
sudah hampir satu Minggu Valera mencari keberadaan Greta tapi nihil tak ada jejak maupun tanda-tanda keberadaan Greta. Valera menatap layar komputernya sesaat.
Apa telah terjadi sesuatu dengan nya ? Greta tidak pernah seperti ini sebelumnya bahkan jika ia akan pergi ke luar negri pun ia pasti akan memberi kabar padaku atau yang lainnya. Batin Valera berkecamuk.
Remigio datang seraya membawa dua cangkir teh hangat ditangannya. Remigio melirik sekilas sang istri yang tampak sedang melamun memikirkan sesuatu.
" sweatheart. " panggil lembut Remigio dan Valera melirik lalu tersenyum saat menatap Remigio yang duduk disampingnya. " Ada apa hmm ? " ucap Remigio kepada Valera dengan mata yang melihat layar komputer yang menampilkan titik semu seseorang.
" Greta menghilang Remi " ucap Valera dan Remigio sontak terkejut bukan main. Menghilang ? bagaimana bisa. Valera terus memperhatikan layar komputer itu untuk mencari tau sesuatu begitupun dengan Remigio. " Entah apa yang terjadi dengan dirinya Remi. Kita semua tahu jika Greta tak pandai bela diri dan semacamnya tapi dia sangat ahli dalam bidang komputer. Aku takut terjadi sesuatu dengan nya dan ada orang lain yang memanfaatkan kepintarannya Remi. " ucap Valera lagi dengan nada terdengar lemah.
" Greta akan baik-baik saja sweatheart. Jika dia di tangkap seseorang dan di manfaatkan untuk tujuan buruk, pasti Greta akan mengirimkan suatu kode rahasia atau sebagainya " ujar Remigio berpendapat dengan mengelus lembut punggung sang istri yang terlihat gelisah.
Valera diam saja dengan manik yang hanya terfokus pada layar komputernya tapi telinganya sangat mendengar jelas pendapat yang Remigio sampaikan.
perkataan Remigio ada benar nya juga tapi hingga saat ini belum ada tanda-tanda keberadaan Greta sama sekali. Bahkan Valera masih memikirkan saat kejadian Aisley yang berada diperbatasan hingga jaringan milik sang Lady dikecoh seseorang yang tak lain adalah Greta. Apa maksud nya itu ?
BRAKKKKKK
valera dan Remigio terkejut karena pintu ruangan mereka dibuka secara kasar oleh seseorang bahkan mungkin bisa saja ditendang. Athena datang dan berlari kecil dengan senyum terkembang nya.
" Sayang ada apa ? " tanya Remigio dengan bingung saat melihat Athena berlari kecil dan langsung memeluk tubuhnya erat. Valera yang melihat itu hanya mengerutkan dahinya pelan.
" Daddy. Aku merindukan mu " ucap Athena dengan bergelayut manja di dada bidang milik remigio yang terasa sangat hangat dan nyaman. Remigio terkekeh dan mengecup pucuk kepala putrinya dengan lembut.
" Daddy pun merindukan mu sayang " ucap Remigio dengan lembut. " Apa ada yang ingin kau bicarakan sayang ? " tanya Remigio menelisik wajah putrinya itu. Remigio tahu jika Athena ingin membicarakan hal penting.
Athena menatap manik kelam yang sama persis seperti dirinya itu lalu tersenyum kikuk hingga membuat Remigio menatap kearah Valera sekilas.
" sayang ada apa hmm ? " kali ini Valera yang bertanya kepada Athena.
" Mom. Kak George mengatakan ingin menikahi ku " ucap Athena yang masih betah memejamkan matanya dengan menyandarkan kepalanya di dada bidang sang ayah.
Remigio tertegun akan hal itu dan langsung menangkup pipi putrinya seketika. Athena meringis kecil saat ayahnya tak sengaja mencengkram kedua pipinya.
" Dad. " rengek Athena dengan manik yang melotot dan Remigio langsung mengendurkan cengkraman nya.
" Menikah ? George ingin menikahi mu begitu ? " ulang Remigio dan Athena mengangguk saja. " Benarkah ? '' tanya Remigio lagi seakan tak percaya dan Athena lagi-lagi mengangguk cepat.
bayi kecil ku ternyata kini telah tumbuh dewasa. Menikah ? Athena ku akan menikah ?. Batin Remigio
Athena menatap kearah sang ibu yang tampak tak perduli dan memilih untuk menatap layar komputernya kembali. Sedangkan Remigio justru hanya menatap kearah lain membuat Athena merasa kesal karena merasa diabaikan.
Akhirnya Athena memilih keluar karena Remigio dan Valera diam saja tak menjawab apapun. Valera yang menyadari kepergian putrinya hanya bisa tersenyum miring.
" oh my God. Athena. " panggil Remigio tapi sayang Athena melenggang pergi menuju kamarnya. Remigio menatap sang istri yang tampak duduk dengan santai. " Sweatheart. Kenapa kau tak memberi respon apapun ? " bingung Remigio dan Valera hanya mendelik sinis kearah suaminya.
" Lalu bagaimana dengan kau Remi ? " ucap Valera lagi dan Remigio terdiam dengan wajah bingung dan heran lalu detik kemudian dirinya beranjak dan mengecup sekilas dahi sang istri karena ia akan menuju kamar putrinya karena Remigio tahu jika Athena saat ini pasti sedang kesal.
__ADS_1
******
DUARRRR
ledakan itu membuat para penghuni mansion terkejut bukan main. Ellara dan Ornaf yang pada saat itu sedang asik berselancar di laptopnya masing-masing dibuat terkejut dengan hal itu.
DODODODOR !!
suara tembakan terdengar saling bersaut-sautan dibawah sana. Ellara segera mengambil senjatanya begitupun dengan Ornaf. Pasangan suami istri itu dengan cepat berlari ke lantai bawah untuk melihat apa yang terjadi.
" Tuan. Mansion disusupi dan diserang!! " pekik seseorang memberitahukan hal mengejutkan ini kepada Ellara dan Ornaf, sontak keduanya terperangah bukan main.
DODODOR !!
lagi-lagi suara rentetan senjata saling bersautan kembali. Ellara dengan cepat melihat kearah jendela dan melihat jika mansion nya dikepung begitu saja.
" Sial!! mereka mengepung Ornaf " pekik Ellara marah dan Ornaf dengan cepat berlari saat matanya tak sengaja melihat kearah sisi kanan jendela nya yang terbuka.
DODODOR !!
PRANGGG
Ornaf menghindar saat ia melihat seseorang hendak menembak nya alhasil Ornaf menghindar dan menarik tubuh Ellara ke lain tempat.
para anak buah Ornaf memang tak banyak yang berjaga, tapi ini sungguh menjadi serangan dadakan yang cukup mengejutkan. Ellara berlindung di balik sofa tapi matanya melihat kearah sebuah lemari kaca di samping nya.
" Jangan bertindak gegabah sayang. Kita tak tau siapa mereka '' ucap Ornaf yang menyarankan sang istri untuk tetap berwaspada. Ellara mengangguk pasti tapi sebelum itu dirinya mengecup singkat bibir suaminya hingga Ornaf tertegun bukan main.
DODODORDODODOR !!
AGHHH
teriakan kesakitan lagi-lagi mengejutkan sepasang suami istri itu. Manik Ellara menangkap jika beberapa orang berhasil masuk begitupun dengan Ornaf. Ellara berlari ke sisi kiri dan.
DUAKKK
AGHHH
kaki jenjangnya menerjang dada seseorang disana. Ellara tersenyum miring.
DODODOR !!
" dasar sialan!! bertamu tidak pada tempatnya '' geram Ellara yang menghadiahkan orang-orang itu dengan peluru yang bersarang di dahinya hingga berlubang.
Ornaf mengintai jika keadaan semakin tidak kondusif. Mansion mereka dikepung dan kini anak buahnya banyak gugur karena kalah jumlah.
DODODOR !!
__ADS_1
Ornaf melepaskan rentetan pelurunya kearah target hingga mereka meregang nyawa ditempat. Ornaf dengan cepat mengisi perlunya kembali dan setelah itu ia memuntahkan nya kepada para target dengan secepat kilat.
Rupanya keadaan tersebut langsung terhubung pada satelit milik king. Ya Valera telah menandai mansion para jajarannya untuk tetap terhubung pada satelit king dengan cara yang otomatis. Sontak serangan yang terjadi di kediaman Ellara dan Ornaf itu mendadak heboh para keempat predator yang sedang berkumpul sembari menikmati beberapa botol wine di markas.
" Cepat. Tunggu apa lagi !! " pekik Hugo saat melihat Edgar dan Matt asik mengabiskan minuman yang berada di gelasnya masing-masing.
Keempat predator itu dengan tergesa pergi menggunakan mobil yang telah disediakan oleh anak buah king dibawah sana. Hugo menyuruh beberapa anak buah king untuk ikut lengkap dengan senjata yang ada.
Kejadian tak jauh berbeda dengan Alexa dan Alexandrea yang hendak menuju mansion setelah mereka selesai berlatih untuk mengasah kemampuannya kembali.
Mobil yang Alexa dan Alexandrea gunakan diserang mendadak begitu saja. Alexa dengan sigap melumpuhkan beberapa pemotor yang mengikutinya dari arah samping dan belakang sedangkan Alexandrea tetap fokus pada kendali kemudinya.
DODODODOR !!
peluru yang Alexa berikan berhasil mengenai beberapa dari mereka tapi tak begitu banyak karena para pemotor itu melakukan gerakan seperti ular yang licin.
" Tetap fokus Alexa. Aku akan sebisa mungkin memberikan celah untuk mu beraksi '' pekik Alexandrea dan Alexa diam seraya fokus pada bidikannya.
DODODODOR !!
BRAKKKKKK
tepat setelah memberikan rentetan pelurunya pada para pemotor. Tiba-tiba saat dipertigaan mobil mereka dihantam dari arah belakang hingga Alexa terpental dan kepalanya menghantam dasboard mobil. Sedangkan Alexandrea tetap fokus walaupun dalam keadaan tak baik-baik saja karena ia merasa dadanya sesak setelah terkena setir kemudi.
" Sial!! kepalaku. Alex !! '' geram Alexandrea dan kakak lelakinya itu hanya tersenyum tipis.
" Bersiap lah Alexa. " ucap Alexandra dan Alexa terkejut saat melihat sebuah mobil dari arah belakang siap menghantam nya kembali.
CKITTTT
BRAKKKKKK
DUARRRR
Alexandra tiba-tiba mengemudikan mobilnya kesamping dengan cepat hingga mobil yang berada di belakangnya tak jadi menghantam dan justru menabrak pembatas jalan hingga meledak ditempat begitu saja.
" Wow. Luar biasa. " gumam Alexa tersenyum geli. Namun kelegaan nya hanya sesaat saat seorang pemotor siapa melepaskan sesuatu dan,
SPLASSSS
PRANGGG
" Alexa !! " pekik Alexandra terkejut saat sebuah besi panjang yang tajam dan runcing membuat kaca mobilnya hancur hingga depan dimana posisi Alexa berada. Gadis itu cukup syok dan terkejut untung saja besi itu tak menembus tubuhnya jika iya bisa dipastikan Alexa sudah tak bernyawa saat ini.
******
Hehehe semoga pada readers tak merasa bosan saat membaca novel owee yahh karena kita akan masuk kedalam mode tegang dimana mereka akan diadu dengan peperangan yang sesungguhnya ditambah dengan kolaborasi para jajaran king tentu nya.
__ADS_1
pantengin terus yah dan jangan lupa beri like sebanyak-banyaknya dan komen yang mau vote juga boleh 😁😁