
DUARRRR
Ledakan hebat memacu keributan yang luar biasa dimana para warga sipil berhamburan lari tak tentu arah, terlihat jelas jika mereka sangat ketakutan. Athena menatap seseorang yang berada di balik pilar besar dengan tajam.
I got u. Batin Athena
" Nona !! " teriak Alland saat maniknya melihat kepergian Athena yang berlari menerobos sekumpulan riuh dan ricuh manusia yang berteriak histeris ketakutan.
DUARRRR
" Nona Isa !! " teriak Alland merasa frustasi karena Isabella justru melemparkan bola-bola berukuran bola pingpong kearah para polisi yang baru berdatangan, tentu saja mau tak mau Alland menghindar begitupun dengan Vergo dan Aisley yang berada tak jauh dari lokasi, seketika MH yang selalu terpasang saling berhubungan satu sama lain.
" Hehee maaf. Aku tak suka berlama-lama dan bermain kucing-kucingan dengan mereka. Aku butuh permainan yang menyenangkan bukan membosankan " ucap Isabella terdengar puas dengan aksi gila nya ini.
DODODOR !!
" oh **** !! mereka melihat kita. " pekik Aisley saat beberapa orang polisi justru berlari mengejar nya begitu saja dengan senjata lengkap di tangan mereka. " Jangan salah kan aku " desis Aisley
DUARRRR
" ******* !! " teriak seseorang histeris saat mendengar kembali ledakan yang begitu besar hingga suara tembakkan yang beruntun tiada henti. Vergo berlari dengan fokus mengikuti Athena yang mengejar seseorang.
" Menghindar. !! Kita bertemu di perbatasan " ucap Athena dengan kondisi dirinya sedang berlari dengan gesit. Sontak semua orang yang mendengar hal itu terkejut bukan main, namun semuanya sudah terlanjur mau tak mau mereka harus maju dan tak bisa mundur lagi.
DODODODOR !!
DODODODODODODORR !!
Isabella mengumpat marah kala pihak polisi justru berbalik menyerangnya yang hendak melindungi diri. Entah apa yang membuat pihak berwajib itu melakukan hal ini namun Isabella tak perduli dirinya berbalik dan menyerang mereka yang terlebih dahulu menyerang nya.
DUAKKK
Athena bergerak cepat dan kaki jenjangnya berhasil menerjang punggung sang target hingga senjata berjenis baret terpental jauh dari tangan sang pemilik.
DUAKKK
__ADS_1
Athena menahan serangan lelaki itu, hingga tangannya yang menjadi perisai untuk melindungi dadanya yang menjadi sasaran empuk sang target, Athena melupakan rasa sakit dan kebas pada tangannya karena saat ini ia lebih memilih fokus untuk melumpuhkan lawan main nya.
SRETTTT
AGHHH
Athena berhasil menyabet dada si lelaki itu dengan gerakan cepat hingga lawan nya terkejut dan memegangi dadanya yang sudah berlumuran darah. Athena tak tinggal diam ia langsung menendang kembali tubuh lawannya hingga ambruk ketanah.
GREPPP
DUAKKK
AGHHH
lelaki itu kembali merintih dengan pandangan sayu menatap gadis bermanik hitam dihadapan nya bak seorang malaikat pencabut nyawa. Manik kelam itu seolah menembus tepat di jantungnya.
" Katakan siapa ? '' dingin Athena seraya menekan erat belakang kepala lawan nya dengan tak main-main.
" ti..tidak '' lirih nya lagi.
DUAKKK
" tu..tuan Vegas '' ucapnya dan Athena tersenyum miring, rupanya kedatangannya sudah diketahui namun Athena tampak senang karena Vegas memunculkan para abdi nya untuk datang menyerang.
" Dimana dia '' ucap Athena lagi seakan tak puas.
'' sungguh aku tahu, kami hanya bertemu diperbatasan saja '' erang lelaki itu seraya memegangi dadanya yang sangat sakit dengan nafas tersengal. Namun detik kemudian suara selongsong senjata api kembali terdengar
Apa para polisi itu sudah sampai disini. Batin Athena.
KRAKKK
Athena menyudahi aksinya dengan mematahkan leher si lelaki dengan kuat, hingga buruan nya tewas terkulai lemah dengan manik yang terbelalak lebar.
" Aku akhiri penderitaan mu " lirih Athena lalu ia berlari pergi setelah mendapatkan sedikit informasi yang menurutnya kurang berguna, namun informasi itu sedikit memiliki peluang walaupun Athena sendiri tak yakin.
__ADS_1
Sedangkan disisi lain Aisley dan Isabella bekerja sama karena kini mereka menjadi incaran para polisi Mesir yang melihat aksi mereka yang dianggap sebagai *******. Anak buah isabella yang sudah datang berpencar dan membagi menjadi dua kelompok untuk mengecoh dan akhir nya menyerang.
" Sial...Mereka mengejar !! '' pekik Aisley dengan nafas tersengal karena berlari, menghindar dan tentunya membalas para aksi polisi yang mengincar nya namun Aisley menyadari jika ini sebuah jebakan untuk mereka.
DODODODOR !
AGHHH
orang-orang yang mengejar Aisley ambruk begitu saja karena seseorang membidik nya. Alland datang dengan cepat langsung meluncurkan pelurunya kearah target.
" Nona. Cepat kita tak punya banyak waktu. Para polisi itu pasti sudah mengabari pihak lainnya untuk datang kemari. Ayo '' ucap Alland lagi.
" Isabella ? '' ucap Aisley karena ia menghaturkan adik nya itu.
" Vergo bersama nya '' ucap Alland lagi dan Aisley mengangguk menurut.
Semula tempat yang tadinya tentram berubah menjadi kobaran api yang membumbung tinggi karena beberapa ledakan bahkan para mayat-mayat tergeletak bebas begitu saja tanpa ada orang yang mau menolong nya termasuk mayat para polisi yang berhasil dilumpuhkan oleh pihak Athena dengan cara instan.
Akhirnya mereka bertemu diperbatasan sesuai dengan kesepakatan yang ada. Saat itu Isabella datang terlambat bersama dengan Vergo karena rupanya mereka terus dikejar dan untung saja Vergo dapat menyelesaikan masalah kecil itu dengan cepat hingga membuat Isabella kagum.
" How ? '' tanya Athena.
" persis seperti pasar. Tempat itu kini diselidiki para pihak berwajib yang memilki kedudukan tinggi. Namun untung saja kita tak menggunakan peluru yang diproduksi oleh king, jika iya maka kita semua dalam bahaya. '' ucap Isabella menimpali.
" hehe itulah gunanya cadangan. '' kekeh Athena tersenyum tipis menatap Isabella yang berwajah letih.
" Kak aku ingin satu orang yang seperti vergo untuk menjadi pelindung ku '' ucap Isabella langsung tanpa aba-aba hingga kini semua orang menatap bingung kepada putri bungsu Dave. Vergo yang menjadi topik pembicaraan hanya bisa menggeleng pelan dengan mengusap wajahnya kasar. '' kau pasti mempunyai orang seperti vergo bukan ? aku ingin memilikinya. '' ucap isabella lagi.
" Namun itu semua tidak gratis Isabella sayang '' ucap Athena yang justru tertarik dengan pembicaraan yang menurut Aisley tak berguna.
" Deal !! Aku akan membayar dua kali lipat jika orang yang kau kirim kan itu terbaik dan sesuai yang aku mau. '' ucap Isabella dan Athena mengangguk setuju hingga mereka berdua berjabat tangan layak nya wanita pembisnis pada umumnya.
" hentikkan. Cepat pergi, waktu kita tak banyak '' ucap Aisley menyela pembicaraan konyol itu. Semua orang mengangguk hingga jemputan mereka datang.
keesokan harinya stasiun pertelevisian dunia memberitakan tentang kabar terbaru yang begitu menggemparkan dunia dimana terjadi aksi yang dianggap terorisme di negara Mesir.
__ADS_1
Bahkan kabar ini sudah sampai ke telinga dua penguasa mafia bawah tanah yang sudah diakui kemampuannya, siapa lagi jika bukan pasangan maut Valera dan juga Remigio. Bahkan George pun turut menyaksikan aksi itu bersama dengan ayah nya Hans maxwell yang kini sedang berada di England.