
Di sisi lain keberadaan Florian.
Flo pemuda itu tiba-tiba saja mendapatkan serangan tak terduga saat akan memantau ladang peternakan yang merupakan salah satu bisnis legal nya di luar kota.
Namun saat dalam perjalanan mobil yang ditumpanginya mendapatkan beberapa kali tembakkan beruntun. Beruntung mobil milik Flo memiliki fitur anti peluru dan anti panas, namun tetap saja Florian merasa waspada akan semua hal yang terjadi.
" Tuan muda! Apa kau yakin ? " ucap sang supir pada Florian seperti meminta persetujuan.
" Ya lakukan saja! Bawa mereka menjauh dari peternakan. Aku yakin mereka akan mengikuti kita! " ucap Florian tegas dan sang supir mengangguk penuh arti.
Florian menatap sekilas kearah belakang dimana maniknya melihat sekumpulan pemotor trail yang mengikuti nya dengan kecepatan kencang.
Bahkan sebelum ini mobil Florian sudah diberondong oleh para peluru musuh hingga body mobil mewah itu tergores parah dibuatnya.
DODODOR!
PRANGGG
" Jangan lengah! terus kendalikan mobil ini dengan baik menuju perbukitan! Aku akan mengurus mereka! '' ucap Florian dengan tegas hingga sang supir hanya mengangguk dan melakukan pekerjaan nya dengan baik.
Florian pemuda itu dengan segera mengambil sebuah senjata berjenis revolver kedap suara untuk melumpuhkan lawan nya.
DODODOR!
BRUKKK
kedua pemotor trail jatuh begitu saja saat Florian mulai menyerang melalui lubang khusus di body mobilnya. Florian terlihat fokus tak ingin terkecoh maupun melesat, hanya dirinya dan juga sang supir tanpa pengawalan ketat.
" Tuan muda hati-hati mereka sangat berbahaya dan terlihat mengincar kita '' ucap sang supir tegang dengan wajah pucat seraya tetap fokus mengendalikan laju mobil nya menuju perbukitan setempat.
DODODOR
PRANGGG
" Sial! mereka merusak mobil ku! " ucap Florian geram dan tiba-tiba.
CKITTTT
krekkk
__ADS_1
" Apa yang terjadi? " tanya Florian saat laju mobil nya tak seimbang dan oleng begitu saja. Sang supir panik karena tiba-tiba rem mobil yang mereka gunakan seperti kehilangan kendali dengan rem yang tak bisa berfungsi baik. "
'' rem blong! " pekik sang supir panik
" oh ****!! " umpat Florian memaki dengan wajah kesal hingga sinyal dalam fitur canggih di mobil miliknya berkedip secara otomatis. " oh gila! Aslan pasti sudah menerima sinyal darurat milikku! '' keluh Florian lagi.
DODODODOR!
NGENG!
para pemotor itu seperti memblokir jalan yang dikendalikan oleh sang supir dimana mereka berada di sisi kanan dan kiri sehingga kesulitan untuk bergerak lebih cepat ditambah jalanan yang menanjak.
" Minggir! biar aku yang kendalikan! kau tembak mereka " ujar Florian tenang namun sang supir terlihat ragu dibuatnya " tenang saja! aku tak akan membiarkan mu mati! Lalu apa yang akan ku katakan pada keluargamu nanti jika sampai ayahnya tewas saat sedang bersama ku! fast! " ucap Florian dengan tegas dan sang supir akhirnya mengangguk ragu.
Mereka berdua bertukar posisi dimana keadaan mobil tak memungkinkan dimana sisi kiri jalanan adalah jurang yang terjal. Florian lelaki muda itu terus menerus menekan pedal gas nya tanpa memperdulikan jika kendaraan roda empat itu mulai tak seimbang dan kemungkinan akan terjadi sesuatu yang mengerikan.
BRAKKKK
DODODOR!
DODODODOR !!
BRAKKKK
BRAKKKK
PRANGGG
pecahan kaca terjadi begitu saja membuat Florian dan sang supir terkejut bukan main. Mereka terkejut saat para pemotor itu membawa sebuah tongkat besi untuk menyerang mobil mimik Florian.
DODODOR!
" merunduk! " pekik Florian lagi hingga si supir menunduk dan berlindung begitu saja. Florian memaki dan mengumpat kasar saat keadaan mulai mendesak dimana supir itu tidak memiliki kemampuan khusus selain penembak amatiran. " Tak ada pilihan! kenakan sabuk pengaman! " ucap Florian lagi dengan dada bergemuruh hebat.
" Tuan anda..
" cepat! tak ada waktu! " sentak Florian lagi marah hingga.
SWINGGG
__ADS_1
mobil itu terjun bebas dengan kecepatan tinggi membuat para pemotor trail terkejut dan tak menyangka dengan kejadian hal ini. Mereka melihat bagaimana ganas nya mobil sang target yang jatuh bergulung-gulung dibawah sana.
" misi done! tuan muda itu rupanya mengakhiri permainan ini! Aku harap dia mati! " ucap seseorang yang melihat tajam kearah bawah dimana buruan nya tak terlihat lagi di pandangan. " Tinggalkan tempat ini! " ucap orang itu lagi.
Sedangkan di sisi lain anak buah king yang dikirim oleh Aslan kehilangan jejak Florian, mereka berusaha untuk menyusuri peternakan sekitar dengan cara berpencar namun nihil tidak ada jejak maupun tanda pertempuran.
" Bagaimana ini? kita kehilangan jejak nya! " ucap salah satu dari mereka dengan wajah panik.
" atau mungkin tuan muda Florian memiliki rencana lain sehingga kita tak bisa menemukan nya? " tebak salah satu dari mereka hingga tiba-tiba deru baling-baling helikopter terbang dengan ketinggian rendah dimana angin kencang mulai terasa hingga membuat anak buah king yang berada dibawah sana berlindung.
kedatangan Ezio, Aslan dan Brandon membuat anak buah king segera mendekat. Mereka tampak gugup dibuatnya terlebih Ezio yang datang dengan senjata lengkap nya.
" Kehilangan jejak? '' ucap tiba-tiba Ezio dengan wajah datar menatap para anak buah king yang dikirim oleh Aslan.
" Maafkan kami tuan muda.'' ucap salah satu dari mereka dengan rasa penuh bersalah.
" Aslan apa kau tak menemukan sesuatu? '' tanya Ezio lagi dan Aslan hanya menggeleng lemah.
" sepertinya sinyal itu terhenti paksa '' ucap Aslan lirih membuat Ezio mengerutkan dahinya pelan " aku tak yakin. Namun lebih baik susuri tempat ini sekarang juga! Aku yakin kita masih bisa mencari tanda kemana Florian pergi '' imbuh Aslan dan di anggukki oleh Ezio dan Brandon.
Sedangkan di sisi lain Florian mati-matian membuka pintu mobil yang tiba-tiba saja macet tak berfungsi ditambah lelaki paruh baya yang bertugas menjadi supir itu tak sadarkan diri dengan wajah bersimbah darah
DUAKKK
DUAKKK
" aghh sial! " umpat Florian kesal dengan menendang pintu mobil di samping kirinya kuat. Namun nihil pintu itu terkunci rapat tak bisa terbuka dengan kaca anti pecah yang sudah di modifikasi. Namun tiba-tiba
PRANGGG
AGHHH
Florian menggeram saat serpihan kaca justru melukai wajah dan area leher serta lengan nya. Florian pemuda itu mengeryit merasakan rasa sakit yang mulai menjalar.
KLEKKK
" ohh ada orang disini! " ucap tiba-tiba suara seorang wanita hingga membuat Florian membuka matanya perlahan. " Dia masih hidup! " imbuh wanita itu lagi hingga Florian merasa nafasnya tercekat dan sedikit sesak nafas, kepalanya berdenyut dan sakit akibat hantaman kuat serta serpihan kaca yang menancap di pinggir telinganya.
Florian merasa tubuhnya diseret oleh seseorang dan dibaringkan begitu saja di rerumputan liar yang tajam hingga tubuhnya terasa sakit karena tusukan duri yang tumbuh disana.
__ADS_1
Sial! tidak boleh! ini tidak boleh terjadi! Batin Florian.