Masa Lalu Sang Presdir

Masa Lalu Sang Presdir
Mentok


__ADS_3

"Waw Richard! berarti benar Kamu sudah menikah? apa yang mendasari Kamu merubah prinsip bebas mu sejak dulu Sayang? seperti apa Istrimu yang bisa merubah hidupmu dan prinsip awal yang Kamu jalani?" tanya Tante Diana seperti meledek Richard di hadapannya menyamarkan rasa terkejutnya.


Richard yang di kenalnya dulu hanya punya kebebasan dalam kehangatan dekapan setiap wanita yang di sukanya.


"Istriku wanita biasa tapi sangat luar biasa sanggup merubah duniaku!" jawab Richard dengan tatapan yang tak kalah lebih meledek Tante Diana.


"Jadi, Aku harus izin sama Istrimu juga?" tanya Tante Diana d nga menatap wajah tampan Richard yang semenjak awal begitu dikangeninnya.


"Tidak! karena Aku juga menolaknya!" jawab Richard yang mengundang terkejut Tante Diana.


"Richard, tolong pikirkan lagi ini hanya sebentar saja kalau Aku sudah bisa mandiri mungkin Aku akan pindah Aku tidak bisa menerima penolakan dan tidak punya channel bisnis lain selain bisnis pelayanan."


"Tante mohon maaf dunia Kita sudah berbeda sekarang kalau memang Tante menginginkan hal seperti itu itu sudah begitu bertentangan dengan jalan pikiranku kini, jangan kan Ameera Istriku Aku juga tidak bisa mengizinkannya terlalu berisiko bermain dan berbisnis yang dilarang aturan agama dan pemerintah Aku mulai merubah tatanan hidupku dan Aku telah merubah hidupku sendiri bukan atas keinginan siapapun bukan Aku tidak tahu balas budi masalahku sekarang lagi pada bertumpuk satu masalah dan masalah lainnya jadi tegaskan sekali lagi bukan atas pengaruh siapapun Aku menolak," ucap Richard tanpa melihat raut kaget dan terkejut sekali lagi Tante Diana mendengar jawaban tegas penolakan dari Richard yang Dirinya harapkan selama ini.


"Baik, baik Sayang Aku tidak meminta tempat di Hotel induk ini tempatkan Aku di hotel manapun!" Tante Diana seperti memaksakan kehendaknya.

__ADS_1


"Tante, ada apa dengan Tante? itu sudah mewakili dari jawaban keseluruhan Hotelku. Perlu Tante tahu kalau hotelku bukan Hotel seperti dulu lagi bahkan untuk jangka panjang dan masa depan Aku akan merubah hotelku menjadi Hotel keluarga walaupun reputasi Hotelku akan turun Aku tidak perduli!" jawab tegas Richard.


"Apa semua itu karena istrimu Richard?"


"Ya tapi tidak sepenuhnya juga semua atas kesadaranku sendiri Aku ingin mewariskan sesuatu yang sangat berharga kepada Anakku nanti!"


"Sangat idealis banget! tapi bagaimana dengan masa lalu mu itu apa bisa Aku jadikan bukti pada istrimu biar Aku diberi izin mau minta sedikit tempat di sini?" ancam Tante Diana.


"Sayang Istriku tidak mempermasalahkan masa laluku karena baginya semua orang itu punya masa lalu tapi yang akan Aku jaga adalah masa depanku bersamanya dan juga bersama putraku!"


"Oke Aku mengerti keputusanmu itu, Aku butuh modal berapa yang akan Kamu beri padaku sebagai modal kali ini?" tanya Tante Diana.


"Ah, Richard mustahil semua itu harapanku hanya Kamu yang bisa membantuku dan bisa memberi jalan keluar permasalahanku juga menjadi teman hidupku kemana hilangnya Richard yang dulu yang selalu mencari ku?" Tante Diana mengingatkan Richard.


"Tolong jangan samakan Aku dengan Aku yang dulu, Aku kini sudah mulai berubah haluan uangku tumpah di proyek Istriku karena Aku dan Istriku punya ambisi membangun Agrowisata lebih besar lagi. Bisnis menjanjikan nyaman dan tanpa resiko."

__ADS_1


"Sebegitu berpengaruhnya istrimu Richard sampai tidak melihat masa lalu Kamu dan Kamu sendiri tak memperdulikan Aku lagi yang membuatmu bisa seperti ini!"


"Stop! sudah! jangan katakan apapun kalau Tante itu sudah salah datang pada saat ini karena Aku bukan seperti dulu lagi Aku sudah berubah punya harapan jelas untuk masa depan Aku punya Anak dan Istri yang harus ku jaga!"


"Semoga Kamu tidak mengusirku dari rumahku sendiri sampai Aku bisa berpikir dan melihat Istrimu itu!"


"Jangan bilang ini rumahmu Tante! kalau sampai semua ini terdengar sama istriku akan betul-betul panjang Aku untuk menjelaskan, di antara Kita tidak ada perjanjian apapun hanya sebatas masa lalu suka sama suka dan saling membutuhkan. Silahkan Tante berpikir Aku masih beri toleransi dua malam lagi untuk berbenah karena sudah terlalu lama Tante berada di sini dan kalau mau check out dari sini hubungi Benny akan ada sekedar uang persahabatan."


"Baik Richard Sayang sepertinya Kamu sudah jadi menantu ustadz saja!"


"Pesan terakhirku janganlah datang lagi di hadapanku, Aku sudah menemukan duniaku yang sebenarnya kini!"


Tante Diana keluar dengan marah


Pembicaraan mentok sampai di situ dan Richard Tante Diana keluar sebelum semua pembicaraan jadi panas.

__ADS_1


********


Sambil menunggu kelanjutan MASA LALU SANG PRESDIR, Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Cinta Di Atas Perjanjian, Noda Kelam Masa Lalu, By Enis Sudrajat 🙏❤️


__ADS_2