Masa Lalu Sang Presdir

Masa Lalu Sang Presdir
Laporan Benny


__ADS_3

Baru saja Richard mau naik mobilnya ponselnya langsung berbunyi.


"Ya Benny!"


"Halo Bos, di mana posisi?"


"Di mobil ada apa?"


"Tadi Aku berusaha membujuk Tante Diana biar pindah ke kamar hotel tapi Aku belum bisa katanya bising dan sempit kalau di kamar hotel, Bos gimana jadinya ini? Aku sudah kehabisan cara sebaiknya gimana karena Dia selalu bertanya pada Bos sepertinya Bos menghindar katanya dan tidak mau bertemu dengan dirinya sepanjang siang dan malam Aku selalu mengawasinya takut terjadi apa-apa dan yang Aku takutkan itu adalah Bu Ameera yang datang ke sini tanpa kita perhitungkan dan Kita duga!" ucapan Benny sangat masuk akal dan penuh perhitungan.


Bayangin aja ada seorang perempuan di rumahnya walau tidak bersama suaminya akan seperti apa reaksinya? Ameera pasti mencari tahu siapa perempuan itu dan akan sampai pada cerita masa lalu suaminya.


"Baik Benny, apa sebaiknya Aku temui saja Tante Diana? Akan Aku coba bertanya baik-baik apa maksudnya datang ke sini?" ucap Richard walau masih kedengaran ragu.


"Ah, menurutku tidak perlu jangan Bos dan itu bukan hal yang penting paling ajak Bos pesta seperti dulu, Aku yang malah takut sendiri biar Bos tak ke kantor dulu sampai Tante Diana bosan dan pulang sendiri." Benny sepertinya menyampaikan pendapat yang mewakili instingnya kalau kedatangan Tante Diana kali ini bermaksud kurang begitu baik terhadap lingkungan Hotel juga terhadap Richard sendiri yang ditujunya.

__ADS_1


"Tapi itu semua tidak menyelesaikan masalah Benny karena Dia intinya ingin bertemu denganku. Maksudku begini Kamu fasilitasi Aku bisa bertemu dengan ngobrol dengan dia tetapi ada Kamu ada Hanna atau juga karyawan yang lain," Richard bingung juga cari cara.


"Mana mau Tante Diana seperti itu Bos justru yang Aku khawatirkan menggoda Bos kembali dan semoga itu sesuatu yang menjadi kekhawatiranku dan Bos mengerti," ucap Benny berterus terang pada Richard.


"Aku tak akan kembali ke masa lalu Benny dengan siapapun! Aku telah memiliki masa depan yang jelas ada istri dan Anakku Walaupun orang lain sesi dunia menentangnya dan belum mengakuinya tapi Aku takkan tergoda lagi cukup Ameera dan buah hati Kami. Aku sudah membenci masa laluku sendiri dan yang terasa jijik mengenangnya," ucap Richard dan membuat Benny tersenyum.


"Jadi bagaimana cara menyingkirkan Tante Diana ini Bos?"


"Apa kamu pernah bertanya dan ngobrol seperti yang Aku pesankan dari awal sudahkah kamu sampaikan?"


"Lalu masalahnya apa Dia datang ke sini ada apa apanya? sedikit membuka diri dalam bocorkan semuanya kalau dirinya sedang kalut dengan urusan rumah tangga bisnis atau dengan keuangan?" tanya Richard merasa penasaran.


"Aku belum sempat bertanya karena Dia selalu marah-marah kemarin Aku isi data ponselnya satu jam habis pakai telpon di kasih aja sandi WiFi tempat tinggal mu Bos, imbasnya aku jadi hampir 80% tinggal di hotel hanya mengawasi satu orang itu waduh Hana jadi ngomel-ngomel belum kerjaan dia jadi bertumpuk," jawan Benny panjang lebar.


"Ya tolong lah dulu sampaikan sama Hana jangan ngomel dulu nanti juga semua akan usai,"

__ADS_1


"Baik Bos, bagiku nggak masalah tetapi mungkin bagi Hanna di suatu hal yang baru ternyata orang ini sangat menjengkelkan banget katanya.


"Pokoknya satu keinginanku Bos pengen memindahkan saja dari tempat hunian mu itu tak baik tinggal di tempat situ karena itu sudah dihuni bos sama ibu Ameera yang sudah menjadi sah suami istri Jadi kalau ada seseorang ikut campur memasuki rumah tangga itu sangat tidak baik akibatnya," ucap Benny pendek.


"Iya Benny sangat dimengerti dan aku juga seperti itu cuma dalam waktu sekarang Kita cari dan pikirkan dulu caranya apa Dia terlihat mabuk?"


"Kadang kadang bos sepertinya dia tidak sadar dan melihat tata ruang tempat hunian Bos yang telah berubah."


"Satu yang perlu Kamu ketahui mulai besok Aku berkantor di Agrowisata dan di villa karena tidak mungkin Aku tinggal di rumah terus dan di kamar hanya menunggui Ameera dan Bayiku. Aku berada di situ ya kalau Kamu ada perlu satu lagi untuk menghilangkan prasangka Ameera kenapa Aku begitu enggan pergi ke kantor jadi Aku tiap pagi pasti berangkat ke Agrowisata seolah Aku berkantor di hotel jadi sementara begitu. Lagian banyak program yang harus Aku diperbaharui di agrowisata Aku akan terjun langsung menangani semuanya jadi memang ada hikmahnya juga tetapi untuk urusan Hotel Aku serahkan sepenuhnya pada Kamu dan Hanna Kalau ada apa-apa hubungi Aku saja sekarang Aku baru keluar dari villa mungkin akan nge-gym sama Jody, sudah ya pokoknya bagaimana caranya yang terbaik kamu supaya tante Diana bisa pulang atau pindah sementara jangan di tempat hunianku."


"Baik Bos sementara seperti itu ya keadaan, Lanjutkan aktivitasnya."


********


Sambil menunggu kelanjutan MASA LALU SANG PRESDIR, Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Cinta Di Atas Perjanjian, Noda Kelam Masa Lalu, By Enis Sudrajat 🙏❤️

__ADS_1


__ADS_2