
Semua orang menatap kearah sumber suara bahkan Athena terlihat menghentikkan makannya sesaat lalu melihat apa yang terjadi, Athena terkejut saat melihat wajah yang dicurigai nya itu.
Kenapa dia berada di sini ? Apakah dia bagian dari keluarga Areez. Batin Athena.
" Ada apa ? " tanya seseorang tiba-tiba masuk yang tak lain adalah Helion. Lelaki yang memiliki rambut coklat gelap itu melihat pecahan botol wine yang berserakan di lantai marmer berwarna putih. " Kenapa bisa pecah ? " pekik helion menahan rasa geram dihatinya. Itu wine yang dibeli dengan harga yang tinggi dan kini minuman berkelas itu pecah begitu saja dibawah sana.
" Maafkan aku tuan Helion. Sungguh aku tak sengaja " ucap lelaki berusia lanjut dengan pandangan tertunduk merasa bersalah.
" ckckck.. Apa kau sanggup menggantikan nya ? " tanya Helion tajam dengan kesal " sudahlah bawakan yang lain untuk disajikan di sana " ucap Helion dengan datar lalu melangkah menuju meja makan dimana semua orang sedang diam membisu.
lelaki berusia lanjut itu terlihat kembali dan membawakan beberapa wine serupa untuk disajikan di meja makan. Tapi maniknya terus menyorot kearah Athena, hingga membuat Helion mencurigai Gilbert.
kenapa Gilbert terus menatap wanita itu ? apa Gilbert mengetahui sesuatu. Batin Helion
Setelah makan malam usai, raja Arion menginginkan pembicaraan privat terhadap Areez, membuat Areez memicingkan maniknya perlahan hingga menimbulkan rasa curiga terhadap ayah nya sendiri.
Areez terpaksa menyuruh Furqon untuk membawa Athena kembali ke mobil karena ia masih ada urusan penting di dalam sana. Athena mengangguk mengerti saat mendengar Raja Arion yang butuh pembicaraan terhadap Areez.
'' Tunggu lah di mobil aku tak akan lama '' ucap Areez lembut terhadap gadis bermanik hitam itu. Athena mengangguk dan tersenyum tak lupa ia memberikan salam perpisahan terhadap lelaki yang berusia lanjut itu.
Athena pergi melangkah ditemani oleh Furqon. Areez menatapi kepergian Athena hingga tubuh ramping itu menghilang dari pandangannya.
Furqon menatap waspada saat ini entah mengapa ia selalu berperasaan tak nyaman jika berkunjung ke istana kerajaan.
'' ahh '' pekik Athena saat tangannya tiba-tiba ditarik paksa oleh seseorang, Furqon yang melihat itu tentu saja terkejut bukan main.
" Apa yang kau lakukan disini Athena !! '' tekan lelaki berusia lanjut yang tak lain adalah Gilbert, Athena ? gadis pemilik manik hitam itu diam seraya menatap wajah si penarik tangannya.
'' Lepaskan tangannya '' ucap datar Furqon terhadap Gilbert.
'' Kau jangan ikut campur '' ucap Gilbert menatap tajam pada Furqon. '' Apa yang kau lakukan disini Athena !! Jangan bilang kau ingin menjerat para lelaki berkuasa disini '' ucap Gilbert memandang remeh Athena dengan tatapan penuh kebencian didalam sana.
__ADS_1
Athena !! Satu nama itu membuat gadis pemilik hitam merasakan sesuatu hal yang berbeda. Tiba-tiba saja kepalanya berdenyut nyeri bahkan terasa sakit tapi sebisa mungkin ia tahan karena rasa penasarannya.
'' Lalu apa masalah mu '' ucap Athena berkata dengan dingin dan datar hingga Furqon merasakan jika ada aura yang dipancarkan oleh Athena berubah menjadi kelam.
'' ckckck.. Ternyata benar kau ingin menjerat lelaki berkuasa disini ? Hahaha sungguh miris. Apa kah keluarga mu yang sombong itu tau akan hal ini ? '' ucap Gilbert dan Athena semakin bingung.
Athena menyadari sesuatu hal yang sangat sensitif. Lelaki yang bernama Gilbert itu seperti menyimpan dendam terselip terhadap dirinya. Athena mengerutkan dahinya pelan saat Gilbert terus berkata tak karuan.
'' Apa kau sedang berdongeng tuan ? ckckck cerita mu sungguh buruk sekali '' sinis Athena menatap kesal terhadap lelaki lancang disampingnya kini. Furqon segera menarik lengan lelaki itu untuk menjauh dari Athena.
'' Lancang kau !! '' pekik Gilbert marah menatap Furqon yang menarik dirinya untuk menjauh dari sisi Athena.
'' Siapa yang kau sebut lancang itu '' ucap bariton seorang lelaki yang terdengar sangat dingin ditelinga.
Areez berjalan dengan gagah menuju ke tempat Athena manik nya menatap tajam pada Gilbert yang menampilkan wajah memerahnya.
Furqon menunduk hormat saat kedatangan tuan nya itu.
Gilbert sungguh geram akan perkataan Areez yang menghinanya. Terlebih membawa Helion yang sudah bersedia membawanya dan menjadikannya salah satu orang nya.
Athena hanya diam tapi ia memperhatikan sikap Gilbert yang mempunyai dendam kesumat akan dirinya.
'' Maaf tuan Areez hanya saja gadis ini.. '' ucapan Gilbert terhenti karena Furqon memotongnya.
'' ralat perkataan mu itu. Dia adalah calon raja masa depan yang sesungguhnya. '' tekan Furqon hingga Gilbert menelan ludah nya kasar mendengar perkataan Furqon yang cukup seram.
'' Ada apa ini ? '' tiba-tiba suara bariton seorang pria menggema memecahkan pertegangan yang terjadi. Helion datang menghampiri sekumpulan orang-orang yang sedang berkerumun itu, bahkan bisa Helion lihat jika Areez menampilkan wajah yang sangat marah.
'' Tuan Helion '' ucap Gilbert seraya menunjuk hormat pada tuannya itu. Helion menatap kearah Gilbert dengan penuh tanda tanya. Lalu pandangannya beralih menatap kearah Athena dan Areez.
'' Kau seharusnya lebih perhatikan lagi cara orang-orang mu bersikap dan bertindak Helion '' dingin Areez. '' Jika hal ini terjadi lagi maka jangan salahkan aku jika aku akan bertindak tanpa kau ketahui '' ucap Areez seraya menarik lembut lengan Athena dan diikuti oleh Furqon dibelakang nya.
__ADS_1
Helion mengerutkan dahinya seketika. Apa maksud ucapan dari Areez beberapa saat yang lalu. Apa ada yang ia lewatkan ? Lalu Helion melirik sekilas kearah Gilbert yang terus menatap kepergian Areez dengan sorot mata yang tajam.
'' Kau mengenal gadis itu Gilbert ? '' ucap Helion dengan sorot mata yang tajam. '' Jangan berkata bohong karena aku akan menghukum mu jika kau berani tak mengatakan kebenaran nya '' tajam Helion dan Gilbert diam saja tak berani menjawab.
Ada terbersit rasa penyesalan kala mengingat masa lalunya dimana Helion telah menyelamatkan hidupnya dari kejaran orang-orang yang mengincarnya.
Gilbert diam seakan bungkam bahkan dirinya masih sempat memikirkan Athena yang bagaimana bisa mengenali Areez salah satu anggota kerajaan.
*******
" Tutup semua informasi mengenai hilangnya Putri ku ! '' ucap Remigio tegas serta menatap tajam James, Leo dan Sean. Ketiga lelaki itu mengangguk tanpa ragu.
Kabar menghilangnya putri sang Lady serta putri dari seorang Remigio Adomson menjadi buah bibir masyarakat. Entah bagaimana mereka tau akan hal ini tapi yang jelas baik Valera maupun Remigio ingin menutup rapat-rapat tentang hilangnya Athena.
'' Apa belum juga ada kabar Leo ? '' tanya Remigio tanpa mau menoleh.
'' belum tuan. Sepertinya ini sangat sulit. '' ucap Leo dengan penuh keyakinan dan Remigio diam seraya menatap photo putrinya di ponsel miliknya itu. '' hmm tuan. Ada yang ingin aku sampaikan. Aku dan beberapa orang-orang ku pergi dimana tempat menghilangnya nona Athena, dan kami menemukan sebuah desa tersembunyi di bawah sana. '' ucap Leo berwajah serius. Remigio yang mendengar hal itu langsung menaikkan pandangannya sesaat.
Sebuah desa tersembunyi ? Apa ada.
" Aku sempat mencari informasi dari beberapa penduduk disana, tapi mereka sungguh misterius tuan. Bahkan mereka terlihat seperti waspada terhadap kami '' ucap Leo lagi.
'' Lalu '' ucap Remigio dengan penuh penasaran ia berharap Leo memberikan sedikit informasi yang menjadi tanda keberadaan putrinya.
'' Aku dengar jika sebulan yang lalu ada sebuah kapal kerajaan yang bersandar di sana tuan. Tepat pada saat nona Athena menghilang kapal itu pun ikut pergi '' ucap Leo lagi dengan serius. " Tapi orang-orang tersebut enggan memberitahukan kemana perginya kapal tersebut '' ucap Leo lagi dan Remigio diam seraya memikirkan perkataan Leo.
sebuah desa tersembunyi ? yang benar saja. Sebaiknya ia harus mengatakan hal ini pada Valera sang istri siapa tahu Valera mengetahui sesuatu tentang desa itu.
Remigio memutuskan untuk pulang ke Gold mansion. tapi sebelum itu ia memberikan ultimatum pada orang-orang kepercayaannya untuk menekan berita mengenai putrinya itu, Remigio gak ingin jika hal ini menjadikan kesempatan atau peluang bagi para musuh di luar sana.
Tentu saja kabar ini hingga ke telinga Rayzen dan pada anak buah Athena yang lainnya. Lelaki mantan tentara itu turut mencari keberadaan sang Queen dengan kemampuan nya sendiri beserta beberapa orang yang dipercaya nya.
__ADS_1