
BUGHHHH
BUGHHHH
pukulan demi pukulan dilayangkan oleh seorang lelaki muda berkulit putih. Rambutnya yang tersusun rapi dengan keringat yang membasahi wajahnya membuat pesona lelaki yang memiliki keturunan darah Asia itu semakin mempesona.
BUGHHHH
" Tuan muda hentikan! Sudah cukup latihan nya sampai disini.. Lihatlah anda terlalu memforsir tenaga '' ucap seorang lelaki mencoba menghentikan seorang anak lelaki.
Lelaki muda itu tampak tersengal dengan nafas yang naik turun tak beraturan. Lelaki yang menjadi pelatih nya itu segera memberikan sebotol air mineral dengan cepat.
" Istirahat lah kita bisa berlatih esok hari lagi " ucap lelaki berkulit kecoklatan.
" Ya terimakasih paman. Aku merasa otot-otot tubuh ku mulai terbentuk dengan sempurna. '' ucap anak lelaki itu tersenyum manis.
" Ya kau benar tuan muda '' ucap pelatih itu dengan senyum berbinar. " Itu artinya anda begitu kuat berlatih. '' kekeh lelaki itu lagi.
" Ya tentu saja aku harus memperhatikan tubuh ku agar lebih sempurna lagi. Aku tak ingin menjadi lelaki kurus dan dekil serta hmmm tidak mempesona '' ucapnya penuh percaya diri hingga mulut pelatih itu terkatup saat tuan mudanya selalu membicarakan tentang keelokan. " Baiklah jika begitu aku harus pulang paman. Sampai jumpa besok '' ucap lelaki yang disebut tuan muda oleh si pelatih.
" Jika begitu hati-hati dijalan '' ucap si pelatih seraya membungkuk hormat pada lelaki yang usianya jauh lebih mudah.
" Ckck Aku melihat kau selalu mengutamakan dia dari pada anak didik mu yang lain Gerry '' ucap seseorang yang tak lain adalah seorang pelatih baru yang direkomendasikan oleh Asnee yang berasa dari Thailand.
" Lalu apa masalah mu ? '' tanya Gerry lagi.
" Kau tidak profesional Gerry! Kau bersikap tidak netral pada semua anak didik mu. " cibir pelatih baru itu dan Gerry tersenyum tipis.
" Jika begitu anda sungguh menjadi pengamat yang baik '' ucap Gerry tenang dan si pelatih baru itu hanya diam menatap lelaki yang di panggil tuan muda sedang berbincang dengan seseorang disana.
" Ckck dia terlihat anak yang angkuh. '' ucap si pelatih baru lagi.
__ADS_1
" Siapa yang sedang kau bicarakan paman? " ucap seorang anak lelaki yang berusia belasan tahun datang dengan seorang wanita cantik. Sontak Gerry dan pelatih baru itu terkejut karena suara tiba-tiba itu.
" Nona Serena. tuan muda Aslan " ucap Gerry sopan terlihat menunduk tanda menghormati. Serena tersenyum tipis begitu pun lelaki yang di panggil Aslan. Mereka melirik kearah si pelatih baru. " Apa nona dan tuan mencari tuan muda Florian ? " tebak Gerry dan sontak keduanya mengangguk serempak.
" Apa dia sudah pulang? " tanya Aslan lagi.
" Ya tuan muda Florian baru saja pergi '' ucap Gerry lagi. Lalu Aslan melirik ke arah pelatih baru. Matanya yang tajam menatap lelaki itu dari atas hingga bawah seperti ingin menerkam nya begitu saja.
" Kau hanya seorang pelatih yang di tugas untuk melatih anak-anak disini bukan untuk berbincang layak nya seorang wanita. Nenek ku membayar mu tidak untuk membicarakan orang lain sampai sini kau paham ? " ucap Aslan tajam penuh penekanan. Lelaki itu diam saja tak menjawab namun saat Gerry menyenggol lengan nya si pelatih itu mengangguk cepat.
" Sudah lah Aslan ayo kita pergi. " ucap Serena menepuk lembut bahu Aslan. " Kau tidak lupa kam kita akan kemana. Mungkin saja Florian sudah menuju kesana '' ucap Serena lagi dan Aslan mengangguk lalu keduanya pergi begitu saja meninggalkan keheningan yang ada. Gerry menghembuskan nafasnya lega maniknya menatap tajam teman disisi nya itu.
" Aku ucapkan selamat untuk mu karena kau berhasil selamat dari cengkraman mereka terutama tuan muda Aslan. Ingat jangan pernah menyinggung para keturunan king jika hidup mu ingin selamat. Lebih baik kerjakan pekerjaan mu dengan baik saja '' ucap Gerry dengan tegas dan berlalu pergi dengan perasaan marah. Namun tanpa mereka sadari Florian masih berada disana dan mendengar semuanya dengan jelas setelah itu dia pun ikut pergi dengan cepat.
Gold Mansion.
Dyora gadis berambut coklat susu itu baru saja tersadar dari tidurnya. Manik birunya menatap sekeliling dimana Ellara dan Ornaf berada disana mereka tersenyum lembut saat melihat Dyora yang seperti orang linglung.
" Hai " ucap Ellara lagi.
" Nenek " ucap Dyora lagi dan Valera tersenyum lalu mengelus Surai cucu perempuannya itu. " Nenek dimana orang itu ? " tanya Dyora lagi dan Valera mengeryitkan dahinya bingung. " seseorang telah membekap ku hingga tak sadarkan diri saat aku berada di dapur untuk mengambil buah sebagai cemilan malam. Namun..
" sudah tidak apa-apa Dyora. Sekarang tidak ada lagi " ucap Valera tersenyum lembut.
" Tapi nenek mengapa orang itu melakukan nya? Jangan bilang disini ada seorang mata-mata atau lainnya " pekik Dyora dengan manik terbelalak lebar dan valera diam saja namun tak lama pintu kembali terbuka. " Kak Zi! " ucap Dyora sedang dan Ezio tersenyum lalu duduk disisi ranjang yang berukuran besar.
" Kau lama sekali tertidur gadis nakal! Kau membuat semua orang cemas. " ucap Ezio lagi.
" Maaf " cicit Dyora yang memeluk tubuh Valera yang selalu harum setiap saat.
" sudahlah sekarang kau sudah sadar jadi lebih baik kau beristirahat nanti nenek akan meminta pelayan untuk membawakan mu makanan kesini. " ucap Valera lagi dan Dyora mengangguk menurut. Mereka akhinya pergi meninggalkan Dyora yang kembali berbaring seraya memejamkan matanya. Gadis itu selalu bersikap baik-baik saja dalam keadaan apapun.
__ADS_1
Sedangkan di lantai dua terdengar suara orang-orang yang sedang berbincang serta tawa renyah para anak muda. Valera yang melihat nya hanya menggeleng kepalanya saja melihat para putra dan putri jajaran nya saling melempar sebuah candaan tak biasa.
" Florian lama tak berjumpa kau sekarang tumbuh sangat tinggi seperti ayahmu Samuel. '' ucap Valera yang menangkap kehadiran putra dari pasangan Samuel dan Myra.
" Nenek aku merindukan mu " ucap Florian yang beranjak dan langsung memeluk Valera dengan erat. Valera terkekeh dan mengusap lembut pipi lelaki berkulit putih itu. " Setelah aku mendengar keadaan Dyora aku langsung datang kesini setelah selesai melakukan pelatihan. Lalu bagaimana dengan keadaannya? '' tanya Florian lagi.
" Dia baik-baik saja Flo. Tidak perlu cemas '' ucap Valera dan Florian hanya mengangguk saja.
" Lalu dimana ayah dan ibumu? '' tanya valera lagi.
" Mereka masih di China nenek. Karena kakek harus melakukan pengobatan rawat jalan " ucap Florian lagi. Ya setelah Myra menikah dengan Samuel ayahnya sempat sehat dan kondisinya semakin baik namun saat Florian berumur tiga tahun ayah dari Myra mengalami komplikasi dengan jantungnya dan hal itu membuat ibu dan ayahnya harus memilih China sebagai tempat pengobatan untuk sang kakek.
Namun tiba-tiba ponsel milik seseorang berdering aneh seperti memberi sebuah peringatan semua orang menoleh pada gadis yang duduk disamping Malvin.
" Elmer diserang! '' pekik Serena terkejut bukan main begitu pun dengan semua orang.
" Lacak keberadaanya! " pinta valera dengan tegas.
" Menuju laut barat! " ucap Serena dengan mantap.
" iya oke. come on guys. Aku sudah lama tak mencongkel mata seseorang '' ucap Florian antusias.
" Tetap tenang dan jangan terpecah belah. Aslan kau tetap disini dan jangan kemana-mana sampai ayah mu sampai dan tolong kau pantau sinyal milik Elmer dalam laptop milik mu. Apa kau mengerti ? '' tegas Malvin dan Aslan mengangguk mantap dan mulai membuka laptop nya dengan menghubungkan sinyal milik Elmer segera.
" Baiklah Florian ayo ikuti aku. Kalian tidak bisa berpergian tanpa orang dewasa '' ucap Malvin dan Florian mengangguk begitupun dengan Serena.
" Aku akan ikut! " ucap tiba-tiba Ezio yang datang dan turut bergabung setelah selesai dirinya berbincang dengan seseorang. Malvin mengangguk tegas dan mereka mulai pergi menuju lokasi dimana Elmer kini.
Valera menatap Aslan yang sibuk memainkan sebuah laptop dengan titik-titik rumit yang terlihat bergerak secara bergelombang. Valera menyipitkan maniknya kala Aslan dengan santai memantau pergerakan yang ada dengan sepotong kue di tangan kanan nya. Valera memijat pelipisnya pelan melihat kelakuan putra dari Alexandrea itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Ini bonus malam yah guys. Karena owe suka dengan semua komentar kalian ❤️ serta like nya. TnQ ❤️❤️
jangan lupa Like dan Komen