King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
*Kesal.


__ADS_3

Athena duduk setelah George terus menatapnya dengan tajam karena gadis cantik itu terus merengek ingin pergi yang entah kemana tujuannya.


Athena kesal karena dirinya harus tertahan disini dengan George, ponsel miliknya berdering terus menerus nama Gevariel tentu saja tertera disana, dengan cepat Athena mengangkatnya tanpa menghiraukan wajah George yang kesal bukan main.


" Athena kau dimana ? apa kita jadi pergi untuk menemui ibuku, bahkan kini ibuku sudah menunggu mu " ucap Gevariel dengan tiba-tiba dan Athena hanya mendesah pelan.


" Geva. Maaf sepertinya aku tak bisa pergi hari ini " lirih Athena dengan wajah yang sedih bahkan dia ingin sekali bertemu dengan ibu Gevariel, karena mereka sudah lama tak berjumpa. George yang mendengarnya diam saja dengan wajah datar sekaligus tatapan dinginnya pada gadis bermanik hitam yang kini sedang menatapnya dengan kesal dan jengkel.


jantung George bahkan belum berhenti berdebar-debar saat insiden beberapa menit yang lalu, dimana dirinya panik dengan beberapa orang yang baru saja menyerang gedung perusahaan miliknya, dan kini Athena dengan santai ingin berpergian tanpa pengawal.


" kenapa ? " tanya Gevariel dengan nada sedikit kecewa.


" Ada sesuatu hal yang baru saja terjadi Geva, dan kini aku tak bisa kemana-mana " keluh Athena.


" benarkah ? jika begitu sebaiknya kau memang tak perlu kemana-mana aku takut terjadi sesuatu hal yang buruk padamu. Aku akan memberi tahukan hal ini pada ibuku terlebih dahulu agar ia tak menunggu mu " jelas Gevariel dan tentu saja Athena merasa tak enak hati karena dirinya telah berjanji.


" baiklah, maafkan aku Geva " ucap Athena dan Gevariel tentu saja tak mempermasalahkan hal ini dan ia mengerti dengan keadaan walaupun Gevariel tak tau pastinya.


sambungan itu segera berakhir, Athena memasuki ponselnya kedalam tas dan merebahkan kepalanya disandaran sofa yang tebal, sungguh hari ini adalah hari yang membuat Athena mengeluh.


George beranjak dari kursi kebesarannya lalu duduk disamping sang gadis yang memejamkan kedua matanya saat ini, George meneliti wajah gadis tersebut dengan lekat.


" jangan memandangiku ! " ketus Athena dan George tersentak lalu detik kemudian terkekeh mendengar nya, ternyata Athena mengetahui jika George sedang menatapnya dengan begitu intens.


" kau ada janji dengan Gevariel ? " ucap George dan justru bertanya balik kepada Athena.


" Ya, dan Kakak melarangnya " ucap Athena kesal.

__ADS_1


" bukankah sudah ku katakan untuk tidak berdekatan dengan lelaki lain sayang " ucap George lembut tapi tersirat penuh penekanan didalamnya, lelaki bermanik biru ini tentu saja cemburu karena ia mengetahui jika teman masa kecilnya menyimpan rasa yang lebih pada Athena, hanya saja Gevariel pandai menyembunyikan sesuatu maupun perasaannya itu.


" Jadi sekarang kakak melarang ku untuk berdekatan dengan Geva ! " ucap Athena sedikit dingin " Dia temanku satu-satunya yang berada di universitas. Aku tidak berteman dengan siapapun asal kau tau itu kak " ucap Athena tak terima dengan pernyataan George kali ini.


" sayang tapi aku tidak suka kau berdekatan dengan pria lain, apa aku salah ? " ucap George dengan wajah polosnya menatap gadis itu yang sedang menatap keluar jendela.


" sudahlah, sebaiknya aku pergi dari sini " ucap Athena dengan kesal tapi langkahnya ditahan begitu saja oleh lelaki berbaik biru. George segera memeluk gadisnya dengan erat seakan ia takut kehilangan Athena.


BRAKKKKKK


Athena dan George terkejut karena pintu ruangan milik nya di dobrak paksa oleh seseorang, terdapat Malika dan satu orang penjaga serta seorang gadis yang berada di ambang pintu.


" maaf tuan menganggu hanya saja gadis ini memaksa untuk masuk. Sungguh kami sudah melarangnya tapi ia bersikeras dan melakukan tindakan sedikit kasar " ucap Malika mengadu pada atasannya dengan menunduk karena merasa takut.


" Deanna " gumam lirih Athena karena ia terkejut saat melihat Deanna salah atau siswi di universitas tempatnya menuntut ilmu.


" cihh kelakuan CEO jaman sekarang memang tak patut dicontoh, dan kau '' tunjuk Deanna pada Athena " memang benar-benar wanita penggoda, bukan hanya dosen di kampus tapi kau juga menggaet CEO dari GM Crop's. " tajam Deanna dan Athena hanya diam saja.


" cihh.. sombong. Kedatanganku hanya ingin menemui tuan Malvin lelaki bajingan yang telah membuat kakak ku terluka hingga saat ini ia belum sadarkan diri, tapi ternyata dia tak ada di perusahaan, aku kira ia berada di ruangan Presdir George " ucap Deanna dengan berani.


Athena menjadi bingung dengan perkataan Deanna saat ini, lelaki bajingan ? siapa yang terluka ? apakah ini ada hubungannya dengan kasus penusukan pada beberapa waktu lalu.


" untuk apa kau datang mencari ku. " ucap dingin Malvin tiba-tiba yang berada di belakang George menatap sahabatnya itu dengan pandangan heran sedangkan Athena memilih duduk di sofa.


" pertanggung jawaban ! " tegas Deanna hingga dahi Malvin mengeryit dengan halus lalu detik kemudian ia terkekeh geli.


" apa yang sedang kau bicarakan Deanna ! pertanggung jawaban soal apa yang harus aku lakukan " seri Malvin dengan datar.

__ADS_1


" gara-gara kau kakakku tak sadarkan diri hingga saat ini " ucap Deanna berapi-api dan Malvin diam saja.


" lalu apakah itu kesalahanku ? bukan aku yang melakukannya " tegas Malvin menyorot Deanna dengan tatapan tajam hingga gadis itu sedikit gugup " bawa gadis ini keluar, tingkatkan semua keamanan yang ada, akhir-akhir ini gedung GM Crop's sedikit tak aman " perintah Malvin pada salah satu penjaga bertubuh besar dan tegap, lelaki itu mengangguk dan segera membawa Deanna yang memberontak tak karuan.


Malvin masuk kedalam ruangan George dan duduk disamping Athena, George menatap ada yang tak beres dengan sahabatnya itu. Kasus penusukan yang terjadi di area GM Crop's memang sedang menjadi topik pembicaraan yang hangat.


Malvin dan George sudah mengetahui siapa yang menjadi korbannya itu dan ternyata Madelina. Malvin sudah menyuruh anak buahnya untuk mencari sang pelaku tapi sampai detik ini ia belum menerima kabar dari para anak buahnya.


" Apa kau mengenal gadis tadi sayang ? " ucap George dan Athena hanya mengangguk sekilas " dimana ? " tanya George lagi.


" dia salah satu siswi di universitas, sudahlah jangan bahas dia " ucap Athena lagi.


" Madeline ? apa kau belum menemukan pelakunya Malvin " kini George kembali bertanya kepada sahabatnya yang sedang memejamkan matanya dengan hembusan nafas yang terdengar memburu.


" belum. " singkat Malvin '' aku rasa ada yang sengaja melakukan nya, tapi aku tak tau kenapa Madeline yang menjadi korbannya " ucap Malvin lagi dengan nada lirih.


George hanya bisa menghembuskan nafasnya perlahan, George tau jika Madeline adalah gadis baik tapi karena masa lalu ayahnya membuat Malvin kian membenci Madeline yang tak tau apa-apa.


******


Disisi lain, stefy masih terus mengumpat dan memukuli anak buahnya yang telah gagal menjalankan rencana, sudah dua kali mereka gagal membuat stefy kian marah.


" sepertinya kita harus mengunakan cara lain. " ucap stefy lagi. " kalian, buntuti gadis itu dengan teliti saat semuanya aman, bius dia. " ucap stefy lagi dan keempat anak buah nya hanya mengangguk patuh. " Pemuda itu, hmm aku yakin mereka dididik dari usia dini, hingga rencana kita dengan mudahnya gagal begitu saja. " geram Stefy lagi.


" Kami akan melakukan cara lain untuk menangkap gadis itu " ucap salah satu dari mereka.


" terserah kalian saja. Yang terpenting jangan sampai gagal " ucap stefy lagi dan mereka hanya mengangguk lalu pergi dari ruangan itu untuk menjalankan sebuah rencana.

__ADS_1


stefy benar-benar tak mau salah langkah, menyerang Remigio tidak mungkin apalagi menyerang Valera istri dari sang penguasa ORTAXS itu, bagaimana pun stefy sudah mencari tahu siapa Valera sebenarnya itu sama sekali tak mungkin dan akan membuat semuanya sia-sia saja.


pilihan saat ini adalah menyerang dan menggunakan keturunan Remigio untuk ajang balas dendam, tanpa Stefy sadari jika Kenneth saat ini sudah mengantongi identitas miliknya walaupun Kenneth sendiri merasa asing dengan stefy dan merasa aneh dengan penyerangan yang dialami nya saat ini.


__ADS_2