Masa Lalu Sang Presdir

Masa Lalu Sang Presdir
Asal Mas memberi kode


__ADS_3

Jody pulang dengan badan penat tapi merasa segar karena habis nge-gym, malam sudah agak larut rumahnya begitu sepi hanya lampu luar yang terlihat menyala mungkin istrinya Loka sudah lelap dalam balutan selimut.


Jody membuka pintu dengan perlahan mengunakan kunci cadangan dan menguncinya lagi.


Di ruang keluarga TV masih menyala dan Jody melihat Loka Istrinya tidur di karpet mungkin nonton TV ketiduran karena menunggu Dirinya pulang.


Loka begitu lelap sampai-sampai suara Dirinya pulang membuka pintu dan suaran mobil tidak mengganggu tidurnya. Mungkin capek apalagi malamnya kurang tidur karena menyelesaikan pesanan kue buat pagi.


Jody mendekati di mana Loka tertidur dengan rambut hitam terjuntai seperti bayangan di balik wajahnya yang putih dan cantik.


Paha mulusnya terlihat karena pakaiannya terangkat hanya mengenakan pakaian tidur tipis warna sage.


Jody tersenyum memandang dada istrinya yang terlihat belahannya karena leher bajunya terlalu rendah. Loka terlihat sempurna dengan tubuhnya yang tinggi sedang membuat Jody tak bosan mencicipinya setiap waktu.


Dengan sayang Jody mengusap rambut istrinya sambil meneliti wajah Loka yang menyamping.


Loka membuka mata dan menguceknya lalu bangun duduk di hadapan Jody.


"Mas sudah pulang? Maaf Aku ketiduran sampai nggak ingat Mas pulang," ucap Loka sambil membelai wajah Jody mungkin memastikan kalau itu adalah suaminya.


"Nggak apa-apa Sayang, Aku juga minta maaf karena Kamu telepon nggak diangkat tadi Aku lagi rapat siang itu, pulang terus nge-gym dan bertemu temanku Richard dan kini Aku pulang ada di depanmu."

__ADS_1


"Mas nggak marah sama Aku?"


"Marah kenapa hemght?"


"Malam tadi tak memenuhi keinginan Mas, juga paginya malah kesiangan. Siang juga Aku malah sibuk bikin kue pesanan lagi."


"Nggak apa-apa kan biar pengennya beber-bener pengen biar tambah enak nantinya, ya kan?"


"Iya Mas, ganti dulu bajunya jangan mandi sudah malam tak baik buat tubuh kalau mandi malam," ucap Loka sambil membuka kancing kemeja Jody.


"Iya Sayang biar nanti juga mandi keringat bersamamu, yuk pindah ke kamar tidurnya."


Jody menyodorkan kedua tangannya dan Loka menyambutnya mereka berpelukan menuju kamar tidur.


"Iya, Aku mau pipis dulu."


"Nggak di titipin di sini pipisnya?" Jody menunjuk bawah perutnya.


"Ah, Kan Mas yang suka nitip di Aku!"


"Hahaha ... yuk cepet nggak sabar pengen segera nitip yang enak ini," ucap Jody mengelus senjata kesayangannya yang dikeluarkan sedikit membuang air seni.

__ADS_1


Loka tersenyum sambil keluar kamar mandi duluan di susul Jody yang berniat malam ini ingin sepuasnya main mengganti malam dan siang kemarin yang banyak kesibukan.


"Kenapa nggak tidur di kamar saja malah menunggu Aku di ruang TV?" bisik Jody sambil mulai melucuti penutup pakaian di tubuh istrinya.


"Aku nonton dulu Mas, eh malah ketiduran."


"Nggak apa-apa Kamu kan capek juga, besok ada pesanan nggak?"


"Nggak ada Mas emang kenapa? Paling mau coba bikin di simpan di toko kue Annet."


"Aku bisa bebas main sampai mau berangkat kerja kalau begitu dan siangnya juga biasa istirahat pulang lagi," ucap Jody mulai menyentuh daerah inti istrinya.


"Mas, kalau mau lagi bikin kue juga bisa kok Kita main dulu malah lebih enak misal di sofa atau di dapur. Di mana saja di depan TV juga jangan hanya di tempat tidur asal Mas memberi kode Aku siap saja!"


"Loka? Kok Kamu jadi pintar banget sekarang?"


"Mas udah ngobrolnya kapan mulainya?"


"Hahaha ... baiklah sayang," Jody melepaskan kuncup di dada Loka dan bangkit dengan gagahnya memulai penetrasi.


*******

__ADS_1


Sambil menunggu kelanjutan MASA LALU SANG PRESDIR, Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Cinta Di Atas Perjanjian, Noda Kelam Masa Lalu, By Enis Sudrajat 🙏❤️


__ADS_2