
"Benny masuk!"
"Siang Bos, maaf Aku datang siang soalnya Istriku ngadat hari ini nggak masuk kerja juga entah kenapa padahal semalam Aku suntik berkali kali tapi mau absen ada perlu mau ke salon katanya."
"Ck .... ke salon aja sampai absen segala," gerutu Richard.
"Maklum cewek tak bisa ditebak isi hatinya, Hanna jarang absen paling rajin masuknya jadi Aku biarkan saja Dia absen dulu." Benny bicara apa adanya bukan sekedar membela Istrinya.
"Tanya istrimu mau apa Ben nanti Aku suruh bagian keuangan transfer bonus pada kalian."
"Masalahnya mau Anak Bos tapi kan itu susah harus melalui proses, Dia berulang kali Aku kasih masukan kehamilan itu tidak bisa diinginkan juga tidak bisa ditolak kalau sudah saatnya akan menjadi milik Kita itu tetap akan datang pada Kita kalau sudah saatnya nanti." gumam Benny kedengaran seperti curhatan.
"Sudah periksa ke dokter belum? cek dong biar ketahuan apa Lo saja yang kurang bisa bercocok tanamnya Gue malam tadi sampai pagi masih saja belum terpuaskan. Lo tiap malam kerjanya Istrimu jangan di biarkan nganggur kasihan buat Dia jadi doyan seperti Istri Gue jadi nagih terus!" tawa Richard begitu bangganya pada kemampuan Dirinya dan pelayanan Istrinya.
__ADS_1
"Dari kemarin kan sibuk temani Bos jadi Hanna ngambek sampai sekarang. Kalau Aku pulang ke rumah Hanna sudah tidur dan Aku berangkat Dia masih tidur saat Dia mau Aku capek saat Aku mau Dia lagi datang bulan sempurna lah sudah masalahnya jadi komplek."
"Hahaha... sabar Benny Istri Lo itu cuman mau pengakuan dari Lo sebagai suami itu saja!"
"Percis itu Bos ... makanya sekarang Aku lagi memperbaiki semuanya biar Dia tersenyum lagi."
"Ya sudah semua laki-laki punya cara dan trik bagaimana menundukkan Istrinya juga bagaimana menyenangkan hati istrinya, terus kembali ke awal pembicaraan Kita tadi di telepon Kita sambung lagi pokoknya Aku curiga Benny itu ada apa-apanya Tante Diana datang dengan menyampaikan niat seperti itu lalu saat keluar dari ruanganku juga Dia dalam keadaan marah."
"Aku sudah mengirim orang dalam Kita tapi sampai saat ini belum bisa menemukan apapun atau jejak ke mana Dia pergi aneh memang
"Jody nanti malam mau ke sini dan sorenya mau nge-gym dulu sama Aku Kita hangout di klab malam ajak Istrimu," ujar Richard sambil mandang wajah sahabatnya yang kelihatan capek banget.
"Oke kalau sama Jody nggak usah sama Aku ya," jawab Benny biasanya selalu harus di kawal dengan alasan nggak ada teman ngobrol.
__ADS_1
"Aku sudah kangen tertawa sama Jody pasti saja ada keanehan dan kelucuan sama Istrinya Loka juga sama Ben kayak Hanna nagih terus karena pengen hamil."
"Iya Bos, bagi dong rahasianya," ucap Benny sambil tersenyum.
"Rahasia apa? rahasia kuat main? ya olahraga imbangi dengan kesenangan yang Lo sama istri Lo suka misal ajak jalan-jalan dulu istrimu nginep tinggal nginep di Hotel lha wong Hotel Lo yang atur semuanya, atau sukanya di alam jalan lah semua bisa meningkatkan gairah kalian berdua."
"Atau Lo mau ganti mobil?"
"Ah bukan masalah itu Bos waktu bertemu antara Aku dan Hanna yang kurang berkualitas kalau bisa tambah satu orang dong asisten buatku biar bisa meringankan beban pekerjaanku kalau berkenan."
Deg! Richard diam selama ini memang dirinya terlalu memforsir Benny hanya menuntut yang terbaik dari kerjanya dan dedikasi Benny selama ini begitu baik di matanya jelas semakin orang itu dibutuhkan semakin banyak waktu yang harus dikorbankan termasuk waktu kebersamaan Benny dengan istrinya.
"Baik Benny sesuatu yang tidak kupikirkan selama ini Gue hanya menuntut kerja Lo baik on time setiap waktu Gue perlu ada padahal selama ini begitu banyak berkorban buat Gue dan perusahaan ini sudah sewajarnya Gue mempertimbangkan permintaan Lo itu," ucap Richard sambil berfikir siapa yang kira-kira bisa mengerti dan bisa membantu Benny dalam bekerja.
__ADS_1
*********
Sambil menunggu kelanjutan MASA LALU SANG PRESDIR, Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Cinta Di Atas Perjanjian, Noda Kelam Masa Lalu, By Enis Sudrajat 🙏❤️