
Klab malam di hotel ini memang tidak terlalu ramai tapi cukup banyak juga, semua pengunjung mungkin orang yang nginep di hotel ini bukan pengunjung dari luar.
Jefry duduk di temani manajer klab malam itu sambil ngobrol. Annet dengan luwes bawakan lagu pengiring band nya kadang juga memenuhi permintaan pengunjung di selingi DJ yang membawakan musik yang begitu menghentak.
Jefry mengagumi Annet sejak masih duduk di SMA dan mereka resmi pacaran setelah lulus ternyata mereka berjodoh juga walau banyak rintangan yang telah mereka lalui.
Annet datang ke meja Jefry setelah membawakan lagu ke sekian kalinya dan langsung meminum softdrink milik suaminya.
"Capek?" bisik Jefry di sela suara musik yang begitu berisik.
"Aku nggak pernah bilang capek karena semua ada timbal baliknya, satu lagu lagi paling Kita pulang Jef," jawab Annet sambil tersenyum.
"Ya sudah terserah Kamu. Semua pekerjaan kalau di jalani dengan senang tak akan terasa berat tapi Aku tak tega ninggalin Zedan di rumah hanya dengan seorang pembantu," sela Jefry tak bisa menyembunyikan perasaan khawatirnya.
"Iya Jef sama kalau perasaan pada Anak bikin Aku nggak tenang," jawab Annet.
"Padaku nggak ingat? masa cuma pada Anak saja ingatnya?"
"Ah, itu mah basi tahu Jef!" jawab Annet sambil memukul lengan kekar suaminya.
"Dah lama loh Kita tak bersama-sama. Habis kamu nya manyun saja bikin Aku tidak mood mau mencolek Kamu juga!"
__ADS_1
"Colek istri itu bayar, mau lihat istri senyum juga harus bayar apalagi mau lebih!" gurau Annet memandang wajah riang suaminya.
"Baik, untuk malam ini aku bayar nih tapi kalau Aku sudah kerja semua gajiku buat kamu juga tapi jangan lupa lebih dari senyum yang Aku bayar ya!" Jefry memberikan amplop pada Istrinya sambil tersenyum.
Annet tertawa sambil memasukkan amplop itu ke salam tasnya.
"Aku beri Kamu satu lagu yang romantis ya Jef! terus Kita pulang." Annet berdiri dan mengucek rambut suaminya.
Lagu "Terlanjur Sayang" manjadi lagu penutup yang di bawakan Annet. Semua pengunjung memberikan tepuk tangan meriah Annet mengucapkan terimakasih dan sampai jumpa esok malam.
Jefry menyodorkan air mineral pada istrinya dan siap-siap mau pulang.
"Gimana penampilanku malam ini Jef?" tanya Annet sambil melirik Jefry di sebelah kiri yang memeluk nya.
"Aku suka, bagus, suara Kamu masih bersih samai Aku tertarik segalanya Annet."
"Ah Kamu biasa seperti itu Jef!"
"Hahaha ... makasih sudah mengerti!"
"Mampir minum jamu yuk?"
__ADS_1
"Boleh, Aku sehat wanita deh"
Jefry tersenyum sambil mengeluarkan motornya dari parkiran Hotel.
Jefry memakaikan jaket di tubuh Istrinya dan dirinya juga mengenakan jaket kulitnya lalu menghidupkan motornya dan mulai berjalan.
Tiada seindah saat berdua dengan seseorang yang Kita Sayang.
Sampai rumah jam setengah sebelas setelah menengok Zedan yang sudah pulas di tempat tidurnya baru Annet tenang dan masuk kamarnya di susul Jefry yang telah membuka pakaiannya sejak datang.
Annet membersihkan mukanya di depan cermin setelah keluar dari kamar mandi Jefry dengan tak sabar menunggunya memeluk istrinya dari belakang.
"Sayang efek jamunya sudah menagih!"
Annet tersenyum sambil bangkit menghampiri Jefry yang baru mematikan lampu.
Berdua pelukan seperti berdansa menikmati hangatnya sentuhan di udara dingin dengan saling mengusap dan saling membelai.
*******
Sambil menunggu kelanjutan MASA LALU SANG PRESDIR, Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Cinta Di Atas Perjanjian, Noda Kelam Masa Lalu, By Enis Sudrajat 🙏❤️
__ADS_1