King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Di buru


__ADS_3

Semua orang tampak lega setelah mendengar jika korban yang hangus terpanggang itu bukan jasad Noe, melainkan jasad asisten Noe Regan. Namun kali ini Vyan dan Zizi begitu mencemaskan dimana keberadaan putra bungsunya itu setelah mereka mengetahui jika mobil yang masuk kedalam jurang itu sangat lah terjal.


" Zizi tenanglah. Anak buah ku sudah menyebar disekitar sana untuk mencari keberadaan Noe. '' ucap Vyan merengkuh tubuh sang istri yang terlihat lemah dan nampak syok.


" Menyebarkan anak buah mu belum tentu bisa menemukan putraku! '' dingin Zizi tanpa menatap Vyan disampingnya. Lelaki bertubuh jangkung itu menghembuskan nafasnya pelan.


" Dia juga putraku! " sarkas Vyan terlihat kesal namun Zizi diam saja tak bergeming. Ruangan itu senyap dan hening kedua insan yang kini dilanda kecemasan tak bisa berbuat banyak selain mengutus para anak buahnya untuk mencari keberadaan Noe putra bungsunya.


Baik Vyan dan Zizi sama-sama diam dengan menatap kearah kanan nya masing-masing seraya memikirkan sesuatu yang memenuhi isi kepalanya, hingga mereka berdua tak menyadari jika sedari tadi Gabriel melihat semuanya.


Sebagai seorang kakak dirinya pun tak akan tinggal diam bahkan Gabriel meminta bantuan salah satu anggota Colorum untuk menemukan sang adik tentu saja hal itu tidaklah gratis bahkan Gabriel rela menukarkan salah satu senjata inovasi buatannya yang hanya memproduksi dua buah saja.


Disisi lain Athena mendapatkan kabar terang tentang keberadaan keluarga Gevariel namun dahinya mengeryit karena para anak buahnya memberikan kabar jika mereka berada di wilayah yang jauh dari kekuasaan king, tentu saja hal itu membuat Athena cemas bukan main.


" Nona.. Sepertinya " ucap Brandon yang sedang mengemudi dengan kecepatan sedang, maniknya menatap kearah kaca spion dimana ia melihat jika ada yang mengikutinya secara bergerombol padahal keadaan jalanan cukup ramai dan penuh dengan warga sipil.


" Ada apa paman ? '' Picing Athena dan dirinya pun ikut menatap kearah belakang. " sebenarnya mereka itu siapa.. Apakah hari ini giliran ku untuk mereka serang ? '' kesal Athena mengingat beberapa kejadian waktu yang lalu dimana para saudaranya yang mendapatkan serangan tak terduga.


Namun baik Athena dan Brandon tak menyadari jika ada sebuah helikopter asing yang terbang dengan ketinggian sedang diatas mobil mereka, hingga.


Titttt Titttt Tittttt


" Paman!! " pekik Athena panik saat suara alarm peringatan yang terdapat dalam fitur di mobilnya bersuara nyaring, Brandon yang mendengar itu sontak terkejut bukan main. " Paman alihkan!! " pekik Athena lagi dengan menyiagakan senjata miliknya. Brandon mendadak berdebar tak karuan hingga tanpa sadar dirinya melaju ke jalanan hidden forest.


DODODOR !!


DODODOR !!


TRANGGG

__ADS_1


" Brengsek! " maki Athena kesal karena dirinya terkejut hingga kepala nya membentur kaca disisi kirinya dengan begitu keras. Namun Athena hanya fokus hingga tak melihat jalanan yang mereka lalui. Brandon mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi hingga di tikungan yang menukik mereka mulai memasuki sebuah jalanan terowongan.


CKITTTT


" Nona, perasaan ku tak baik-baik saja, entah mengapa batin ku mengatakan jika kita tak bisa melaju dengan mobil ini " seru brandon berusaha tenang namun Athena terlihat bingung.


" paman apa yang kau lakukan ? kenapa berhenti ? mereka..mereka bisa menemukan kita " panik Athena namun Branson segera menarik seluruh senjatanya begitu pun dengan Athena dan lagi-lagi gadis bermanik hitam itu terkejut saat Brandon menyuruhnya untuk turun dan mengaktifkan sistem otomatis. " Paman mereka disini! " panik Athena mendengar suara deru mobil di belakang sana.


" Nona. Cepatlah kita harus lari, disana ada sebuah pintu rahasia yang dibangun oleh ibumu " ucap Brandon dan Athena diam saja namun dirinya mengangguk patuh.


Athena dan Brandon berlari kencang hingga lelaki berkulit putih yang selalu mengenakan topi di kepalanya menemukan sebuah dinding yang bertuliskan huruf latin.


" ohh come on !! " panik Brandon setelah menempelkan telapak tangannya hingga muncul lampu berwarna hijau seperti sedang menandai sidik jari tangan milik Brandon.


KLEKKK


'' ini..'' ucap Athena dengan terputus hingga Brandon terkekeh.


" Bagaimana ? ini sungguh keren bukan ? hmm ibumu sangat pintar nona. Dia memiliki ide untuk membuat sesuatu yang belum pernah di miliki orang lain '' saut Brandon lagi " Lihatlah. Ini salah satu fitur dan fungsi dari pintu yang kita lewati tadi. Kau jangan khawatir mereka tak akan pernah menyangka jika kita berada di dalam sini. '' ucap Brandon dan Athena hanya mengangguk namun detik kemudian mereka terkejut saat mendengar suara ledakan yang begitu kencang hingga getaran nya mereka rasakan.


" Aku rasa mereka meledakkan mobil mu nona " ucap Brandon tanpa ragu.


" Ahh..benarkah ? jadi mereka mengincar ku.. Sekarang aku mengerti paman. Mereka musuh yang belum kita ketahui ingin melenyapkan kami para generasi satu persatu. Itu sebab nya beberapa hari terakhir ini banyak sekali kejadian yang begitu sangat kebetulan " ucap Athena dengan wajah serius dan Brandon hanya mengangguk samar namun dirinya pun membenarkan hal ini.


Salah satu lelaki yang masih setia mengikuti ibunya itu menggiring dan membawa Athena menyusuri sebuah lorong yang begitu remang, udara yang dingin seketika Athena rasakan namun dirinya justru memperhatikan keadaan sekitar dengan intens.


Brandon berjalan tepat didepan dirinya, hingga mereka tiba disebuah pintu yang mirip dengan sebuah gua namun sudah dimodifikasi secanggih mungkin karena terbukti Brandon melambaikan tangannya seperti sedang memindai.


KLEKKK

__ADS_1


" ohh.. ini.. '' kejut Athena saat pintu itu terbuka dan menampakan senja dermaga yang lengkap dengan yacth maupun sekoci. Brandon dengan cepat menarik lengan Athena untuk pergi dari tempat itu secepatnya dikarenakan Brandon tak membawa anak buah untuk ikut bersama nya. " Paman, kemana tujuan kita kali ini, '' tanya Athena ragu.


" pelabuhan '' singkat Brandon namun Athena mengerutkan dahinya bingung karena jarak pelabuhan dengan tempat nya saat ini cukup jauh namun Athena tak mau bertanya lebih jauh dikarenakan keadaan yang saat ini terdesak terbukti dengan pergerakan brandon yang terburu-buru.


kringggg


Ponsel Athena berdering nyaring hingga mengejutkan dirinya dan juga brandon yang sedang mencoba untuk menjelaskan mesin sekoci. Athena segera mengangkat panggilan yang ternyata dari George.


" Hallo.. " ucap Athena terputus karena suara George diseberang sana seperti sedang mengkwatirkan sesuatu. " Kak, tenang lah aku baik-baik sana, paman Brandon bersama ku. Jemput kami di pelabuhan " ucap Athena lagi.


" Pelabuhan ? baiklah. kabari aku secepatnya dan berhati-hatilah sayang, Baru saja Maxim diserang oleh segerombol orang tak dikenalnya. Dan kini aku sangat cemas akan dirimu. " ucap George sedikit panik hingga Athena tersenyum geli.


Brandon melirik Athena yang sedang duduk seraya menatap lurus kedepan hingga rambut panjang yang terurai indah itu melayang karena sapuan angin begitu saja. Brandon hanya menggeleng pelan kepalanya saat mendengar pasangan pengantin baru itu saling berbicara manis dan terkesan berlebihan, namun seketika manik Brandon menyipit tat kala ia melihat jika ada sebuah lampu portabel didepan sana.


Apakah ada orang lain selain kami ? aku rasa tempat ini cukup tertutup karena gak memiliki akses luar. Batin Brandon.


" Paman misil !! " teriak Athena lantang hingga Brandon terkejut dan reflek membelokkan kendali setir pada sekoci kearah kiri hingga ledakan hebat terjadi begitu saja dipermukaan air. Nafas Athena dan Brandon terasa tercekat dengan apa yang baru saja dialaminya. " ahh!! apa lagi ini ! " marah Athena dengan manik yang tajam seolah siap untuk meluapkan segala amarahnya.


DODODOR !!


DODODOR !!


" Paman!! " pekik Athena saat peluru tajam itu berhasil melukai lengannya. Brandon panik namun ia melihat jika Athena memberikan sebuah kode untuk ia tetap melaju '' Jangan hiraukan aku. Kendalikan saja kendaraan ini, biar aku yang menyerang mereka '' ucap Athena tegas lalu ia menyobek gaunnya dan mengikat robekan baju di dekat lukanya agar darah yang keluar tak semakin banyak.


DODODOR !!


DODODOR !!


...AGHHH gila mereka banyak sekali, jadi benar mereka ingin melenyapkan aku ? heh.. itu semua tak akan pernah terjadi. Batin Athena menyeringai. ...

__ADS_1


__ADS_2