King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* up pagi.


__ADS_3

Ezio berenang dengan gesit saat manik hazel nya menangkap siluet tubuh sang adik yang masih terikat dengan bergerak mundur hingga Ezio kesulitan meraih tubuh sang adik.


Nafas lelaki itu mulai tersengal dan penuh dengan air laut, namun sebisa mungkin lelaki bermanik hazel itu bertahan demi menyelamatkan orang yang disayang nya.


Bertahanlah Dyora. Batin Ezio


Gerakan Ezio berenang di lautan yang dalam memang tak bisa diremehkan begitu saja, sedari kecil lelaki itu terus berlatih dan berlatih hingga tubuh nya mampu.


Dyora berhasil diraih oleh Ezio hingga lelaki itu dengan cepat naik kepermukaan karena pasokan udara mulai menipis, dadanya mulai sakit dan berdebar kencang.


Blup!


" Hah.. Hahh... " Ezio lelaki itu meraup oksigen sebanyak-banyak nya dengan pandangan yang mulai berkunang. Berkali-kali lelaki itu terlihat menggelengkan kepalanya. " Dyora " panggil Ezio saat melihat wajah dan tubuh sang adik yang pucat.

__ADS_1


Ezio melihat sebuah helikopter yang mulai mendekat, senyum nya terbit saat mengenali siapa yang mengendalikan burung besi itu. Serena! Gadis itu nekat keluar dari Gold mansion karena ingin membantu para saudaranya.


" Ezio!! Bertahan lah! " teriak serena lantang saat burung besi itu mulai mendekat. Ezio hanya terdiam dan menatap seseorang yang ikut dengan serena.


" Tangkap! " teriak lelaki itu yang tak lain Ex keturunan Oglo dan wang. Ezio dengan cepat meriah sebuah tali khusus yang ia ikat dengan hati-hati ke tubuh Dyora yang mulai mendingin. Ex terlihat bersiaga saat hendak menarik tubuh cucu kesayangan sang Lady king.


" Tarik dan hati-hati! " teriak Ezio yang diangguki oleh kekasih dari serena. Ex dengan cepat menarik tali itu yang dikendalikan oleh serena hingga Ex kembali menjatuhkan sebuah tali lainnya.


Ezio yang melihat itu segera memasangkan ke tubuh nya hingga terikat sempurna. Serena yang melihat itu segera menarik kendali lainnya dengan cepat.


Ezio dan Ex memberikan pertolongan pertama dengan alat seadanya untuk memulihkan denyut nadi Dyora hingga normal. Serena hanya bisa berdoa di dalam hati karena ia baru saja mendapatkan kabar yang sangat mengejutkan.


" Xinza? Dimana dia ? " ucap Ezio tiba-tiba teringat dengan lelaki keturunan Oglo itu.

__ADS_1


" Aku yang menyuruh Xinza untuk menolong Elmer.. Maaf zio kau harus mendapatkan kabar buruk " sendu Serena hingga lelaki bermanik Hazel itu mengerutkan dahinya pelan.


" Sesuatu tejadi? " ucap Ezio dengan lirih dan perasaan berdebar nya serena hanya mengangguk kecil sebagai tanda jawaban. " Katakan? " pinta Ezio penasaran. Serena menaikkan pandangan nya dengan tangan yang memegang alat kendali dari burung besi itu.


" Paman George tewas " ucap Serena hingga membuat tubuh Ezio terhenti. " Dia terbunuh " lanjut Serena lagi hingga Ezio terdiam menatap wajah Dyora yang masih terpejam.


" Siapa kali ini? " tanya Ezio dengan datar.


" Lambang kalajengking! Aku sudah meminta pada paman Edgar untuk menyelidikinya.. Mereka benar-benar tak bisa di maafkan! " geram Serena hingga usapan lembut di bahunya membuat wanita cantik itu menoleh.


" Kendalikan amarah mu sayang " ucap Ex tersenyum dan serena hanya mengangguk.


" Lalu ibuku? " ucap Ezio yang teringat akan keberadaan Athena.

__ADS_1


" serahkan semua itu pada Flo dan Evan! " ucap Serena lagi dan Ezio kali ini hanya mengangguk. Kabar mengejutkan ini cukup membuat dirinya terguncang, bagaimana dengan Elmer lalu bagaimana dengan Dyora?


__ADS_2