
Disebuah ruangan tertutup.
Serena duduk dengan sangat anggun seraya maniknya menatap teduh sosok lelaki bertubuh tegap itu. Entah mengapa Serena seolah tertarik dengan lelaki yang dipanggil Ex.
" Jadi bisa kita mulai? " suara mendayu nan lembut itu terdengar di telinga Ex. Lelaki yang memiliki bola manik savier menatap kearah Serena dengan Lamat.
" Harusnya kau berterimakasih padaku karena sudah menyelamatkan mu dari cengkraman orang lain " ucap Ex tanpa basa-basi.
" Benarkah? " ucap serena lagi.
" Ya aku tidak meminta mu untuk percaya. Namun itulah kenyataanya kau ku selamatkan bersama dengan seorang lelaki saat kalian berdua terkurung dalam sebuah peti kaca yang berada di pelabuhan. " jelas Ex lagi " Aku menemukan mu saat aku sedang melakukan pekerjaan " ucap Ex lagi.
" Kenapa? " picing Serena.
" Entahlah " ucap Ex lagi.
BRAKKKK
" Jangan mempermainkan ku! " teriak Serena lantang karena ucapan Ex tidak sesuai dan terkesan mempermainkan. Ex lelaki itu terkejut dan menatap tajam kearah Serena. Benci! dirinya benci wanita tidak sopan santun.
GREPPP
" Kau benar-benar tak tau sopan santun Serena! " ucap Ex yang mencekik leher Serena hingga membuat si empunya meringis dengan nafas tertahan.
DUAKKK
AGHHH
lelaki itu terkejut dan berteriak saat Serena justru menendang ************ nya. Serena marah dan menatap tajam kearah Ex nafasnya memburu seketika.
Ex yang menyadari perbuatannya seketika bangkit dan langsung menekan tubuh Serena yang hendak menyerangnya kembali. Dirinya ingat perkataan bibi Lui jika harus merubah sikap buruknya terhadap wanita terlebih Serena yang sudah diramalkan akan menjadi pendamping hidupnya.
__ADS_1
BUGHHHH
" Lancang! " tekan Serena yang berhasil memukul wajah Ex hingga mengeluarkan cairan berwarna merah dari lubang hidungnya. Ex semakin marah dengan tangan terkepal.
Ex bangkit dan menangkap pergelangan kaki Serena yang hendak menyerangnya kembali. Serena terkejut namun dengan cepat dirinya memutar tubuh hingga lagi-lagi Ex terserang. Namun kini Ex tak ingin Serena melakukan nya lebih dari ini.
BRAKKKK
PRANGGG
AGHHH.
CEKLEK
" Nona! " pekik bibi Lui terkejut saat melihat beberapa Gucci antik hancur dan pecah begitupun dengan tubuh Serena yang tergeletak dengan pecahan kaca yang menancap pada tubuhnya. " Ex! " pekik bibi Lui marah dan Ex lelaki itu menatap datar Serena yang sedang merintih. " oh " kejut bibi Lui saat lengan, paha dan kaki Serena tertancap pecahan guci.
Serena meringis dan menikmati luka nya sendiri dengan cara mengigit bibirnya sendiri. Sakit? ini sungguh sakit.
" Bawa dia! " pekik bibi Lui menatap kearah Ex dengan tatapan marah hingga Ex tersadar dan segera membawa Serena menuju ruang pengobatan.
Serena dibaringkan dengan lembut di ranjang tanpa memikirkan jika darah menetes pada seprai berwarna putih itu. Ex lelaki itu keluar dan muncul lah bibi Lui dengan seorang wanita muda yang berprofesi sebagai dokter.
" wajah mu nampak tak asing '' ucap dokter wanita itu lagi dan Serena diam saja.
" obati dia! dan jangan banyak bicara '' ucap bibi Lui lagi dan dokter muda itu mengangguk dengan cepat.
Ex lelaki itu masih saja menatap Serena tanpa berkedip, pecahan gucci yang tertancap di tubuh Serena segera diambil menggunakan alat khusus hingga Serena memekik kesakitan.
Ex lelaki itu segera mendatangi Serena dan membawa kepala Serena lembut kearah dadanya. Serena ingin berontak bahan tekanan yang berada di kepalanya membuat Serena tak bisa berkutik.
" Daddy.. " lirih Serena Dengan manik terpejam. Ex dapat mendengar jelas apa yang ucapkan oleh serena. " ini sakit sangat sakit! '' ucap Serena lagi dan Ex diam saja dan menatap dokter itu yang sedang mengobati luka Serena.
__ADS_1
Entah apa yang dipikirkan oleh nya, luka itu pasti sangat sakit bahkan Ex tak sengaja melakukan nya pada Serena. Ex tau jika Serena dididik kuat oleh ayah nya serta beberapa orang yang terlibat dengan king hal itu membuat jiwa tangguh Serena muncul.
Dua jam berlalu setelah Serena selesai di obati dan kini tertidur lelap.
" Bibi sungguh aku tak sengaja. Jika saja aku tak mengelak dia akan terus menyerang ku! " ucap Ex membela diri dan bibi Lui terlihat menghembuskan nafasnya pelan.
" Tapi tidak seperti itu kau menenangkan nya Ex. Kau membuat gadis itu terluka. " ucap bibi Lui lagi " Kau dan aku tau jika Serena terlahir di lingkungan seperti apa. Ayahnya bahkan telah membunuh seribu orang lebih yang berurusan dengan nya. " ucap bibi Lui lagi. " mereka mencarinya Ex. Sebaiknya kau hubungi seseorang untuk membawa mereka kemari. " ucap bibi Lui dan Ex terlihat patuh pada perkataan wanita baya itu. " aku harap dia baik-baik saja " ucap bibi Lui lagi setelah itu dirinya beranjak dan meninggalkan Ex yang sedang duduk termenung.
Sedangkan disisi lain. Malvin dan keempat anggota predator terus menyusuri perairan karena sinyal terakhir milik serena dan Ryu berada disekitar pelabuhan. Namun sampai disana mereka tak menemukan tanda-tanda keberadaan Serena maupun Ryu.
" Sial! kita kehilangan jejak nya " marah Malvin.
" Tidak adakah cctv yang tersisa di arena Malvin. Mungkin dari sana kita mendapatkan petunjuk lainnya. Sinyal Serena menghilang disini. Seseorang membawanya begitu saja " ucap Matt menimpali.
" Aku tak yakin. " ucap Malvin lagi. Hingga dering ponsel milik Malvin berdering dan menandakan seseorang menghubungi nya. Dahi Malvin mengeryit tat kala sebuah nomor asing yang masuk.
" Selamat malam tuan Malvin. Mari kita bertemu di ozzela Brazil. Ini mengenai putrimu Serena ! " ucap suara lelaki itu lagi dan Malvin sontak terkejut bukan main.
" Siapa kau? " dingin Malvin lagi.
" aku tak bisa menjelaskan nya disini. Mari kita bertemu Serena ada bersama ku! " ucap suara itu lagi hingga panggilan terputus begitu saja. Malvin yang mendengarnya geram bukan main karena merasa di permainkan.
" minta Thomas melacak nomor nya! " saut Matt lagu dan Malvin mengangguk hingga pada akhirnya mereka kembali ke markas utama king untuk menemui Thomas yang sedang berada disana bersama dengan sang Lady.
Mobil SUV hitam itu bergegas pergi meninggalkan wilayah pelabuhan yang sangat sepi. Bahkan beberapa anak buah king yang berjaga disana masih terlihat menyusuri perairan karena sudah menjadi tugas mereka untuk menjaga wilayah king agar tak di sentuh oleh pihak lain.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
jangan lupa Like, komen, vote, dan hadiah serta fav yah. Maaf up nya telat Mulu karena sinyal sungguh susah guys.
Di tempat owe hujan deras disertai petir bahkan untuk pegang hp aja hanya sebentar karena takut.
__ADS_1
Jaga kesehatan pada readers setia owee
TnQ ❤️❤️