Masa Lalu Sang Presdir

Masa Lalu Sang Presdir
Bisnis tumpangan


__ADS_3

"Zen, tahu nggak siapa perempuan tadi yang ada di tempat Bos Richard dan begitu dekat?" tanya Annet jadi meriang panas dingin uring-uringan.


"Aku nggak tahu Annet, di kira kamu tahu siapa dia? apa itu teman dekatnya dan calon istrinya barangkali?" jawab Zen biasa saja melihat Annet kesal di sampingnya.


"Aku tidak yakin dengan Richard kalau dia mulai berubah dan itu calon istrinya, aku begitu benci sama tuh cewek sombong banget ngomongnya! semua orang pernah begitu istimewa di dekat Richard, tak usah sombong memang dia saja yang pernah dekat sama Richard? apa istimewanya dia itu? huh!" Annet memperlihatkan kekesalannya.


"Kenapa kamu jadi marah? apa sudah hilang harapanmu kini?"


"Belum, aku masih penasaran ingin bertemu berdua sama Richard walaupun kapan itu waktunya, aku masih menyimpan rasa yang begitu besar walau Richard selalu bilang jangan main hati, tapi tak bisa di pungkiri aku malah jatuh hati sa dia." jawab Annet jujur membuat Zen terdiam.


"Annet, seberapa besar peluang mu untuk memenangkan hati Bos Richard? bukan aku mengecilkan hatimu, tapi kalau ada aku mau apalagi yang kamu inginkan kalau cuma kepuasan? aku bisa memberimu kepuasan! kamu punya penghasilan yang lebih dari penyanyi lain, begitu istimewa mungkin itu penghargaan kedekatan kamu sama Bos Richard." ujar Zen menatap wajah cantik Janeeta yang begitu menarik hatinya.


"Aku belum punya uang banyak Zen, itu tujuanku!"


"Apa yang kamu inginkan dengan uang itu selain kepuasan? aku bisa memberi semuanya."


"Aku ingin masa depan Zen!"


"Annet, aku mulai jatuh cinta sama kamu, berhentilah mengejar Richard aku akan beri kamu kepuasan dan masa depan kalau kamu mau."

__ADS_1


"Terima kasih banyak Bos Zen, tapi aku masih merasa penasaran sebelum hatiku yang mengatakan semua harus dihentikan baru aku akan menyerah, tapi selagi hatiku mengatakan ayo semangat lah! Aku akan berusaha dulu dan aku tetap akan meminta dukungan mu. Karena aku merasa Bos Zen adalah orang yang bersemangat memberi dukungan kepadaku, adi aku tak akan pernah lupa."


Zen diam dan merasa kalau semua ambisi Annet adalah ambisi liar yang tak terkendali. Sebenarnya itu sangat berbahaya karena melihat kekuatan Bos Richard yang begitu kuat, tapi Annet begitu kuat menginginkan semuanya."


Zen tak bisa berbuat apa-apa dan menghalangi Annet atas keinginannya hanya saja Zen lebih berhati-hati untuk dirinya sendiri sebenarnya Zen belum terlalu lama mengenal Annet dan belum begitu tahu karakternya mungkin Annet terlalu pintar, juga licik terutama dalam memanfaatkan dirinya untuk kepentingan yang begitu besar yang menurut Zen di luar jangkauannya.


"Sikap Bos Richard seperti tadi apa menurut pendapatmu Annet?"


"Aku tak melihat apapun karena aku tak mendapat kesempatan bicara karena adanya cewek sombong itu."


"Tapi aku melihat penolakan Annet."


"Annet aku punya banyak uang, aku hanya bicara padamu saja, manajer klab malam hanya profesi luar ku saja hanya untuk menjaring pelanggan setiaku, dan menutupi profesi asliku. Aku bisa di katakan Bos juga dan Hotel juga klab malam tempatku berbisnis, aku punya banyak uang kalau itu yang kamu inginkan aku berikan masa depan yang baik buatmu, tapi berhentilah mengejar Bos Richard! tetaplah bersamaku."


Annet sejenak tertegun, tak kelihatan sedikitpun kalau Zen adalah seorang mafia juga, orangnya kalem dengan postur tinggi tegap mirip orang Bali tidak terlalu putih dengan tatto di kedua pangkal lengannya.


"Aku bisa berpaling pada siapapun Bos Zen setiap ada kenyamanan dan keuntungan di situ. Aku tahu yang diinginkan semua laki-laki termasuk Bos Zen sendiri." Annet mulai mengerti apa yang di bicarakan Zen sepertinya dirinya tak sia-sia kenal dekat dengan Bos klab malam ini.


"Annet tadinya aku tak mau cerita semua rahasia ini, tapi karena kamu jujur dengan keinginanmu makanya aku tawarkan segala yang aku punya dan aku titipkan rahasia ini padamu karena aku sudah bicara padamu. Kamu adalah menjadi tim aku sekarang mau tidak mau kamu telah masuk dalam jaringanku!"

__ADS_1


"Wow, satu kehormatan Bos Zen bisa masuk dalam tim kerja bisnis Bos Zen, apa kerja saya?" tanya Annet sambil melirik Zen di sampingnya.


"Hanya jadi pendamping saya dan menemani saya itu saja, tak ada laki-laki lain lagi di dekatmu."


"Pekerjaan yang sangat ringan dan spesial Bos Zen."


"Tapin ingat, pekerjaanku penuh dengan risiko, dan ilegal jadi kalau suatu saat aku menghilang kamu jangan heran. Tapi sampai saat ini masih aman-aman saja tak ada satu pun yang mengusik dan curiga pada kami"


Annet tak menyangka kalau di dalam Hotel The Rich ada bisnis tumpangan ilegal, sepertinya menarik untuk Annet tahu lebih banyak dan menggali informasi dari kedekatannya dengan Bos Zen, kenapa enggak kalau dirinya bisa mengambil keuntungan?


******


Sambil menunggu up Masa Lalu Sang Presdir baca juga yang satu di bawah ini ya, Jangan lupa like dan komentar membangun juga beri hadiah ya🙏



Blurb :


Terjebak dalam Friendzone membuat Zafrina dan Zico nyaman satu sama lain. keduanya sama-sama memiliki perasaan lebih namun mereka ragu untuk mengungkapkannya.

__ADS_1


Rian papi Zafrina dan Zafa kakaknya berniat membuat kedua sahabat itu saling mengakui perasaannya, tapi suatu kejadian justru membuat Zafrina dan Zico dipaksa menikah.


__ADS_2