
SHOTTT
JLEBBB
Athena menggunakan senjata kedap suara untuk membidik orang yang tersensor oleh teropong miliknya. Beberapa dari mereka berada ditempat yang sulit dengan jarak yang lumayan jauh.
SHOTTT
JLEBBB
Athena menembak orang-orang itu dengan wajah kesal dan perasaan marah, untuk apa mereka mengintai dirinya. ini tak bisa dibiarkan Athena harus mengirim orang itu kembali kepada pemiliknya.
" Lihatlah akan ku kirim mereka ke tempat asalnya.!! " gerutu Athena setelah selesai membidik lima orang yang mengintainya. Kini hanya satu orang yang tersisa Athena melihat jika orang itu sedang menggunakan sesuatu yang entah apa.
Namun beberapa detik kemudian orang itu seperti melayang dan terbang keatas pohon untuk kembali mengintai. Athena mengerutkan dahinya pelan. Parasut ? atau semacamnya ? entahlah Athena bingung.
SHOTTT
JLEBBB
BRUKKK
orang itu jatuh setelah Athena menembak tepat di kakinya. Athena tersenyum miring dan tak lama orang itu disergap oleh anak buah milik Athena.
" Mereka mengikutiku ? hmm ajaran Rayzen cukup memuaskan " gumam Athena saat melihat kepekaan dari para anak buahnya.
" Kau memang hebat Quenn " ucap Rayzen tiba-tiba hingga membuat Athena terkejut dan menjatuhkan teropongnya itu. Rayzen segera menangkap nya dengan cepat jika tidak sudah dipastikan alat itu retak dan sebagainya.
" Kau mengejutkan ku " kesal Athena dan Rayzen terkekeh kecil.
" Ya maaf jika aku membuat mu terkejut " ucap Rayzen lagi dan Athena diam seraya melihat dengan apa yang anak buahnya lakukan. Rupanya mereka menyeret orang itu untuk masuk kedalam markas.
Athena segera pergi tanpa mengatakan sepatah katapun kepada Rayzen yang berada dibelakangnya.
seorang lelaki sedang meringis kesakitan dengan kaki yang berdarah akibat ulah Athena yang menembaknya. Athena berjalan dengan aura penuh kepemimpinan serta sorot matanya yang sama persis dengan ibunya Valera.
DUAKKK
tanpa aba-aba Athena menendang wajah lelaki itu hingga tersungkur dan mengenai lantai marmer, para anak buahnya menyingkir dan membiarkan sang Quenn bertindak kejam.
AGHHH
jerit orang itu saat Athena menekan luka tembaknya dengan kaki yang terbalut sepatu boots mahalnya. Athena terus menginjak dengan penuh penekanan.
" Untuk apa kau mengintai markas ku!! Dasar mata-mata bodoh " ucap Athena lagi
__ADS_1
" le..lepas lepaskan a...ku " rintih lelaki itu dengan tubuh bergetar karena merasakan rasa nyeri yang hebat beserta darahnya yang terus mengalir tanpa henti. Lelaki itu merasa peluru yang bersarang dikakinya tertancap semakin dalam karena sebuah tekanan yang kuat.
DUAKKK
Tak puas menginjak Athena kembali menendang wajah lelaki itu dengan keras hingga hidungnya mengeluarkan darah segar. Para anak buah Athena yang melihat hanya menelan ludahnya kasar tapi tidak dengan Rayzen yang sangat menikmati tindakan Athena.
" Siapa yang mengirim mu ? " tanya Athena tepat di hadapan wajah lelaki asing itu.
cuihh
lelaki itu meludah tepat di wajah Athena hingga Rayzen dan yang lainnya terkejut bukan main.
" pertanyaan mu tidak wajib aku jawab. Kau bukan pemimpin kami " sentak nya dengan berani dan Athena diam dengan sorot mata yang tajam. Sebuah sapu tangan yang selalu ia bawa menjadi kotor karena ulah lelaki itu yang meludahi Athena.
" Helion ? atau raja tua mu itu yang mengirim mu " dingin Athena
DORRR
Athena kembali mengeluarkan timah panas nya di tangan lelaki itu saat ia hendak meludah kembali. Lelaki itu berteriak hebat karena peluru yang Athena keluarkan memberikan efek panas luar biasa.
" dasar wanita sialan!! " pekik nya dengan mata terpejam dan Athena tersenyum miring.
" ohh raja tua itu yang mengirim mu ke tempat ku. Hmmm baiklah " ucap Athena dengan sedikit tengil.
" Kau tak akan bisa menyentuhnya ! " teriak orang itu lantang.
Seketika lelaki itu diseret dan di ikat seperti keinginan sang nona. Athena yang marah langsung memilih masuk kedalam ruangannya untuk membasuh wajah nya dengan air.
Rayzen mengikuti Athena dari belakang bahkan Rayzen membantu untuk mengusap wajah Athena dengan tisu yang selalu tersedia. Athena diam saja dengan wajah kesal dan bibir yang menggerutu tidak jelas hingga membuat Rayzen tersenyum tipis.
" Apa sudah bersih ? Aku tidak mau ada virus yang menempel " kesal Athena seketika Rayzen terbahak-bahak mendengar perkataan Athena yang tidak masuk akal. " awas saja jika hal itu terjadi. Aku akan menguliti wajahnya hidup-hidup " geram Athena dengan tangan terkepal.
" Ya semuanya sudah bersih queen. Hmmm lalu apa yang akan kita lakukan terhadap orang itu ? " tanya Rayzen dengan pemasaran.
" mengirimnya kembali pada pemiliknya " tegas Athena dan Rayzen hanya mengangguk kecil. " Siapkan semuanya kita akan pergi esok pagi " ucap Athena lagi.
" baiklah " ucap Rayzen tersenyum tipis dan Athena memicingkan matanya saat melihat senyuman tipis Rayzen yang terasa cukup menggelikan.
England, waktu setempat.
George bergegas dengan berlari kecil di lorong rumah sakit. Tangannya menggenggam sebuah kotak hitam berukuran minimalis terlihat ada dua orang dokter pribadi milik keluarga Maxwell.
Celia tampak sembab saat melihat George yang baru saja tiba ia segera memeluk putra sulungnya.
" Semuanya akan baik-baik saja " ucap George membalas pelukan ibu sambungnya dengan mengelus lembut punggung Celia.
__ADS_1
" ini sungguh menakutkan " ucap Celia terdengar lirih dan.
" Aku sudah mendapatkan penawarnya. Daddy dan juga Swann akan baik-baik saja setelah ini " tegas George dan Celia mengangguk cepat.
dua orang dokter sibuk melakukan tugasnya bahkan salah atau dari mereka segera menyuntikkan cairan berwarna kuning keemasan pada tubuh Hans dan juga Swann.
George dan Celia sama-sama duduk dengan gelisah matanya tak lepas dari pintu dimana dua orang yang berharga kini sedang berjuang bersama-sama.
George tidak bisa mencari keberadaan wanita si rambut merah dalam kondisi seperti ini, ayah dan adik nya sedang berjuang antara hidup dan mati. George berjanji setelah keadaanya membaik dirinya akan mencari dan menangkap wanita itu hidup-hidup setelah itu George akan menyiksanya tanpa ampun.
Sekitar setengah jam tubuh Hans dan juga Swann berangsur membaik tidak begitu membiru bahkan kini detak jantungnya sudah kembali normal walaupun terlihat lemah tapi ini suatu kabar yang menyenangkan.
George dan Celia yang mendengar kabar itu sangat bahagia, penawar itu benar ampuh George benar-benar bersyukur.
" George " panggil tiba-tiba suara seseorang yang amat dikenalnya. George menoleh begitupun dengan Celia.
" mamih '' ucao George saat melihat kedatangan Valera yang tiba-tiba, George segera berjalan menghampiri dan memeluk erat tubuh sang ibu.
'' kenapa kau tidak memberitahuku ''. ucap Valera sedikit kesal George tak menjawab dan masih terus memeluk erat tubuh wanita yang sangat berarti dihirupnya.
'' Aku tak ingin merepotkan mu terus menerus '' lirih George dan Valera seketika mencubit gemas lengan George hingga membuat si mpunya meringis kesakitan. " sakit sekali '' keluh George dengan wajah merahnya.
" Apa kau tidak menganggap ku sebagai ibumu ? '' dingin Valera dengan tatapan yang menusuk menatap George yang saat itu sedang menggeleng dengan cepat.
" Tidak. Kau tetap ibuku '' tegas George memeluk kembali tubuh Valera dengan erat seolah tak ingin melepaskan nya. valera tersenyum samar dan menatap Celia dengan tatapan ramah nya.
" Bagaimana keadaan ayah serta adikmu '' tanya Valera lagi
" Sudah membaik, ini semua berkat penawar yang diracik oleh aunty Zizi '' ucap George dengan senang dengan manik yang menatap kearah pintu dimana ayah dan adik nya dirawat.
Celia segera masuk ketika ia meminya ijin kepada dokter yang betugas. George mengangguk dan membiarkan Celia pergi melihat keadaan ayah dan adik nya.
Valera tampak melihat keadaan sekitar dimana banyak orang yang berjaga. Dirinya tahu jika itu adalah orang-orang milik George yang menjaga tempat ini.
Valera meminta waktu kepada George untuk membicarakan hal penting dilain tempat dan George mengangguk serta membawa Valera kesuatu tempat untuk berbicara.
******
Alhamdulillah owe sudah sehat kembali yah readers, ini semua berkat doa-doa kalian semua ❤️❤️
Owee akan up satu hari satu episode jika ada kesempatan waktu owee akan up di malam hari nya yah.
ohh iya tentang novel ketiga owe yang berjudul " Freya " Akan dilanjut nanti yah karena setelah owee baca kembali ada banyak kesalahan yang cukup banyak, owee bingung mau owee hapus tapi sayang 😢 yasudah lah nanti difikirkan lagi tentang kelanjutan nya yah.
Dan terus pantengin novel owee karena setelah novel ini tamat owee akan bikin novel keempat yang berjudul " The misterius "
__ADS_1
Jadi mohon dukungannya yah ❤️❤️