Masa Lalu Sang Presdir

Masa Lalu Sang Presdir
Jujur dengan masa lalu


__ADS_3

"Menurutmu ke mana Kakakmu pergi?" tanya Richard pada Aliyah.


"Ke mana ya? karena ke manapun pantas saja kalau dalam keadaan emosi di villa Melati atas nggak ada?" Aliyah seperti berpikir dan menebak kira-kira kemana Kak Ameera pergi tak terpikirkan sama sekali karena memang mereka jarang keluar dan hunian keluarga hanya villa atas dan di Agrowisata sini setelah rumah orangtuanya tempat tinggal mereka


"Kalau ada mungkin tadi Ibumu tahu," jawab Richard


"Mungkin ke hotel orang lain atau ke villa yang banyak di sewakan di daerah sini, tapi bukan perkara mudah untuk mencari seseorang dengan berniat menghindari dan bersembunyi," ucap Aliyah lagi.


"Apa keluarga punya tempat berlibur di tempat lain?" tanya Richard lagi.


Aliyah hanya menggeleng saja sambil diam terpaku menebak-nebak ke mana kira-kira Kak Ameera pergi bersama Richie dan seberapa berat permasalahan yang mereka hadapi karena Aliyah pikir kenapa begitu cepat Kak Ameera mengambil keputusan kalau memang hanya kesalahpahaman? bukankah semua bisa dibicarakan dan meminta pertanggungjawaban seandainya salah memang salah tidakkah Kak Ameera mencari kebenaran sebelum pergi tanpa pesan dan meninggalkan kecemasan dan pertanyaan pada orang-orang terdekatnya?


"Apa masukan mu Ben?" Richard menatap Benny yang mengikuti pembicaraan Richard dan Aliyah.

__ADS_1


"Bos mau tinggal di mana?"


"Kenapa memang kalau di tempat tinggal Kak Richard di hotel? dimanapun bisa kan mau di rumah atau di sini!" ujar Aliyah dengan ada keheranan karena Benny bertanya seperti Kak Richard tak punya tempat tinggal.


"Maksudku biar bisa dekat saja denganku karena Aku bertugas di hotel jadi sesekali bisa ngobrol langsung tatap muka dan sewaktu waktu ada perlu bisa lebih cepat lebih baik di komunikasikan tapi terserah Bos mau tinggal di mana? mau tinggal di sini itu terserah saja tapi sepertinya tidak akan betah kalau sendiri," jawab Benny dengan bijaksana dan pemikiran yang benar.


"Aku mau tinggal di rumah Ameera dulu jadi sewaktu-waktu Ameera mengabari pada kedua orang tuanya Aku akan langsung menyusulnya," ucap Richard sambil melihat luka-luka di tangannya.


"Baik, kalau tinggal di sini dulu sama Aliyah Aku tinggal dulu mau pergi ke hotel dan membereskan semuanya jangan lupa Bos boleh marah ataupun kesal pada siapapun tapi jangan merusak ponsel karena akan mendatangkan masalah baru saat Bos susah dihubungi atau Ameera menghubungi. Juga kalau Aku ada perlu dan Bos tidak bisa dihubungi masalah semakin bertambah," ucap Benny sambil bangkit.


Richard begitu muram emosinya labil sedikit tersulut langsung amarahnya memuncak siapa saja di hadapannya menjadi sasaran, dan Benny sudah tahu karakternya tapi kali ini Richard merasa tidak bersalah dan ingin melakukan pembelaan tetapi Ameera keburu salah paham dan pergi meninggalkannya.


Benny berangkat dengan mobil Richard dan Richard pergi ke kantor Agrowisata berjalan bersama Aliyah.

__ADS_1


"Apa hanya itu saja yang kalian obrolkan tadi pagi? Ameera hanya mau mengambil laptop saja?" tanya Richard sesampainya di kantor Agrowisata dan duduk di sofa tamu.


"Iya Kak, malah katanya mau kasih Kak Richard surprise. Emang diantara Kak Richard sama Kak Ameera ada yang berulang tahun?" tanya Aliyah.


"Nggak ada, Ameera memintaku mengantarnya kontrol ke dokter tapi besok, Aku juga malah tidak tahu surprise apa yang di maksud Ameera."


"Maaf Kak Richard, sebenarnya masalah apa kalau Aku boleh tahu siapa tahu sudut pandangku berbeda dengan Kak Ameera atau dengan orang lain melihat permasalahan yang ada," tanya Aliyah begitu elegan pertanyaannya.


"Aku punya masa lalu dengan seorang perempuan kini perempuan itu datang kembali dan mencari ku dulu pergaulanku sudah begitu dekat tetapi kini Aku tidak ingin menemuinya karena sudah bukan lagi duniaku dan duniaku sekarang sudah berubah semenjak Ameera hadir dalam hidupku," ucap Richard.


"Bukankan semuanya di bicarakan?" sela Aliyah.


"Harusnya seperti itu kemungkinan Dia masih tahu sandi kunci rumah tempat hunianku terus Dia memaksa sama Benny untuk masuk dan beristirahat di sana padahal sudah beri tempat di kamar hotel, karena Aku rasa Ameera sedang tidak berada di sana satu dua hari Aku biarkan Dia tinggal di hunianku tetapi sialnya Ameera datang tiba-tiba mengambil laptop itu dan terjadilah kesalahpahaman mungkin Kamu bisa mengartikan sendiri seperti apa kesalahpahaman Kakak Kamu itu, dan satu lagi Aku seorang pria yang punya banyak masa lalu tidak terlalu baik Aliyah setelah Ameera mengetahui rumahnya ada penghuni seorang perempuan kemungkinan menurut perkiraan dan sangkaannya Aku yang memasukkan Ameera mengambil laptop dan pergi ke kantorku di situ ada Janeeta mantan penyanyi klab Hotel The Rich yang ingin meminta lagi pekerjaan Janeeta hanya mengucapkan terima kasih dan memelukku pas Ameera datang ke situ dan terjadilah semuanya Ameera marah se-marah-marahnya padahal Aku hanya membantu Janeeta karena sekarang sedang terpuruk Dia meminta job nyanyi di klub malam yang dahulu itu saja!"

__ADS_1


*******


Sambil menunggu kelanjutan MASA LALU SANG PRESDIR, Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Cinta Di Atas Perjanjian, Noda Kelam Masa Lalu, By Enis Sudrajat 🙏❤️


__ADS_2