King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Detik terakhir.


__ADS_3

Athena mengerjapkan maniknya secara perlahan mencoba untuk mengumpulkan kesadarannya serta ingatannya kembali. Lamat-lamat Athena mendengar ramai suara yang tak berada jauh didekatnya, hingga tangannya menyentuh perutnya sendiri.


" ba-bayi..bayi ku? '' ucap Athena hingga mengejutkan semua orang yang berada di ruangan itu.


" Athena! " kejut semua orang hingga Athena mengeryitkan dahinya pelan. Suara orang-orang ini sangat dikenalnya dengan baik. Athena menatap satu persatu wajah mereka yang mengerubungi ranjang pasiennya. " Kau sudah sadar, syukurlah " ucap orang itu lagi dengan menghela nafasnya perlahan.


" Bayiku? " hanya itu yang mampu Athena ucapkan saat ini walaupun rasa bingung nya semakin besar namun ingatan terakhirnya saat Athena sedang merasakan sakit luar biasa di tempat bayinya tumbuh membuat Athena dengan cepat menanyakan keberadaan bayi nya itu.


" bayi mu sedang berada di ruangan khusus sayang " ucap orang itu yang tak lain adalah Valera sang ibu. Athena mengerjap bingung seolah ingin mempertanyakan sesuatu '' Bayi mu lahir secara prematur Athena itu sebabnya para dokter menempatkan bayimu diruangan yang sangat steril. Terlebih dari itu semuanya baik-baik saja dan bayimu sangat tampan '' ucap Valera lagi mengelus lembut rambut Athena dengan perasaan kasih.


" Jadi bayiku laki-laki " gumam Athena tersenyum lebar " Lalu dimana Vegas dan Diana ? " tanya Athena lagi.


" Kau sangat jahat sayang. Kau tidak menanyakan bagaimana dengan diriku " ucap George yang tiba-tiba menyaut ucapan Athena dengan manik yang berkaca-kaca. Athena sontak tertegun namun bibirnya tersenyum tipis.


" Kak " ucap Athena tapi George memberikan isyarat kepada Athena untuk diam dan Athena menurut dan langsung diam '' istirahat lah dan jangan banyak berbicara apalagi kau baru saja melahirkan. Aku takut terjadi sesuatu dengan mu sayang '' ucap George menggenggam jemari Athena lembut hingga Valera menyingkir dan lebih bergabung dengan suaminya dan yang lain. '' setelah ini jangan pergi lagi " ucap lirih George dan Athena tak menjawabnya dan hanya menatap wajah suaminya dengan lekat.


Kenapa dengan penampilan nya? apa selama ini dia tidak merawat diri? terlihat kusam dan sedikit kurus. Batin Athena lagi.


Hingga empat jam berlalu akhirnya seorang perawat masuk dan membawa bayi didalam dekapannya. Semua mata menuju kearah bayi mungil itu terlebih athena. Perawat itu tersenyum dan memberikan bayi yang berada didalam dekapannya pada Athena.


" kau harus menyusuinya. Cobalah secara perlahan " ucap perawat itu lagi dan Athena mengangguk dengan tersenyum. Lalu manik nya menatap sekelilingnya dengan tersenyum kikuk. Remigio dan Kenneth yang berada di ruangan itu mengangguk paham dan hanya menyisakan Valera saja karena George sedang keluar.


perawat itu membimbing Athena untuk segera menyusui bayi mungil yang nampak terusik dengan cara menggeliat seraya mencari sumber makanan nya. Athena dengan sigap segera menyusuinya walaupun perasaan aneh dan tak yakin timbul secara bersamaan.

__ADS_1


'' Tidak apa-apa jika belum keluar kita pakai jalan yang lain '' ucap Valera lembut dan Athena mengangguk kecil dengan senyum lebar kala manik hitamnya melihat bayi kecil yang sangat mungil.


Namun tiba-tiba saja bayi itu menangis walaupun tak kencang, Athena bingung dan segera memberikan nya kepada sang perawat lagi.


" Nyonya bagaimana dengan bantuan susu ? " ucap perawat itu.


" Berikan apa yang dia butuh kan. " ucap Athena menatap lekat sang perawat hingga ia mengerti dan keluar dari ruangan itu untuk memberikan susu khusus pada bayi Athena di ruang steril. Athena menatap kepergian perawat itu hingga menghilang dari pandangan. " Mom apa kau tak ingin menjelaskan sesuatu? '' ucap Athena menatap sang ibu yang sedari tadi menatapnya lekat.


" Tidak ada yang akan mommy jelaskan Athena. Namun mommy saat ini senang karena kau baik-baik saja '' ucap Valera lagi " Setelah kau pulih pulanglah. George seperti orang gila saat mencari mu, lupakan masa lalu mari kita buka lembaran baru '' ucap Valera yang berada tepat disampingnya.


" A..aku apa suamiku akan..


" Percayalah semuanya akan baik-baik saja " ucap Valera pelan dan Athena hanya mengangguk saja untuk saat ini karena berdebat pun akan sia-sia ditambah ia merasakan nyeri luar biasa pada area perutnya. Athena meringis dan sebisa mungkin menahan nya. " Kau baik-baik saja? " tanya Valera lagi dan Athena mengangguk kecil. '' mungkin itu efek setelah pasca operasi " ucap Valera lagi hingga George masuk dan menampilkan wajah tampan nya beserta senyum manis yang sangat memikat. Sejenak Athena tertegun dan menatap dalam sosok suaminya hingga pandangan mereka bertemu dan terkunci satu sama lain.


George yang gemas akhirnya mendekat dan mengecup sayang dahi Athena. Istrinya itu tetap lah gadis kecil yang sangat manis bahkan dulu Athena kerap kali menempel pada George hingga Remigio dan Valera cukup kewalahan dengan tingkah Athena.


" Ada yang ingin kau katakan sayang? '' tanya George menatap Athena lekat.


" Tidak! " singkat Athena memalingkan wajahnya kesamping namun George menarik dagu Athena dengan sedikit remasan gemas hingga Athena menatap tajam.


" Jangan membual sayang aku tau kau tidak pintar membual. Ayo katakan sesuatu dan meminta maaflah padaku dan mari lupakan semuanya dan kita memulainya dari awal. Kau tak perlu khawatir tentang semua ketakutan yang kau rasakan. Aku tak seburuk itu sayang selama kau pergi aku mulai menyadari dan menerima semuanya termasuk bayi kita '' ucap George menatap dalam manik sehitam arang itu. Bayi kita? sesaat Athena tersenyum kecut dibuatnya.


" Meminta maaf? " ulang Athena dan George mengangguk saja " Baiklah maafkan aku suamiku " lirih Athena pelan menundukkan tatapan nya kebawah tanpa mau menatap manik biru yang penuh mengintimidasi dirinya. " Aku..aku

__ADS_1


" Aku memaafkan mu " saut George cepat dengan mengecup pipi istrinya lembut. Namun pada saat George hendak mencium bibir Athena suara pintu terbuka hingga membuat keduanya tak jadi melakukan hal yang seharusnya. Athena melirik dan ternyata Diana yang masuk.


" Maaf...maafkan saya '' tunduk Diana dan hendak menutup pintu ruangan itu kembali namun Athena melarangnya hingga Diana menatap kearah sang nyonya.


" Apa yang kau bawa? '' tanya Athena penasaran dengan paper bag berwarna biru ditangan.


" ini susu khusus untuk tuan kecil nyonya. " ucap Diana sopan dan Athena mengeryitkan dahinya pelan " Nyonya Valera yang memilihnya langsung untuk tuan kecil " sambung Diana lagi dan Athena mengangguk dengan tersenyum senang.


" Baiklah terimakasih Diana " ucap Athena lagi dan Diana mengangguk lalu dengan cepat meninggalkan ruangan itu karena merasa canggung dengan kehadiran George yang terkesan kurang ramah pada dirinya.


" Ada apa? Asi mu tidak keluar ? " tanya George lagi.


" Ya begitulah mungkin ini yang pertama untukku. Nanti akan ku coba lagi '' ucap Athena yang tak mau pantang menyerah. George yang melihat hal itu tentu saja setuju. Karena George akan selalu mendukung setiap keputusan yang akan istrinya lakukan.


Athena tersenyum tipis saat manik George gak berhenti menatapnya secara lekat hingga tawa George pecah dan akhirnya George menggenggam tangan Athena kali dengan lembut.


George mengucapkan kata-kata yang mampu membuat Athena terdiam, tentu saja jika Athena menjadi George maka dirinya belum tentu bisa menerima semua ini dengan lapang dada.


Namun dibalik itu semua akhirnya George maupun Athena sepakat untuk mengubur masalah ini dalam-dalam dan memberikan hak yang seharusnya didapat oleh bayi lelaki itu tanpa syarat.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Guys tinggal beberapa episode lagi nie setelah itu tamat yahh. lalu owe akan libur dulu untuk up di novel ini karena owe mau nulis dulu novel owe yang berjudul Freya guys.

__ADS_1


TnQ ❤️❤️


__ADS_2