King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
Season 3 ~ Mereka Generasi ketiga yang tak tersentuh.


__ADS_3

Hening!


Semua begitu hening kala ucapan rendah yang keluar dari bibir Elmer menyapa gendang telinga mereka. Sosok Elmer lebih mendominasi daripada dengan Ezio yang terlihat jauh lebih ramah.


Manik birunya menatap secara lekat seolah ingin mengikuti siapa saja yang tertangkap dari pandangannya. Elmer tersenyum saat semua orang justru terdiam.


" Nenek lanjutkan saja! '' ucap Elmer lagi dan Valera mengangguk tanda mengerti. Kini tatapannya tertuju pada gadis berambut panjang dengan wajah cantik bersih yang memakai sebuah gaun malam berwarna merah, lekukan tubuhnya tercetak jelas dan sangat indah. Serena gadis itu menatap Valera dengan senyum tipis diwajahnya.


" Lihatlah gadis cantik itu! Walaupun dia bukan cucuku namun aku sudah menganggapnya sebagai cucu Perempuanku. didalam darahnya mengalir darah kami para mafia. Itu artinya dia juga keturunan king karena ayahnya salah satu jajaran ku! Serena menempati urutan pertama sebagai nona di generasi ketiga karena dia terlahir lebih dulu sebelum Ezio dan Elmer serta lainnya. " ucap Valera sedikit menjelaskan tentang siapa Serena Bruno. Semua orang mengangguk samar dan menatap wajah Serena begitu lekat.


Aura gadis itu benar-benar sulit untuk mereka tebak bahkan mereka tak menyangka jika di dalam lingkungan king justru tumbuh seorang gadis rupawan yang hidup di dunia kejam ini. Serena tersenyum tipis dan sedikit menunduk dengan sopan.


" Lalu gadis itu! '' ucap Valera seraya melirik seorang gadis yang mengenakan gaun hingga bahunya terbuka dan rambutnya yang di ikat satu dengan tatapan datar tiada arti sedang tersenyum tipis menimpali perkataan Valera. " Larissa Dutton! " ucap Valera hingga lagi-lagi riuh para tamu memenuhi acara itu.


Dutton? bahkan mereka mengenali siapa keluarga yang memakai marga itu. Seorang lelaki berkuasa yang menggenggam wilayah timur tengah hingga menyisir ke negara Persia dan sekitarnya. " Dia juga cucu perempuan ku! putri dari anak lelaki ku Kenneth. " ucap Valera lagi mengenalkan Larissa kepada para mafia yang berada dibawah naungan king.


Walaupun mereka belum mengenal para keturunan king namun dilihat dari aura dan pembawaan nya benar-benar memancarkan aura kepemimpinan yang tinggi. Dingin tak tersentuh itulah yang mereka nilai dari sosok Larissa Dutton yang tidak tersenyum sama sekali berbeda dengan Serena yang terlihat masih bisa berinteraksi dengan para tamu undangan yang hadir.

__ADS_1


" Sedangkan pemuda ini! '' ucap Valera berjalan perlahan dan berhenti di kursi yang diduduki seorang lelaki berambut rapi dengan aroma coklat yang menenangkan sedang tersenyum dengan tipis. " Dia Florian Dutton! putra dari Samuel dan Myra. Dia juga merupakan cucu lelaki ku! Bagaimana bukan kah dia menggemaskan ? '' kekeh Valera menatap para tamu yang hanya diam tak menjawab.


Mereka terlalu sibuk memandang wajah Florian dengan begitu lekat. Putra Samuel? seorang casanova pada saat usia Samuel masih muda dan kini lelaki itu telah memilki seorang putra berparas tampan. Tatapan nya menusuk seperti tombak yang siap menjerat para korban nya Florian terkekeh dengan kaki yang bertumpu layaknya seorang tuan muda berkuasa.


" Lalu apa kalian tau siapa ini? '' ucap Valera seraya merangkul bahu seorang gadis yang memakai gaun dengan tali tipis yang melingkar di leher jenjangnya. Gaun berwarna kuning itu sangat manis dikenakan oleh seorang Aria Banonza. " Dia putri dari Aisley dan Daniel. Aria Banonza! seorang gadis yang menguasai berbagai senjata api lainnya. Apa kalian ingat siapa yang meledakkan sebuah kapal selam pengangkut emas batangan yang pada saat itu melintasi perairan Afrika. ? " tanya Valera tenang dan mereka mulai menyimak dan mengingat kejadian tragis yang menimpa kelompok mafia yang berasal dari Afrika itu. Bahkan sang pemimpin dinyatakan tewas dalam insiden peledakan yang terjadi begitu saja. " Dialah orangnya. Aria Banonza! " ucap lantang Valera hingga lagi-lagi mereka semua terkejut dengan kenyataan ini.


Para keturunan king yang tersembunyi justru mengguncang dunia bawah tanah dengan aksi nya masing-masing padahal mereka masih berusia muda.


" Lalu siapa gadis itu Lady? " ucap seorang lelaki yang menunjuk kearah Dyora yang sedari tadi duduk dengan tenang. Valera sontak melirik dan menatap Dyora dengan senyum lembut.


" Dyora Blossom! dia cucu Perempuanku yang sangat manis. Tidak ada catatan sejarah tentang nya namun Dyora gadis yang selama ini disembunyikan oleh kami karena kepentingan pribadi! Agar tak tersentuh oleh pihak tak bertanggung jawab. Namun disini aku memperkenalkan nya pada kalian agar suatu saat nanti kalian dapat mengenalnya " ucap Valera tegas dan mereka diam saja dan mengangguk samar. Tentu saja identitas mereka harus disembunyikan hingga batas waktu yang sudah ditentukan.


" Evander Troy! dia putra dari Maxim dan juga Isabella. Dijuluki si mata dewa karena penglihatannya yang tajam seperti ayahnya. Ingat dengan tewasnya para senior di markas besar aparat di Rusia ? '' kekeh Valera dan semua orang mengangguk karena sangat mengingat bagaimana kejadian tragis yang menewaskan orang-orang berpengaruh di Rusia bahkan sistem pemerintahan saat itu menjadi kacau hampir tiga bulan lamanya. " Dia orang yang telah membunuh para manusia tak tau diri. Harusnya kalian semua merasa senang karena tak ada lagi manusia-manusia yang serakah dan haus akan kekuasaan.'' tajam Valera melirik datar para tamu mafianya hingga mereka merasa kikuk dan mengusap tengkuknya yang sedikit meremang.


" Lalu apa kalian tau siapa ini? '' tanya Valera lagi menatap wajah Aslan yang datar tanpa ekspresi. Setelan pemuda itu kali ini sungguh membuat para gadis remaja terpesona. Kemeja putihnya yang dibuka dan menampilkan dada bidang yang mulai ditumbuhi rambut halus membuat penampilan Aslan sangat mempesona di usia remaja nya. " Dia si jenius Aslan. Putra tunggal dari Alexandrea seorang peretas terbaik yang kami miliki. Aku sungguh bangga dengan kelihaian Aslan dalam memainkan komputer di usia dini membuat sosok nya semakin matang.


" Terimakasih atas pujiannya nenek '' ucap Aslan singkat dan valera mengangguk lalu terkekeh.

__ADS_1


" Sepertinya ada yang terlewat '' ucap Valera seraya menyisir pandangannya segala arah. " Dimana si kembar? " tanya Valera pada Aslan.


" Aku tak tau bahkan aku tak melihat keduanya sedari tadi '' ucap Aslan menimpali membuat Valera mengerutkan dahinya pelan. Maniknya lalu menatap kearah Gabriel yang hanya duduk dengan wajah datar namun maniknnya memancarkan aura kesedihan.


semua orang justru bertepuk tangan saat Valera terdiam menatap kearah Gabriel yang selalu saja terlihat murung dibalik wajah datar dan tegasnya. Bahkan Zizi terlihat duduk mendampingi sang putra sulung seraya menepuk bahu kekar putranya lembut.


" Tak menyangka jika kami yang berada disini dapat melihat wajah para generasi ketiga Lady. Namun aku harap kita dapat bekerja sama dalam segala urusan untuk kesejahteraan king! '' ucap seorang lelaki dewasa.


" Tentu saja! '' ucap Elmer menimpali dengan seringainya yang mematikan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai para pembaca setia novel owee maaf yah karena jadwal up belum terlalu normal dikarenakan owe sedang sibuk. Mohon pengertiannya dan tetap dukung o


novel owe dengan cara like dan komen karena ini novel ikut kontrak dan owe akan terus mempertahankan level hingga terus naik disertai dukungan kalian. ❤️❤️


Kalau ada salah ketik dalam penulisan nya mohon dikoreksi nanti owe revisi lagi tnQ

__ADS_1


( Revisi done yah guys ternyata banyak sekali kata-kata yang kurang. Heheh maaf mumpung mata belum ngantuk nyempetin untuk revisi ? )


__ADS_2