King ( KSRM Season 2 )

King ( KSRM Season 2 )
* Up 8


__ADS_3

Disebuah ruangan khusus milik Valera di gold mansion.


BRAKKKK


George marah dan langsung menggebrak meja secara kasar dihadapan Valera dan juga Remigio yang kini sedang melihat sebuah layar monitor dengan satelit king yang menyusuri sepanjang jalanan yang mereka lalui saat upacara pemakaman Ramius Harson.


Valera menatap tenang tayangan di hadapannya. Hatinya tergelitik seolah tertarik dengan sosok lelaki itu bahkan hasil pencarian nya selama beberapa bulan terakhir ini nihil. Lelaki itu sangat cerdik dan sungguh licin bahkan seluruh cctv yang terpantau oleh satelit king tidak menunjukkan tanda-tanda kemunculan lelaki itu. Bahkan sebuah buket bunga kematian sudah berada di tempat itu.


" Lelaki itu benar-benar tak bisa diremehkan. " geram George lagi.


" Lupakan saja orang itu George. Untuk saat ini fokus lah pada Athena dan bayinya. Aku tidak bisa berbuat lebih banyak lagi selain melihat kau dan athena baik-baik saja " ucap Valera pelan dan George melirik kearah ibunya itu.


" Jadi kau membiarkan lelaki itu begitu saja mom? Apa kau lupa jika dia telah menyentuh istriku! Bahkan meninggalkan jejak yang sedang tumbuh saat ini! " dingin George dan Valera memejamkan matanya seketika. Sulit? Tentu saja sulit walaupun George berkata akan menerima bayi itu tapi dalam hati terkecil nya George tak bisa sepenuhnya menerima kenyataan dan takdir yang sudah digariskan. " Maaf mom aku tidak bisa! Aku ingin sekali menghajarnya dan membunuhnya dengan cara ku sendiri " tegas George lagi " Bahkan jika bisa rasanya aku ingin sekali membunuh jejak itu! " bengis George.


" GEORGE!! " lantang Valera berteriak dengan mata yang melotot tajam. " Kau bisa membunuh lelaki itu tapi tidak dengan bayi nya!! " teriak Valera lagi marah. " Walau bagaimana pun didalam darahnya masih mengalir darah ku! Itu artinya dia juga masih keturunan ku! " pekik Valera dengan nafas menderunya. George menatap tajam dan mengepalkan tangannya erat. " Pergi dari sini! " usir valera kepada George dan lelaki bermanik biru dengan cepat keluar dari ruangan itu dengan hati yang marah. Valera memalingkan wajahnya kearah lain dengan nafas yang tersengal.


" Aku rasa hidup anak itu akan sulit sweatheart. Mengingat Athena yang tidak menginginkan bayinya terlebih George yang bukan ayah kandungnya. " ucap Remigio lagi.


" Aku tidak tega Remi! Walaupun aku bisa tapi aku tetap tidak mau. Bayi itu juga masih keturunan ku keturunan mu. Itu artinya darah kita pun masih mengalir didalam tubuhnya nanti. " ucap Valera lirih.


BRAKKKK


Valera dan Remigio terkejut saat mendengar suara pintu itu di dobrak dengan begitu keras. Valera dan Remigio menatap Athena yang berdiri dengan berlinang air mata.

__ADS_1


" Jadi mommy pun menginginkan bayi ini? begitu mom ? Tidak kah kau lihat jika gara-gara bayi ini aku menjalani hubungan yang begitu rumit dengan George.! " teriak Athena lagi. " Seharusnya aku telah membunuh nya sedari dulu! dan mommy tidak berhak untuk mengatur hidupku " teriak Athena marah.


PRANGGG


tangis Athena mereda saat melihat sang ibu yang melempar gelas kristal kelantai hingga pecah berserakan. Remigio dengan cepat menenangkan Valera dengan memberikan sebuah kode agar Valera tak hilang kendali. Namun rupanya Valera tak mau mendengarkan hingga kini Valera berdiri dihadapan Athena.


" Jika begitu gugurkan saja! Tapi ingat satu hal Athena. Penyesalan tidak akan datang dari awal. Kau akan menyesal di kemudian hari setelah kau berhasil melakukan nya. Sekarang silahkan kau lakukan sesuka hatimu. Gugurkan ? maka gugurkan saja " dingin Valera menatap tajam Athena


" Jangan gila! Tidak akan pernah terjadi " ucap Remigio akhinya bersuara menatap tajam Valera dan juga Athena. " Cukup jaga saja kandungan mu itu dengan baik Athena. Setelah itu biarkan Daddy dan mommy yang mengurus nya hingga dewasa atau bahkan hingga Daddy dan mommy tiada. Bukan kah itu mudah Athena ? " ucap Remigio tenang dan Athena hanya diam menatap dalam sang ayah. " Setelah semuanya selesai kau bisa bebas tanpa beban dari bayi itu. Bina lah hubungan yang baik dengan George setelah ini yakinkan dia jika kau juga ingin mengandung anak nya. Daddy bisa merasakan jika George pun ingin memiliki bayi yang terlahir dari benih nya " ucap Remigio lagi dan Athena semakin diam namun air matanya turun dengan deras. Dilema ? tentu saja dilema.


" Ini sudah takdir Athena tidak kah kau mengerti. " ucap Valera lagi " Jika memilih mommy pun tidak mau seperti ini " lanjut Valera lagi.


" Baiklah hanya sampai melahirkan saja bukan ? " ucap athena bersuara dengan pelan " Aku akan menjaga bayi ini dengan baik dan melahirkan nya dengan selamat " ucap Athena lalu beranjak pergi dari ruangan itu dengan langkah cepat nya. Valera hanya menghela nafasnya pelan dan terduduk di sofa empuk disamping Remigio.


" Biarkan saja, dia akan berpikir lagi setelah mendengar perkataan mu Sweatheart. " ucap Remigio lembut dan Valera hanya mengangguk saja tanpa mau menjawab perkataan Remigio.


Saat ini Athena dan George sama-sama sedang menatap satu sama lain. Pandangan mereka mendadak tajam dan dalam hingga manik biru itu berakhir pada perut Athena yang sudah membuncit.


Athena sedikit merasa risih kala tatapan George sedikit berbeda dari biasanya. Nafas George pun sedikit memburu hingga tanpa sengaja George menyenggol gelas berisi wine hingga pecah berserakan.


PRANGGG


" Apa yang kau lakukan! " pekik Athena marah kala melihat George menarik tangannya tiba-tiba. " Lepas! " pekik Athena lagi saat George tiba-tiba membawanya dari meja makan hingga ke lantai dua dengan langkah lebar nya. " Kak lepas kau menyakitiku! " sentak Athena lagi berusaha melepaskan cengkraman dari tangan George.

__ADS_1


BRUKKK


AGHHH


Erang Athena saat tubuhnya di dorong keras keranjang tidur milik mereka. Athena meringis kala merasakan nyeri di perut nya. George seakan tak perduli mendengar rintihan yang keluar dari bibir Athena.


" Ini semua gara-gara bajingan itu! " ucap George keras hingga mencengkram erat leher Athena. Dirinya seakan lepas kendali setelah kembali dari gold mansion dan kini perkataan Valera terngiang-ngiang ditelinganya. '' harusnya bayi ku yang ada di sini! '' sentak George dengan tatapan yang tajam menusuk. Athena tercekat dan berusaha untuk melepaskan cekikan dari tangan George. Athena seperti tak mengenali sosok yang lembut selama ini. George yang dirinya kenal seolah hilang begitu saja.


DUAKKK


Athena menggunakan kakinya untuk melawan George hingga mengenai kajantanan nya. George mengerang dan berangsur menjauh dari tubuh Athena.


" Kau ingin membunuhku! " pekik Athena marah dan George menatap dalam pada diri Athena yang sedang mengatur nafas nya yang tersengal. " Kau!! " berang athena.


George bangkit dan mendekat kearah athena namun Athena mundur dan tak ingin George menyentuhnya. George meruntuki dirinya yang hilang kendali. inilah dirinya George yang dulu seakan telah kembali.


" Sayang.. maaf " lirih George namun Athena menggeleng.


'' Menjauh dariku!! " teriak Athena lagi


'' Athena maaf sungguh aku tak sengaja '' sendu George.


BUGHHHH

__ADS_1


'' Kau sialan George! kau ingin membunuhku! '' ucap nya setelah memukul wajah George dengan keras hingga lelaki itu tersungkur tak hanya di situ. Athena sekali lagi memukul George meluapkan semua amarahnya dan George terlihat pasrah tak melawan. '' ada apa dengan dirimu kak? '' sendu Athena akhirnya melemah dan George segera mendekat dan memeluk tubuh Athena erat namun lagi-lagi Athena berontak " Aku pergi '' ucap Athena lagi dengan mengusap air matanya kasar.


" Tidak Athena! " pekik George namun Athena mengacuhkannya dan berlari kearah garasi dimana mobil nya berada sehingga George ikut berlari dan menyusul Athena hingga langkah Athena terhenti saat melihat siluet seseorang disana.


__ADS_2