King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
Season 3 ~ menghilang nya Larissa.


__ADS_3

Gold mansion.


Elisya kini menangis di pelukan Valera karena kabar putrinya yang menghilang hingga hari ini belum juga mendapatkan berita yang baik. Valera dan Remigio tentu saja syok akan kabar mengejutkan ini terlebih Diandra dan Asyur yang kini sedang dalam perjalanan dari Turki menuju Perancis.


" Bagaimana ini mom. Apa musuh kali ini mengincar putriku? atau mungkin mereka membalas dendam karena Larissa menembak salah satu dari mereka? " gumam Elisya yang duduk di samping Valera.


" Mereka siapa? " picing Valera bingung.


" Pihak berwajib yang datang ke kediaman kami saat mencari Larissa mom. " jawab Elisya lagi dan Valera diam saja seolah sedang memikirkan sesuatu. Rasanya tidak! Valera yakin jika mereka tak berani mengusik keluarganya lebih jauh.


" Tenanglah. Larissa gadis yang cerdik apa kau lupa hal itu Elisya. Dia didik kuat oleh ayahnya. Aku yakin Elisya baik-baik saja " imbuh Valera menenangkan Elisya yang kalut akan hilangnya Larissa dalam waktu yang cukup cepat.


Serena! hanya Serena yang mengetahui kota kematian itu. Namun kini Valera tidak tau dimana keberadaan Serena saat kabar penyerangan di club' hari itu hingga saat ini.


" Elisya apa Serena terlihat mengunjungi mansion mu? " ucap Valera dan Elisya menggeleng pertanda tidak tau.


Kemana dia? apa terjadi sesuatu dengan nya juga?. Batin Valera.


Disisi lain keberadaan Serena.


Ellara menatap wajah Serena lekat seolah sedang memikirkan apa yang sedang di lamunkan nya oleh gadis itu. Ya Ellara akhinya tau jika Serena dirawat dirumah sakit milik Ornaf dari para dokter yang bertugas di rumah sakit itu.


Kedatangan Serena dan Larissa tak bisa dirinya ketahui karena para perawat maupun anak buah king yang bertemu dengan kedua gadis itu sudah diajak kerjasama. Namun mereka melupakan hal lainnya sehingga keberadaan Serena dapat diketahui oleh Ellara dan juga Ornaf.


" Serena apa yang kau pikirkan? " akhirnya Ellara bertanya setelah lelah melihat putri dari Malvin itu menatap lurus kearah jendela.


" Bibi apa kau tak melihat seorang lelaki di sini? maksud ku seorang lelaki yang menunggu ku " ucap Serena lagi dan Ellara tampak bingung dengan perkataan Serena. " pasti bibi tidak tau yah " ucap Serena lagi.

__ADS_1


" siapa ? apa kau mengenal nya? " tanya Ellara lagi.


" Ya aku mengenalnya. Itu sebab nya aku bertanya " ketus Serena kesal dan Ellara terkekeh kecil dibuatnya.


" tidak ada siapa-siapa saat kedatangan ku kemari. Apa dia orang yang penting untukmu? " goda Ellara hingga sontak Serena menggeleng cepat dengan manik terbelalak lebar.


Ellara tertawa pelan melihat tingkah Serena yang seperti ketahuan jika sedang mencemaskan sesuatu. Namun secepat kilat gadis itu menepisnya dengan baik.


CEKLEK


suara pintu terbuka dan muncul beberapa orang hingga Serena terkejut bukan main. Ayah dan ibunya serta Kenneth dan beberapa orang lainnya memasuki kamar itu.


" dad, mom " ucap Serena kikuk hingga tiba-tiba Malvin berjalan dan memeluk tubuh putrinya. " dad aku tak apa. " imbuh Serena lagi yang mengetahui jelas jika ayahnya sedang khawatir.


" terluka lagi? apa kau tak bosan ? " ucap Malvin lagi dan Serena hanya mengerucutkan bibirnya pelan dan langsung mengalihkan tatapan nya pada Madeline.


" bisakah kau tidak membuat mommy selalu cemas Serena! kau tau betapa takutnya mommy saat mendengar mu terluka ? " ucap Madeline lembut dan Serena hanya mengangguk dan merasa bersalah.


" Ini tidak apa-apa mom. Bibi Ellara mengobati luka ku dengan baik " imbuh Serena lagi lalu pandangan nya beralih pada Kenneth di ujung sana. Sadar akan tatapan bingung Serena Malvin segera mendekat dan menarik kursi agar lebih leluasa ketika berbicara. " Ada apa? " ucap Serena lagi.


" Larissa menghilang setelah mengunjungi suatu tempat. Serena katakan pada Daddy dimana kota kematian itu " ucap Malvin hingga Serena terkejut saat mendengar jika sepupu nya menghilang. Maniknya terbelalak lebar dan menatap kembali kearah Kenneth yang seperti menunggu jawaban darinya.


" Larissa menghilang! itu tidak mungkin. Mereka Licik! " gumam Serena Dengan sorot mata yang terbelalak lebar.


" Kau mengetahui sesuatu Serena! Jadi sekarang katakan apa yang kau ketahui. " pinta Kenneth dengan wajah datar nya hingga serena menelan ludahnya kasar. Aura Kenneth membuat Serena tak bisa berkutik manik kelam nya mampu membuat Serena terimindasi.


" Perbatasan pulau Nakoma! tempat perkumpulan nya para psikopat yang dikenal dengan sebutan Lion. Larissa terlibat dengan salah satu dari mereka. Nando! lelaki itu berhasil mencuri Sempel serum Deodolin buatan Larissa. " Jelas Serena lagi hingga Kenneth memicing seperti tak percaya.

__ADS_1


" Serum apa itu? " ucap Kenneth penasaran. Dan Serena terlihat ragu untuk menjelaskan nya.


" Itu.. aku sendiri juga tak tau. Namun yang aku ketahui Larissa mencampurinya dengan bisa ular kobra dan racun E2 sebagai campuran senyawa nya. " ucap Serena lagi.


" Apa sudah diuji coba? " tanya kenneth lagi dan Serena mengangguk kecil.


" Pada seekor monyet. Hasil nya hewan itu tewas dengan tubuh membesar dan akhirnya meledak dengan darah berwarna hijau kekuningan " ucap Serena lagi hingga semua orang terkejut bukan main. Itu artinya serum Deodolin sangat berbahaya. Untuk apa Larissa menciptakan serum itu.


" Dimana aku bisa menemui Nando! " ucap Kenneth lagi.


" Aku tak bisa memastikannya. Hanya saja dia memiliki hunian di Piana dan namanya terdaftar sebagai turis. " ucap Serena lagi.


" Begitukah? " ucap Kenneth dan Serena mengangguk pasti. " ada lagi yang kau ketahui Serena? " picing Kenneth dan Serena terdiam.


" Tidak ada hanya itu dan paman berhati-hatilah. Aku sudah menugaskan anak buah ku untuk menjaga Larissa " ucap Serena menggantung dengan manik yang bergerak tak menentu. " Oh dimana mereka? " pekik Serena lagi.


" siapa? " tanya Malvin.


" Tentu saja anak buah ku yang bertugas untuk menjaga dan mengikuti Larissa! harusnya mereka memberi kabar kepadaku! " ucap Serena lagi yang baru menyadari akan hal itu. " Apa mereka tertangkap? " gumam Serena lirih namun dapat didengar oleh semua orang.


" Jadi Piana. Harusnya para anggota Predator mengetahui jika ada seseorang yang menggunakan indentitas turis " ucap kenneth lagi. " Baiklah terimakasih atas informasinya Serena ini sangat berharga untuk ku. Jika begitu aku permisi dan cepat pulih untuk mu " ucap Kenneth lagi menatap Serena hingga gadis itu hanya mengangguk kecil.


Setelah kepergian Kenneth dan anak buahnya kini ruangan itu berubah menjadi hening. Malvin dan Ellara sibuk dengan pikirannya sendiri setelah mendengar cerita Serena mengenai Larissa, sedangkan Madeline sibuk mengupas buah untuk putrinya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Up malam lunas yah guys jadi owe gak ngutang itung-itung rutin up walau gak banyak yah.

__ADS_1


Tetap dukung owe dan beri author semangat agar lebih rajin untuk up tiap harinya ya guys saran dan komenan dipersilahkan yah hehee 😁


__ADS_2