
"Bang bicara sama siapa? lama banget? pokoknya jangan nggak pulang malam ini!" ucap Hanna yang sudah beres menunggui suaminya pulang.
"Baik cantik, sexy, pintar dan sangat baik juga pengertian mari Kita pulang biarin pekerjaan di selesaikan besok saja, ini kan malam keramat buat suami istri Aku tahu kok keinginanmu!" jawab Benny sabil tersenyum mengandeng tangan Istrinya menuju parkiran.
Hanna tersenyum sambil sedikit menyenderkan kepalanya ke bahu Benny suaminya.
"Sabar Sayang sebentar lagi Kita pulang dan langsung bobo ya mau beli apa dulu di jalan buat kalau lapar nanti malam," tanya Benny menggoda Hanna.
"Abang maunya apa? terserah!" sahut Hanna biasa nggak banyak makan makanan kalau malam demi kesehatan.
"Kita lihat saja nanti Abang maunya langsung ke tempat tidur tapi kalau Kita minum jamu dulu bagaimana?" ucap Benny sambil mulai menjalankan mobilnya terlihat satpam menganggukkan kepala dan memberi ruang pada mobil Benny utuk masuk ke jalan raya.
"Boleh Bang, Aku juga mau minum jamu," jawab Hanna sambil melirik suaminya.
"Asyiiiiiik... boleh Sayang."
__ADS_1
"Bang tadi itu yang bicara ditelepon cukup lama sama Abang Bu Ameera ya?" tanga Hanna pada Benny.
"Iya katanya sudah kangen sama Bos Richard, seperti Kita lah namanya suami istri apalagi Bu Ameera sudah mau dua bulan belum di sentuh semenjak lahiran pasti Bos Richard menyekapnya lama berhari hari nanti kalau sudah pulang hahaha..." Benny tertawa membayangkan Bos Richard nanti saat Bu Ameera pulang seperti bulan madu kedua saja barangkali.
"Ah masa Bu Ameera bilang begutu? nggak mungkin!"
"Hanna pada dasarnya semua orang begitu walaupun ngomong ke mana-mana tapi intinya kangen suaminya dan Richard pun juga sama kangen istrinya sebenarnya masalahnya sangat sederhana Ameera pergi karena emosi karena cemburu wajarlah seorang Istri melihat tempat tinggalnya berantakan pasti curiga pada suaminya yang memasukkan perempuan itu padahal bukan begitu masalahnya lalu melihat suaminya lagi pelukan sama Janeta cemburu lah dan marah lantas pergi tapi intinya mereka sama-sama sudah ingin bertemu pokoknya besok semua selesai! akan Aku hias villa mereka biar mereka merasakan bulan madu lagi!"
"Memnag Abang yakin kalau Bu Ameera mau pulang besok?" tanya Hanna sambil tersenyum.
"Lihat saja karena Bu Ameera akan pulang kalau Aku sudah bisa menyelesaikan semua masalah dan bisa meyakinkannya semua baik-baik saja tinggal Aku telepon tapi Tante Diana sudah pergi dan Janeeta sudah Aku pindahkan ke Hotel lain beres semuanya. Ameera nanti akan memberitahukan tempat tinggalnya nanti Bos Richard yang sudah sama-sama tidak tahan akan menjemputnya. Terus Kita bisa tenang kayak malam ini," ucap Benny sambil mengelus dam meremas paha Istrinya yang duduk di sampingnya.
Hanna duduk duluan baru di susul Benny.
"Mas, kalau bisa Aku tambah jamu cepat hamil ya!" ucap Hanna yang memang Dirinya begitu ingin segera hamil.
__ADS_1
"Boleh Mbak, tapi kalau untuk kesuburan itu tergantung apa yang Mbak makan sehari-hari seperti buah sayur dan lain-lain tapi Aku tambah untuk stamina lebih biar jos malam ini ya!" jawab tukang jamu sambil tersenyum.
"Boleh Mas siapa tahu yang jadi malam ini!" jawab Hanna dengan maksud bergurau di sambut acungan jempol Mas tukang jamu.
"Aku pakai telor bebek Mas biasa soalnya mau begadang mam ini!"
"Abang memangnya mau begadang di mana?" tanya Hanna, karena mendengar kata begadang biasanya Benny sma Bis Richard.
"Begadangin Kamu Sayang!"
Hanna tertawa sambil mengambil tissue dan melap bibirnya lalu mereka meneruskan perjalanan pulang sambil sesekali tangan Benny piknik ke bagian tubuh Hanna di sela-sela mengoper gigi kendaraannya.
Baru saja mematikan mobil yang audah terparkir di halaman ponselnya berbunyi.
Bos Richard memanggil ....
__ADS_1
*******
Sambil menunggu kelanjutan MASA LALU SANG PRESDIR, Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Cinta Di Atas Perjanjian, Noda Kelam Masa Lalu, By Enis Sudrajat 🙏❤️