena dan mengajaknya berjalan menuju sang kakek yang sedang berbincang dengan para kolega bisnis nya.


" Waw.. amazing " ucap tuan Arzetto menatap cucu perempuannya penuh kekaguman. Tampak beberapa pasang mata memperhatikan sosok Athena yang baru pertama kali terlihat. " perkenalkan dia Athena cucu Perempuanku " ucap tuan Arzetto bangga memperkenalkan Athena kepada para rekan bisnisnya.


Athena tampak memperkenalkan diri dengan sopan dan anggun bahkan suara Athena terdengar lebih lembut dari biasanya. Nyonya Rosalina tersenyum menatap sang cucu.


beberapa pengusaha muda mencoba mencari tahu sosok si gadis bermanik hitam, hingga sosok lelaki yang sedang duduk ujung ruangan tersenyum tipis menatap nya.


" Hallo tuan Arzetto " sapa seseorang hingga manik tajam tuan Arzetto menatap bingung pada lelaki yang selama ini menjadi rivalnya dalam bersaing.


" ohh Hallo tuan Rafael " sapa tuan Arzetto tak kalah ramah walaupun maniknya menatap penuh waspada pada sosok itu, Rafael tersenyum samar menatap sosok gadis yang sedang dirangkul oleh baginya Rosalina.


tuan Arzetto menatap arah pandang Rafael, seketika sorot tajamnya menatap Rafael dengan intens seolah jangan pernah menyentuh cucunya, Rafael yang mengerti arti tatapan itu hanya menyeringai penuh arti.


Athena lagi-lagi menarik perhatian semua orang dengan paras serta identitasnya yang menyandang cucu darinya Arzetto sekaligus putri dari pengusaha ternama dunia.


Silla yang berada di samping Kenov hanya bisa menatap iri pada gadis bergaun Hitam itu.


" bukankah dia cantik ? " ucap Kenov tiba-tiba dan Silla menatap heran pada Kenov.


" siapa yang paman maksud ? " ucap Silla penasaran.

__ADS_1


" Athena " ucap singkat Kenov dan Silla memalingkan wajahnya tak mau menjawab perkataan Kenov, maniknya lagi-lagi menatap penuh amarah pada Athena. Remigio dan Valera seperti sedang melupakan keberadaan Silla saat ini.


sedangkan Remigio duduk dengan tenang di kursi tersedia yang khusus untuk dirinya dan juga sang istri, Valera menyesap wine dengan gaya anggun tetapi maniknya menatap awas sekitar.


" Awalnya aku tak ingin memperkenalkan putri kita untuk diketahui pihak luar Sweatheart. " ucap Remigio bersuara. " Aku takut terjadi sesuatu dengannya setelah ini " ucap remigio terdengar lirih dan Valera mengenggam erat tangan kekar sang suami. " Apa kau merasakan hal yang sama dengan ku ? " Picing Remigio dan Valera hanya mengangguk saja.


" aku jauh lebih merasa cemas akan dirinya Remi. " ucap Valera dengan pelan agar pembinaan mereka tak didengar oleh pihak lain. " Putri kita akan menjadi banyak sasaran para musuh-musuh diluar sana " ucapnya lagi dan Remigio tampak memperhatikan sang putri yang sedang asyik berbincang dengan para tamu ayah nya tuan Arzetto. " tapi kita tak mungkin akan berlaku demikian Remi. Ada waktunya Athena akan bebas dengan dunia nya sendiri, mencari jati dirinya, dan terlebih ia akan banyak bertemu dengan orang luar setelah ini " ucap Valera dan Remigio hanya diam dengan sorot mata yang tajam saat seseorang berusaha mendekati Athena secara terang-terangan.


DORR !!


PRANGGG


AGHHH


suara teriakan penuh keterkejutan begitu terdengar nyaring disana, semua orang tampak kaget karena tiba-tiba lampu kristal yang indah menggantung itu pecah karena bidikan sebuah peluru.


" Remi " ucap Valera dengan penuh penekanan.


" sungguh aku tak tau sweatheart. " ucap Remigio lalu maniknya menangkap sang ayah dan ibu yang sedang berdiri bersama dengan Athena di sisi kerumunan para tamu. " sweatheart, kau ajak Athena dan lainnya untuk pergi menuju pintu itu. " ucap Remigio sedikit panik dan Valera mengangguk mengerti.


Apa lagi ini. Batin Athena


tampak jantung Athena berdegup kencang, tangannya masih menggenggam erat tangan sang nenek, Valera dan Remigio menggunakan insting mereka begitupun dengan Kenov.


lampu seketika menyala dan tampak semua orang lega bukan main, tapi lagi-lagi suara jeritan para tamu melengking tat kala melihat seseorang yang tewas dengan leher yang menganga lebar. Semua orang tampak syok dengan apa yang mereka lihat.


" hahahaha " tawa seseorang tiba-tiba menggema di ruangan itu, semua saling pandang dan ternyata suara itu berasal dari cctv yang tersambung dengan pengeras suara, " selamat malam semuanya. Selamat malam pada sang tuan rumah yang mengadakan acara ini, ohh tuan Remigio dan juga tuan Kenov rupanya kalian hadir juga " kekeh suara bariton seorang pria.


Remigio dan Kenov mengerutkan dahinya pelan, mereka sedang menerka-nerka pemilik suara itu, tuan Arzetto tampak tenang tapi tidak dengan sang istri. Silla segera menghampiri Valera yang tak jauh dari dirinya.


Athena yang menatap Silla mendekati sang ibu hanya bisa diam menatap tajam dari arah kejauhan, insting nya pun ikut bekerja dengan baik terlebih ada kakek dan neneknya yang butuh pengawasan ketat karena mereka sudah lanjut usia.


" ckckck.. dasar bodoh !! kalian tak ingat akan diriku ? aku salah satu putra dari Gracelina !! " ucapnya dengan lantang hingga Remigio hanya bisa menyimak perkataan sang lawan. putra Gracelina ? berapa banyak putra nya selama ini ? Remigio dan Kenov karut dalam pikirannya.

__ADS_1


beberapa pengawal Remigio menyuruh para tamu untuk segera keluar melalui jalur evakuasi yang telah diawasi ketat oleh orang-orang Remigio. Para tamu berbondong-bondong pergi menyelamatkan dirinya, pesta yang tadinya meriah berubah menjadi tegang seketika.


" Remi. Dimana ruang pengendali itu berada ? " tanya Valera terdengar pelan dengan gerakan bibir yang sangat hati-hati.


" berada di lantai dua bangunan ini sweatheart, " ucap Remigio dengan pelan. " jangan bertindak gegabah, aku tak ingin kau terluka " ucap Remigio dan Valera mengangguk saja. Silla semakin merapatkan tubuhnya didekat Valera karena jujur saat ini ia sedang ketakutan bukan main.


Remigio memberikan kode pada mata-mata yang berada disana untuk segera bertindak, tapi baru saja mereka melangkah lagi-lagi terdengar suara lelaki misterius itu.


" jangan coba-coba melakukan apapun tuan Remigio yang terhormat. Lihatlah disekitar kalian banyak pasang senjata yang akan menceraikan isi tubuh kalian semua disini " ucapnya dengan lantang hingga tangan Remigio mengepalkan sempurna menahan amarah.


Athena menarik nafasnya perlahan, dan memilih duduk lalu mencomot beberapa hidangan tang tersedia disana, tampaknya gerak-gerik Athena terpantau oleh cctv diruang kendali, lelaki itu tersenyum tipis saat melihat sikap Athena yang tampak tenang memakan sesuatu.


" waw.. ternyata kau mempunyai putri yang sangat cantik '' ucapnya lagi dan Athena hanya diam saja menatap kearah sang ayah yang kini sedang menatapnya lalu manik Athena menatap sang ibu yang sedang harap-harap cemas.


DORR !!


" Daddy !! " pekik Athena saat Remigio ditembak di bagian tangan kirinya, manik Athena menatap tajam sekitar. Valera dan lainnya panik saat melihat darah mengalir deras di balik jas putih miliknya.


Romanio yang entah dimana membuat tuan Arzetto panik, ia baru menyadari jika putra bungsunya itu tak ada di sekitar.


" bedebah !! " teriak Valera lantang berarti cepat menuju lantai dua keruang kendali, tentu saja tembakkan beruntun dilayangkan pada tubuh Valera, tapi Valera dengan sigap menghindar dan justru lebih peka dengan keadaan, tuan Arzetto dan nyonya Rosalina dijaga ketat oleh orang-orang Remigio.


" Daddy. Kau tak apa ? " ucap Athena dengan wajah cemas, Silla yang berada disana pun tak kalah cemas, Kenov masih mengamati sekitar. " mommy '' ucap Athena menatap ke lantai dua dengan tatapan cemasnya.


DORRR


AGHHH


Athena menjadi target kedua sang musuh, Remigio panik dan memeluk putrinya yang juga ikut terkena tembakan di lengannya. Kenov merasa jantungnya berhenti berdetak saat melihat Athena terluka.


" sayang " ucap Remigio.


" aku tak apa dad " santai Athena menampilkan wajah polos penuh dengan tipu muslihat.

__ADS_1


Entah mengapa seketika jiwa iblis ku terpanggil, ckckck orang mana yang begitu bodoh saat ini. batin Athena.


__ADS_2