
Dave berpegangan erat pada benda yang melekat di tubuhnya dengan nafas yang terengah-engah, tubuh Gloria terlepas begitu saja di tangannya dan alhasil kini dirinya harus menyelam karena tubuh sang istri yang hilang entah kemana.
Para anak buah Dave yang mengalami hal serupa telah diselamatkan oleh Edgar yang mengulurkan dua buah tali khusus untuk membantu mereka naik kepermukaan.
" Daddy!! " teriak Isabella saat melihat kepala Dave yang muncul seperti seseorang yang sedang mengambil nafas, Dave yang mendengar panggilan itu seketika mendongak keatas dan tersenyum samar karena melihat wajah putrinya. " dad..!! " teriak Isabella lagi saat Dave kembali menyelam dan mengabaikan tali yang diulurkan oleh dirinya.
Isabella melirik Edgar lekat dan lelaki itu seperti mengetahui apa maksud dari tatapan isabella, seketika Edgar dengan cepat berselancar pada tablet khusus yang terdapat di helikopter tersebut, tak lama titik merah muncul di sisi kanan nya.
" paman bagaimana ini ? " cemas Isabella
" Kau tenang saja Isa, jangan remehkan kemampuan ayah mu. Percayakan semua nya akan baik-baik saja '' ujar Edgar lagi namun Isabella justru mengerutkan dahinya pelan tanpa menatap gadis yang kini sedang menatapnya tajam.
BYURRRR
Edgar terkejut saat sudut maniknnya menangkap pergerakan seseorang yang nekat terjun kebawah dari ketinggian yang cukup memacu adrenalin.
" ahhh!! Isabella, gadis itu benar-benar ". pekik Edgar marah dengan menatap kearah bawah dimana kini tubuh Isabella telah tenggelam sempurna " Turunkan ketinggian !! " perintah Edgar pada salah satu anak buah milik white yang ikut serta.
Disisi lain Aisley mencemaskan keadaan ayah dan ibunya namun disisi lain juga keadaan White, Daniel dan juga dirinya tak memungkinkan. Alhasil para anak buah nya membawa mereka bertiga menuju rumah sakit terdekat.
Namun reaksi berlebihan ditunjukkan oleh white dimana kini tubuhnya mengejang dengan luka tusuk yang mulai membiru kehitaman, mereka yakin jika belati yang mengenai tubuh white telah dilumuri racun hingga memicu reaksi yang lain.
" hubungi kak Athena minta dia membawakan serum penawar racun. " ucap Aisley dengan merintih karena luka ditubuhnya yang kian terasa dan mulai berdenyut, namun tak lama kemudian kesadarannya pun ikut hilang saat sebuah jarum suntik mengenai kulitnya.
__ADS_1
********
'' Ada apa ? " tanya Hugo menatap Thomas yang terus menatap sebuah layar monitor dengan lekat.
" Hugo.." ucap Thomas dengan nafas tercekat membuat Hugo mengerutkan dahinya pelan. '' aku mendapatkan sinyal asing disekitar markas " tutur Thomas lagi.
" Apa itu ? " tanya Zumba yang datang dari arah belakang sembari memakan sebuah apel di tangannya. Thomas masih terfokus dengan apa yang sedang ia mainkan kini. Zumba dan Hugo saling lirik dan saling pandang entah mengapa perasaan mereka tak begitu baik saat melihat reaksi Thomas.
" ****!! " maki Thomas " aku mendapati sinyal bahaya di sekitar markas. Lima buah bom tertanam di sekitar sini! '' lantang Thomas dengan manik terbelalak lebar, hingga zumba dan Hugo terkejut bukan main.
" tunggu apa lagi !! " pekik zumba seraya beranjak." cari benda-benda sialan itu '' ucap zumba dan Thomas mengangguk saja begitupun dengan Hugo.
Rupanya saat Thomas sedang asyik dengan kegiatannya sinyal milik Edgar masuk dan memunculkan kode bantuan tanpa berbicara panjang lebar Thomas segera mengkonfirmasikan hal ini pada jajaran king yang masih menganggur untuk menolong Edgar yang tampak kewalahan menangani kasus yang sedang menimpa keluarga Dave.
seluruh anak buah king tiba-tiba semakin waspada kala mereka mendapatkan kabar jika ada lima buah bom yang sengaja ditanam oleh seseorang disekitar markas, entah apa tujuannya kemungkinan orang itu ingin meledakkan dan menghancurkan markas beserta penghuninya.
Rupanya kabar ini telah sampai ke telinga sang lady. Valera marah dan murka namun kali ini siapa yang ingin mengusiknya jelas-jelas musuh masa lalu telah dihabisi, seketika Valera memijat pangkal hidungnya yang terasa berdenyut.
Sepetinya Gold mansion, mansion utama dan markas utama king sedang tidak baik-baik saja bahkan ketiga tempat yang dijaga ketat mampu menjadi tempat yang tidak aman saat ini.
'' Siapkan protokol selanjutnya. Kumpulkan mereka sekarang juga. Sudah waktunya mereka keluar dan menunjukkan diri sekaligus memperlihatkan kemampuan nya '' tegas Valera seraya berbicara dengan dingin pada seseorang disebrang sana. Amarahnya kini telah sampai diubun-ubun semenjak kematian ibunya kini Valera berubah seperti dulu lagi yang kejam. Valera tidak mau mengambil resiko tinggi dengan melibatkan orang-orang terdekat nya termasuk sang ayah yang kini sedang sakit.
CEKLEK
__ADS_1
Valera menoleh dan tersenyum tipis saat melihat kedua anak nya masuk. Athena dan Kenneth kini duduk berdampingan dengan sang ibu. Valera terlihat santai saat melihat mimik wajah kedua anak nya yang terlihat tak biasa.
'' Ada apa hmm ? '' Tanta Valera tenang.
'' Tempatkan kakek dan lainnya yang membutuhkan perlindungan di Blue mansion. Tempat itu satu-satunya yang paling aman saat ini. '' ucap Kenneth dengan tenang dan Valera menyipitkan maniknnya sesaat.
'' Aku akan menyerahkan satu orang tangguh milikku untuk menjaga kakek disana '' ucap Athena berpendapat '' aku lihat masalah yang kita hadapi akan sulit mom. Entah mengapa perasaan ku mengatakan tidak baik-baik saja. Jika di rangkumkan musuh kita mungkin telah menyebar membagi kelompok untuk menghancurkan kita semua satu persatu. Contohnya aunty Greta, aku tidak meremehkan kemampuannya namun dia adalah orang yang paling lemah dijajaran kita mom terlebih kini aunty Gloria yang menjadi Terget selanjutnya '' ucap Athena tenang dengan tegas menatap lekat sang ibu.
" Gloria ? '' Picing Valera. Sungguh dia tak tau tentang apa yang terjadi dengan adik sepupunya itu. " Apa terjadi sesuatu dengan nya ? '' tanya Valera cemas. Athena dan Kenneth sama-sama mengangguk mantap.
" Sudah ada yang membantu masalah ini mom. Bahkan aku mendengar jika paman Red ikut turun tangan '' saut Kenneth dan Valera hanya diam saja, rasa cemas kembali menghantui dirinya benar apa yang dikatakan oleh kedua anaknya jika musuh nya kali ini mengincar orang-orang yang lemah terlebih dahulu, mereka menginginkan king rapuh dari dalam. '' kau tau mom. Bahkan keluarga paman Asyur pun ikut menjadi sasaran. Terlebih aku mencemaskan Elisya dan bibi Diandra. Bahkan kak Malvin pun ikut mengungsikan istrinya di Blue mansion mengingat jika keadaan istrinya sedang berbadan dua. '' lanjut Kenneth lagi.
'' Baiklah mommy setuju menjadikan Blue mansion perlindungan pertama namun apakah kita tak memiliki tempat kedua jika terjadi sesuatu ? '' tanya Valera bingung " Lamora ? mommy rasa tak mungkin. '' cicit Valera dengan memejamkan kedua matanya.
" pulau Diamond " ujar Athena dan Kenneth secara bersamaan. " kita mempunyai tempat kedua jika terjadi sesuatu mom " lanjut Athena lagi. " mommy tenang saja, Kami memiliki protokol B jika terjadi sesuatu. Yang terpenting kita fokus pada masalah inti. '' ujar Athena tenang dan Valera hanya mengangguk tegas pertanda jika dirinya setuju dengan ide kedua anak nya walaupun dirinya tak tau menahu tentang pulau Diamond itu.
Disisi lain kabar baik belum diterima oleh Dave, setelah Gloria ditemukan hingga saat kini istrinya belum juga sadarkan diri terlebih Dave baru mengetahui jika sang istri kembali mengandung dan hal itu tentu saja mengejutkan semua orang terlebih Isabella.
Dave entah harus bersikap bagaimana entah dirinya harus bahagia atau bersedih saat ini. Kabar kehamilan istrinya membuat dirinya benar-benar syok bahkan Dave tak akan pernah menyangka akan memiliki seorang bayi kembali.
Bahkan Dave dibuat cemas saat mendapatkan kabar jika putri sulungnya saat ini pun ikut tak sadarkan diri karena tertusuk anak panah dibagian perutnya. Dave benar-benar marah dan murka bahkan dirinya tak segan menghajar habis-habisan seorang lelaki yang berhasil ditangkap saat itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Hai-hai readers owe kembali lagi nie setelah sekian banyak drama dari baby boy dan baby girl owe harap maklum yah yang sudah jadi seorang ibu pasti paham yah 😅😅
Novel ini akan dalam mode slow up yah.