King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
Karen yang mulai beraksi


__ADS_3

Disebuah, ruangan keluarga Gold mansion.


Keluarga lady kini duduk dengan tenang membentuk sebuah lingkaran besar disana, Remigio yang tak tau apa-apa hanya bisa diam saat sang istri mengajaknya ketempat itu dimana anak-anak sudah mengisi kursinya masing-masing.


" Sweatheart ada apa ini ? '' bingung Remigio dan menduduk kan dirinya di kursi hitam yang sangat kokoh itu, Valera hanya menggeleng pelan seraya tersenyum tipis kepada Remigio.


Athena yang malam itu mengenakan sebuah piyama satin berwarna merah hanya memasang wajah datar tanpa ekspresi, tak ada senyum manis yang selalu ia sematkan di wajah indahnya, begitupun dengan Kenneth dan juga George disana.


" Athena. Apa kau menemukan sesuatu saat gempuran di markas utama berlangsung ? '' tanya Valera memulai pembicaraan.


" Tidak. Hanya saja alat pelacak dan penyadap itu kini berada ditangan paman Dave. '' ucap Athena datar, tentu saja Remigio yang baru mengetahui jika markas utama king baru saja digempur, George hanya diam menyimak karena ia pun baru saja mengetahuinya begitu pun dengan Kenneth.


" Digempur ? '' ucap Remigio kaget.


" sungguh aku tak tau siapa musuh kali ini, dan apa motifnya menyerang markas milikku. '' ucap Valera menimpali.


" kemungkinan balas dendam " ucap Athena tanpa sadar " sejauh ini mommy maupun Daddy memiliki banyak musuh di luaran sana bukan, tak menutup kemungkinan karena salah satu musuh ingin melakukan aksi balas dendam '' ucap Athena menyeruakkan pendapat nya itu.


valera diam menatap anak gadis nya kini, begitupun dengan Remigio. ruangan itu seketika hening dan sunyi karena para penghuninya memilih untuk bungkam.


'' Berhati-hatilah diluar sana dan tetap waspada, kita tak tau kapan musuh mengintai saat kita dalam posisi lengah '' ucap Valera dan Athena mengangguk mantap.


" sayang apa kau terluka ? '' ucap Remigio menatap putrinya dengan tatapan cemas, Athena menggeleng pelan dan tersenyum tipis menatap sang ayah " syukurlah jika seperti itu tapi awas saja jika Daddy menemukan luka sedikitpun ditubuh mu ini, Daddy akan sangat marah '' ucap Remigio tegas dan Athena hanya mengangguk polos.


" dan untukmu Kent, mommy tau apa yang kau lakukan diluar sana, kau sedang mencari seseorang bukan ? wanita ? apa benar, tapi mommy pun tak tau ia siapa, mommy harap kalian berdua selalu berhati-hati diluar sana jangan biarkan para musuh mengetahui celah untuk melukai diri kita '' ucap Valera menatap putra keduanya itu dengan nada bicara yang terdengar sangat tegas dan penuh penekanan.


Kenneth hanya diam mengangguk samar, dirinya sudah tau jika sang ibu pasti mengetahui hal ini, Athena hanya diam sembari menatap layar ponsel nya tersendiri, berbeda dengan George yang terlihat menatap dalam sang gadis bermanik hitam itu.


" Mommy, jika begitu aku pergi beristirahat terlebih dahulu, badan ku sungguh terasa pegal '' ucap Athena dan Valera mengangguk kemudian ia berjalan meninggalkan orang-orang yang masih berada disana.


George menatap kepergian Athena hingga tubuh gadis itu hilang dari pandangannya, Valera tersebut tipis menatap putra sulungnya itu, George hanya bisa menundukkan kepalanya dengan pelan.


" bicara lah baik-baik dengan nya George, mamih tau kalian berdua terlibat masalah bukan ? jangan biarkan hal ini berlarut-larut '' ucap Valera dan George mengangguk lalu dengan cepat menyusul Athena hingga ke kamar pribadi milik gadis bermanik hitam itu.


Kamar milik Athena berada.


Gadis itu masih betah dengan keterbungkaman nya, dirinya masih enggan berbicara dengan George karena hatinya masih saja kesal dengan kejadian tempo lalu.


" Apa kau tak ingin berbicara dengan ku lagi ? " ucap George membalikkan tubuh Athena hingga manik keduanya saling bertatapan satu sama lain. " Ada apa hmm ? apa kau masih marah padaku sayang " ucap George lembut dengan mengelus pelan pipi kiri Athena.


" Aku tidak marah, aku hanya kesal saja" ketus Athena dan George diam lalu tersenyum tipis, dirinya memeluk tubuh gadis itu dengan dekapan erat sembari menghirup dalam aroma yang selalu ia rindukan selama ini.

__ADS_1


George tampak memejamkan matanya saat ia mendekap erat tubuh Athena begitupun sebaliknya.


" maafkan aku sayang. Hari itu sungguh aku merasa kacau saat melihat kebersamaan mu dengan Gevariel, aku tak bermaksud demikian hanya saja.. aku cemburu '' ucap George menangkup lembut wajah Athena.


Gadis bermanik hitam itu hanya diam memasang wajah kesal dengan bibir mengerucut sinis, George terkekeh lalu memberikan kecupan manis di pipi Athena.


" Aku mencintaimu sayang '' ucap George dan Athena hanya tersenyum tipis menanggapi.


******


Disisi lain Karen sudah berada di Paris beberapa hari terakhir ini, dirinya begitu intens mengawasi gerak-gerik George bahkan Karen mengikuti kemanapun George pergi dan ia pun mengirim mata-mata untuk mengawasi kemanapun Athena pergi.


cintanya kepada George kini bertambah besar, niat awalnya Karen hanya ingin harta serta kedudukannya menjadi nyonya besar tapi seiringnya berjalan waktu kini cinta itu tumbuh sendiri dalam hati Karen.


" Kau hanya milikku dan akan tetap menjadi milikku. " gumam Karen dengan tangan terkepal menahan amarah nya kini, selintasan kemesraan Athena dan George berputar layaknya sebuah memory diingatan Karen.


Dirinya marah, dirinya kesal sekaligus cemburu melihat hal itu, Athena gadis itu yang kini ia benci dengan segenap hati dan jiwanya.


" tunggu saja pembalasan ku gadis kecil '' ucap Karen dengan senyum seringainya. Hari itu Karen mendapatkan kabar dari mata-mata yang mengawasi gerak-gerik Athena jika ia sedang mengikuti gadis itu hingga ke salah satu butik ternama di kota Paris.


Karen memerintahkan orang itu untuk memberikan tembakan peringatan pada Athena, dan orang itu menyanggupinya dengan syarat jika imbalan yang akan diteriman nya sesuai dan memuaskan.


Kini dirinya memutuskan untuk masuk kesalah satu butik yang ia temui disana hanya untuk mengecoh seorang penguntit itu. Athena bahkan disambut ramah oleh pegawai butik tersebut.


ckckck.. Aku harus berpura-pura membeli sesuatu disini, menyebalkan. Batin Athena.


" Ini adalah gaun dengan edisi terbaru nona, kami baru saja meluncurkan nya dan aku lihat gaun ini sangat-sangat cocok untuk anda " ucap seorang lelaki yang lemah gemulai. Athena hanya mendengarkan sesekali maniknya menangkap pergerakan seseorang di di luar sana melalui jendela.


" Ya aku ambil yang ini " ucap Athena tanpa sadar dan lelaki itu tersenyum bahagia lalu menyuruh pegawai lainnya untuk membungkus pesanan Athena.


Athena terkejut saat melihat jika lelaki itu hendak membidik kearah dirinya dengan menggunakan senjata berjenis revolver berukuran kecil agar tak terlihat.


DORRR


PRANGGG


tepat pada saat itu Athena menghindar hingga peluru nyasar itu melubangi kaca butik tersebut dan mengenai patung orang-orangan.


semua orang terkejut dan bahkan berteriak kencang, Athena memegang dadanya yang terasa berdebar-debar tak karuan, lelaki itu masih berada di sana tapi posisinya kini lebih dekat dengan Athena.


" sialan kau !! " geram Athena lalu ia beranjak dan sedikit berlari dari kerumunan orang-orang dan ia keluar dari pintu samping tanpa diketahui. Athena bisa melihat jika orang itu seperti sedang mencari targetnya.

__ADS_1


BUGHHHHHH


AGHHH


Athena tiba-tiba datang dan menerjang punggung lelaki itu dari arah belakang hingga tersungkur dan senjata yang digenggam nya terlepas begitu saja.


DUAKKK


AGHHH


" Berani sekali kau mengusikku sialan ! " marah Athena dan lelaki itu langsung menoleh kearah Athena dengan mata melotot lebar.


DUAKKK


BUGHHHHHH


Athena tak memberikan jeda pada setiap pukulannya hingga orang itu tak sempat melawan karena Athena menyerangnya dengan membabi buta.


" lepaskan... Kau.. gadis gila !! " pekiknya saat Athena menginjak benda keramat orang itu dengan tekanan yang kuat hingga korbannya merintih dan mengerang secara bersamaan.


" siapa yang menyuruhmu !! " ucap Athena tanpa basa-basi dengan menambah tekanan pada bagian keramat milik si lelaki. " katakan atau kau akan lebih merasakan sakit dari ini " gertak Athena tapi lelaki itu hanya tersenyum mengejek seperti tak menyangka akan digertak oleh gadis muda seperti Athena.


SRETTTT


AGHHH


" sudah ku katakan aku tak suka berbasa-basi " ucap Athena tanpa ekspresi saat ia telah menyayat pipi orang itu hingga darah mengucur dari setiap garis lukanya.


Nafas lelaki itu terlihat tersengal dan naik turun, tangannya bergetar hebat saat mendapatkan aksi tersebut dari Athena.


SRETTTT


" AGHHH.. sa..sakit. Baik " ucapnya dengan tersengal " seorang wanita, itu saja yang aku tau." ucapnya seperti orang yang telah pasrah akan hidupnya.


" wanita ? " ulang Athena dan lelaki itu mengangguk membenarkan " siapa ? bagaimana ciri-ciri nya ? " tanya Athena tak sabaran.


" putih,cantik, tinggi dengan rambut sebahu. " ucap lelaki itu cepat dan Athena memicingkan matanya seketika. Lalu detik kemudian Athena mengangguk dan tersenyum menyeringai.


DORRR !!


" Good bye "

__ADS_1


__ADS_2