King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
" Kejeniusan generasi ketiga.


__ADS_3

Athena kini berada di ruang rawat dimana seorang dokter keluarga Harson yang terkenal Jenius berada di sana. Ruangan besar nan luas itu tampak terasa tegang dimana beberapa keturunan King generasi ketiga berada di satu ruangan yang sama.


" Bagaimana dengan diagnosa mu tuan dokter? " tandas Aslan dimana pemuda itu sibuk mencampur beberapa cairan yang di bawa oleh Serena. Dokter yang di tatap seperti itu hanya bisa gugup dan tersenyum kikuk.


" kondisi nyonya Athena sangat mengkhawatirkan dimana tubuhnya menerima beberapa cairan asing yang tercampur senyawa berbahaya. " ucap Dokter itu menjelaskan dengan tenang.


" Tepat sekali! Cairan itu hanya didapatkan oleh segelintir orang tuan Dokter. " ucap Aslan lagi berjalan seraya membawa sebuah suntikan yang sudah terisi cairan berwarna netral. Kening dokter itu berkerut saat Aslan mulai menyuntikkan sebuah cairan asing di lengan kanan Athena.


" Apakah akan berbahaya? Kita tak pernah tau kandungan apa yang terdapat didalam cairan itu tuan muda " ucap si dokter lagi.


" Jika begitu kau meremehkan ku " ucap Aslan yang tersenyum simpul dimana manik tajam nya bergerak menatap kearah layar monitor kesehatan. Larissa dan Mike menatap ke arah yang sama dimana gambar sejajar mulai terlihat bergerak beraturan walaupun tubuh Athena mengalami kejang hebat.


" Aslan! " panik Larissa dimana denyut nadi Athena terdengar sangat lemah bahkan tak terlihat. Aslan terdiam dan justru mematung menatap layar monitor kedua dimana siaran langsung dari Valera terkoneksi begitu saja.


Larissa bergerak dan mengambil serum kedua dimana ciptaan nya baru saja sempurna. Mike menatap Larissa yang hendak menyuntikkan cairan itu.

__ADS_1


" Percaya padaku! " tandas Larissa dimana tatapan Aslan dan Mike menajam begitupun dengan yang lain. Larissa menatap ke arah Dyora yang terlihat tampak berharap akan hidup nya hal itu membuat Larissa terenyuh. " Aslan mike! kita mulai! " ucap Larissa lagi dan Aslan mengangguk begitu dengan Mike.


" Tuan Dokter awasi layar! Dan pastikan semuanya berjalan dengan baik! " tandas Mike dingin membuat si dokter yang bertugas tak sanggup menatap manik putra Alexa.


Larissa mulai menyuntikkan cairan kedua dimana Aslan mulai mengambil darah Athena untuk diteliti. Mike bertugas menyayat nadi sang bibi dimana semua orang menegang dengan cara kinerja para keturunan yang terlihat sangat menakutkan.


" Darah nya sudah terkontaminasi! Ini buruk " lirih Aslan yang terdengar seperti guncangan buruk untuk para keluarganya. Larissa mengangguk paham begitupun dengan Mike.


" Jadi? Apakah harus kita suntikan lagi serum yang terakhir? " ucap Mike terlihat ragu dimana darah Athena sudah tak murni karena berwarna hitam kecoklatan. Aslan terdiam dengan manik terpejam.


" kami percaya padamu Aslan! Apa salah nya mencoba? Jika itu berhasil aku sungguh berterimakasih pada kalian, namun jika gagal aku akan merelakan kepergian mommy " ucap Elmer dengan sendu.


" Lakukan! " ucap Aslan dimana serum terakhir berada di tangan Mike. " Aku percaya padamu Mike " tandas Aslan lagi dimana cairan terakhir harus disuntikkan di kedua pelipis Athena. Mike terlihat mengerutkan dahinya seraya menghembuskan nafasnya kasar.


" mari kita bekerja sama bibi, aku tau kau wanita hebat dan kuat maka jadikan pekerjaan kami mudah setelah menyuntikkan serum ini padamu. " ucap Mike terdengar lirih membuat sang Dokter tergelitik dibuatnya.

__ADS_1


Mike mulai melakukan pekerjaan nya dengan wajah serius dimana Aslan dan Larissa bertugas memeriksa kondisi tubuh Athena bagian dalam.


Suara yang khas menjadi penandaan di ruang medis itu, sang dokter terlihat tegang dengan jantung yang berdebar kencang dimana dirinya takut jika eksperimen ini gagal dan menyebabkan kematian.


Lima menit berjalan belum ada tanda-tanda jika pekerjaan mereka berhasil. Mike tampak tegang seraya menatap kearah Tablet khusus miliknya.


" See! Garis itu bergerak naik keatas Mike! " pekik Larissa mengejutkan semua orang hingga sang Dokter terkejut bukan main. " Kemungkinan ini berhasil " tandas Larissa dengan senyum khas nya.


Stabil detak jantung Athena mulai dinyatakan stabil dengan nafas teratur dimana suhu tubuh nya mulai terasa hangat. Senyum terkembang muncul di wajah semua orang termasuk Valera. Mike bernafas lega dan menatap kearah Athena yang tergolek lemas.


" Sisanya ini akan menjadi urusan mu Dokter! Pastikan kau selalu mengecek setiap perkembangan nya " ucap Mike tegas dan sang Dokter mengangguk patuh.


" Kalian bertiga memang jenius! Aku sebagai seorang dokter dibuat tak percaya akan hal ini. Serahkan sisanya padaku tuan muda " ucap Dokter itu sopan dan Mike mengangguk pelan seraya membuka sarung tangan dan pakaian khusus nya.


" Selamat beristirahat bibi! Kami berjanji akan mencari pelaku yang membuat bibi seperti ini " ucap Larissa dengan senyum manisnya dan mengecup pipi Athena lembut.

__ADS_1


__ADS_2