Masa Lalu Sang Presdir

Masa Lalu Sang Presdir
Kangen pada Richard


__ADS_3

"Annet, kamu begitu banyak waktu sama pacarmu, pacaran seperti apa yang kalian lakukan?"


"Pacaran ya seperti itu, apa anehnya Loka?"


"Aku lihat kamu begitu sibuk mengatur waktu, sampai-sampai kelihatan seperti terburu-buru setiap saat, jarang banget kita punya waktu buat ngobrol begini."


"Aku sama Jefry akan berpisah lagi dan sangat lama, sebelum kami sepakat mau serius suatu hari nanti, jadi wajar aku memberikan waktu ekstra dan memanfaatkan kesempatan yang kami miliki."


"Annet maaf, apa pacarmu tahu hubunganmu sama Bos Richard?"


"Ya nggak lah Loka! kalau sampai tahu pasti Jefry nggak bakal setuju, mungkin memutuskan aku, kami sama-sama saling cinta dan sepakat membangun masa depan bersama."


"Annet, masa depan seperti apa yang akan kalian bangun? karena aku melihat kelabilan kamu antara cinta dan pekerjaan menyanyi, juga menjadi teman kencan Bos Richard begitu banyak mendatangkan keuntungan. Itu akan menjadi dilema dan pilihan yang sangat sulit buat di pilih kamu suatu saat nanti!"


"Kamu lihat nih rekeningku, kamu mau nggak seperti ini?"


"Wow bisa punya tiga rumah dan satu mobil bekas itu Annet."


"Haaaa ...sayang aku nggak mau mobil bekas Loka, cukup aku yang jadi bekas he he he ... kenapa sih kamu bertahan dengan hidup begitu apa nggak mau berubah? apa sih susahnya memberikan sedikit kenikmatan pada pria berduit seperti Bos Richard? lagian kan kita juga menikmatinya, sama-sama simbiosis mutualisme mata rantai kehidupan seperti itu Loka saling membutuhkan dan saling memberi."


"Nggak Annet, aku bahagia seperti ini juga, apresiasi dari klab malam lumayan buat penyanyi pendatang baru seperti aku."


"Tambah dong dengan ******* rekening kamu pasti membengkak."


"Annet, aku kan sahabatmu seperti apa hubunganmu sama Bos Richard?"


"Aku datang kalau di butuhkan sekarang, asalnya aku di kontrak hidup bareng jadi partner ranjangnya, begitulah seorang Richard tapi tak bisa diharapkan apa-apa selain duitnya saja. Kalau kita main hati pasti kita akan sakit hati tapi kalau kita mikirnya kesenangan kita enjoy aja, makanya aku sebagai cewek yang dikontrak Bos Richard tapi aku juga punya pacar."


"Annet apa kamu menikmatinya?"


"Jangan di tanya Loka, hidup dengan fasilitas nomor satu, aku menjadi ekslusif di dalamnya, siapa saja pasti memanfaatkannya."


"Setiap kamu melakukannya apa ada rasa bersalah?" Loka seperti ingin tahu lebih dalam lagi rahasia sahabatnya.


"Kenapa harus ada rasa bersalah? bukankah itu pilihan? tujuan kita adalah keuntungan kita harus sepenuh hati melayani semua orang yang butuh akan kita, karena kalau kita dengan sepenuh hati melayani cuan akan mengalir begitu saja sebagai imbalan dari pelayanan kita."

__ADS_1


"Dari sekian cowok yang pernah melayani siapa yang paling berkesan?"


"Haaaa ... kenapa kamu tanyanya begitu? rasakan aja sendiri nanti juga kamu kalau terjun bebas seperti aku merasakan sendiri siapa siapa di antara mereka yang paling menantang."


"Tapi aku pengen tahu aja Annet, kamu sukanya pria seperti apa sebenarnya?"


"Jelas yang paling berkesan adalah pacarku Loka, karena pertama aku melakukannya suka sama suka sama Jefry sebelum dia berangkat berlayar, tapi jujur kalau kepuasan yang aku rasakan belum aku temukan selain aku bermain sama Bos Richard."


"Wih seperti referensi yang sangat menantang."


"Pria blasteran memang luar biasa Loka, kadang aku kangen sendiri dan obsesi ku hanya pada dia padahal aku lagi melakukan sama pacarku Jefry" Annet tertawa renyah membayangkan gilanya saat bermain bersama Richard.


"Udah, udah nanti tambah panas lagi, sebenarnya aku mau curhat cuma sama kamu setelah kamu ceritakan pengalamanmu, aku juga ingin bercerita kamu kan masih ada waktu?"


"Aku mau tidur di sini nanti pulang nyanyi, aku banyak waktu, karena Bos Richard nggak butuh aku lagi, lagian aku lagi diam-diaman sama Jefry."


"Kenapa Annet?"


"Aku lagi sebel sama dia, seminggu lagi dia berangkat, dia cari masalah saja kayak dia sudah resmi saja jadi suamiku pakai larang-larang segala aku kerja, dengan alasan dia akan mengirimkan gajinya tiap bulan ke rekeningku."


"Bagus apanya aku masih mau aktivitas masih mau kerja masih mau mengumpulkan pundi-pundi rupiah dengan keringat aku, dengan segala macam kemampuanku biar nanti kami berumah tangga ada bekal yang cukup untuk modal kami."


"Jadi kalian berantem?"


"Iya kami berantem sedikit beda paham beda keinginan aku tinggalin dia di vila sendiri dia menyewa vila satu bulan ini untuk kami tempati bersama kebetulan aku lagi longgar dan entah seperti apa nasib kontrak dengan Bos Richard juga seperti tidak ada kelanjutan tidak ada pemberitahuan."


"Jadi kamu gimana?"


"Nggak apa-apa, nanti juga dia butuh lagi dan pasti cari aku."


"Annet aku juga mau curhat sama kamu tentang Jody."


"Oh, Jody yang temannya Bos Richard kan? kenapa memang?"


Dia ngajak serius sama aku, menurut kamu itu bagaimana

__ADS_1


"Maksudnya serius mengajak kamu tidur apa serius meminta kamu serius berhubungan, maksudnya seperti apa?"


"Dia meminta aku jadi pacarnya, dan kami jadian! status sekarang lagi pacaran, dia jujur kalau dia sudah duda tiga kali, menurut kamu gimana?"


"Ya ampun Loka, duda tiga kali? veteran banget? mau pacarin kamu yang masih polos begini? kenapa nggak kamu kuras aja kantongnya, apa kamu ada pandangan lain?"


"Dia menghargai aku dan prinsipku Annet, sampai saat ini aku masih merasa nyaman, ya aku jalani saja sambil melihat keseriusannya."


"Kamu bisa mempertahankan prinsip-prinsip kamu itu bagus, mau melihat dulu keseriusannya itu bagus, tetapi aku melihat dari rekam jejak nya gagal tiga kali menjadi duda tiga kali sepertinya patut di waspadai. itu orang baik apa bukan nggak tahu silakan jalani aja menurut kata hati kamu, aku tidak bisa memberikan saran selain hati-hati saja. Kalau kamu masih memegang prinsip kamu untuk tidak kecolongan dengan rayuan seorang laki-laki bertahanlah dengan kekuatanmu."


Loka diam, memang ada benarnya semua yang dikatakan Annet kalau dirinya memang harus hati-hati, kenal dengan Jody belum begitu lama tetapi kenapa Jody begitu cepat mengungkapkan perasaan suka pada dirinya itu juga menjadi satu pertanyaan bagi Loka tetapi apapun itu perlu dibuktikan.


"Iya Annet, aku memang harus hati-hati dari sekian pria yang kamu kenal kamu pasti bisa membaca karakter cowok seperti apa mana yang baik mana yang buruk mana yang memanfaatkan mana yang hanya ingin kepuasan dari kita."


"Betul itu Loka, nggak apa-apa kamu kenal dekat dulu, pacaran jadian tapi kamu harus hati-hati, sambil melihat karakter Jodi yang sebenarnya karena aku melihat dia teman dekat Richard sedikit banyak dia pasti satu frekuensi sama dia tentang main ceweknya tentang segala macamnya."


"Iya Annet makasih masukan dan sarannya."


"Nggak usah bilang gitu, biasa saja asal kamu senang aku juga bahagia, kalau bisa pertahankan prinsipnya itu Loka, biar kamu jadi milik duda itu, pasti pengalamannya banyak, hati-hati kamu tergoda mencicipi sesuatu yang menantang, kalau sudah kejadian jadi nagih seperti aku."


"Ah kamu, bisa aja lain orang lain maunya Annet, aku nggak seperti kamu yang ketagihan pria blasteran."


*****


Baca juga Karya Enis Sudrajat lainnya :


❤️Meniti Pelangi


❤️Pesona Aryanti


❤️Biarkan Aku Memilih


❤️Masa Lalu Sang Presdir


🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2