
"Abang kenapa sih sampai se-begininya? Pingsan lama banget ngapain harus meladeni orang gila itu? Biarlah jangan di ladeni. Abang sok jagoan tapi pingsan sampai saat ini belum sadar bikin cemas Aku saja!" ucap Hanna sambil memandang wajah Benny suaminya yang masih belum sadar.
Dokter sama perawat sedang berusaha menyadarkan Benny dengan cara bicara di telinganya, mencium kan aroma minyak angin, mengurut telapak kakinya dan Hanna menggenggam jari jarinya.
Hanna menangis melihat kondisi Benny suaminya babak belur dan terluka juga pingsan saat dalam kendaraan menuju rumah sakit ini.
Richard tak terima dan akan menuntut balik atas perbuatan yang di lakukan Zen dengan dasar apa mereka berantem saling tantang, apa yang di perebutkan? Adakah dendam pribadi atau dendam lama yang mereka pendam? Ataukan Zen dendam pada dirinya tapi Kenapa yang jadi sasaran adalah Benny?
Richard sengaja tak jujur pada Ameera istrinya tentang keadaan Benny yang sekarang ini semua semata-mata biar Ameera merasa tenang. Richard berusaha menenangkan Hanna yang cemas melihat Benny yang pingsan sampai saat ini belum siuman.
"Hanna Aku percaya Kamu lebih tenang, sabar ya semua di luar dugaan. Dokter sama perawat lagi berusaha menyadarkan suamimu Ada banyak hal yang perlu Aku tanyakan tetapi Aku mengerti perasaanmu saat ini biarlah tenang dulu sampai Benny sadar, Aku harus ke kantor polisi memberi keterangan sebatas Aku tahu tetang kejadian ini."
__ADS_1
"Iya, Bos tunggu sampai Bang Benny sadar dulu karena Aku merasa khawatir dan nggak ada teman di sini."
"Baiklah kalau begitu Aku keluar dulu mau menelepon kembali istriku," ujar Richard sedikit menepuk pundak Hanna dan Hanna mengangguk Richard langsung keluar.
Richard bingung apa yang harus di sampaikan pada istrinya mengingat duel antara Benny dan Zen pasti akan berurusan dengan Dirinya baik sebagai saksi atau permasalahan lain karena kabar dari Benny Zen kini sudah hidup bareng sama Tante Diana dan yang mengeluarkan dari penjara adalah Tante Diana juga.
Teringat Zen sempat mengancam dirinya dan keluarganya tapi kini Benny yang malah kena. Zen meminta sejumlah uang atas alasan pesangon dirinya saat keluar dari bekerja saat digerebek aparat kepolisian karena terbukti Zen melakukan bisnis haram perdagangan barang ilegal menjadi penadah barang curian dan bisnis yaitu dilakukan di dalam The Rich Hotel cukup lama.
Mengingat ancaman itu Richard jadi geram, rasanya tak rela kalau ancaman itu kedengaran sama keluarganya termasuk istri tercintanya Ameera dan putra kesayangannya Richie sekuat tenaga Richard akan melindungi mereka.
"Eh, Pap sudah beres urusannya? Gimana sekarang keadaan Pak Benny?"
__ADS_1
"Mama sudah pulang kan? Ini sudah sore!"
"Sebentar lagi Pap tanggung beresin laporan perbulan doang tunggal jumlah saja. Mama mau Papa jemput ke sini," ucap Ameera dengan nada manja.
"Ah ya ampun semua pekerjaan bisa di tunda Sayang, Kamu bikin Aku cemas saja. Pokoknya sekarang pulang dan diam di rumah perlu Mama tahu sampai sekarang Benny belum sadar dan Zen pernah mengancam Aku juga pada keluargaku takutnya ada hal yang tak Kita duga karena Zen menuntut uang padahal apa urusannya?"
"Ya ampun kenapa Papa baru ngomong sekarang?"
"Dikira Mama ngerti jadi pulanglah sekarang jaga Richie minta Pak Jaka yang jemput kemungkinan Papa belum bisa pulang masih menunggu Benny sadar dan akan langsung ke kantor polisi memberikan keterangan."
Ameera diam mengerti kecemasan suaminya.
__ADS_1
*******
Sambil menunggu kelanjutan MASA LALU SANG PRESDIR, Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Cinta Di Atas Perjanjian, Noda Kelam Masa Lalu, By Enis Sudrajat 🙏❤️