Masa Lalu Sang Presdir

Masa Lalu Sang Presdir
Seperti apa Istrimu?


__ADS_3

"Hai Benny yang sombong, ada apa menemui ku?" sapa Tante Diana seperti meledek tapi senang ditemui Benny pasti akan ada yang di sampaikan.


"Tante ditunggu Bos Richard di ruangan kantornya!" ucap Benny dingin.


"Oh ya? apa Richard sudah datang dari luar kotanya atau keluar dari persembunyiannya? baiklah, Aku menyelesaikan makan dulu," jawab Tante Diana sambil meneruskan makannya.


Jawaban yang sangat menyebalkan bagi Benny tetapi Benny berusaha sabar karena kapasitas dirinya di sini memang hanya seorang pegawai tetapi pegawai tidak serendah yang Tante Diana anggap pada dirinya.


Benny tetap berdiri menunggu sampai Tante Diana selesai makan mungkin sengaja di lama-lama atau memang bawaannya sangat santai sehingga Benny menjadi gemas sendiri.


Selesai makan Benny menguntit Tante Diana yang dengan percaya diri berjalan ke ruangan Richard.


Masih cantik dan menarik di usia yang tidak muda lagi tapi Tante Diana masih kelihatan ganjen dengan penampilannya.


Masih saja pandangannya menggoda dan tangannya yang selalu iseng tak terarah ke bagian tubuh tertentu dimana laki-laki nakal akan senang menyambutnya ke mana tangannya di arahkan terutama pada laki-laki tampan dan gagah seperti Benny pasti jadi pusat sasaran godaan yang tak bisa menolak pesonanya.

__ADS_1


Tante Diana mengetuk pintu dan langsung saja masuk tanpa menunggu di perintahkan terlihat begitu dekat dan akrabnya dengan penghuni yang ada di dalam ruangan.


Sejenak Tante Diana berdiri di hadapan Richard yang sangat berbeda dari ekspektasi sebelumnya kini tampak kucel dengan brewok tak terurus juga pakaian yang sudah beberapa waktu tidak di gantinya jauh berbeda dengan terakhir mereka bertemu entah berapa tahun lalu.


"Surprise Tante Diana!" Richard tersenyum kecut.


"Richard!"


Richard menolak saat Tante Diana mau memeluknya.


Benny berdiri di balik pintu yang tertutup.


"Tante apa kabar juga? Aku lagi sangat baik seperti yang Tante lihat hari ini silahkan duduk!"


Richard menunjukkan tempat duduk di seberangnya dengan telapak tangan yang terbuka di mana dirinya duduk dua perbedaan sudah Tante Diana rasakan bertemu tanpa pelukan dan mempersilahkan duduk di sebrang dimana Richard duduk.

__ADS_1


"Aku lagi tidak baik, dan mau tinggal lagi di sini mau membuka usaha pelayanan mungkin numpang di Hotel mu dulu Richard!" ucap Tante Diana langsung mengemukakan maksudnya.


Richard mengerutkan keningnya belum menjawab tapi dari apa yang di sampaikan Tante Diana Richard sudah bisa menebaknya kalau Tante Diana memang sedang kacau mungkin dengan usahanya dan juga rumah tangganya.


"Maaf Tante, Aku sudah lama pensiun dari semua bisnis liar dan di hotelku mulai terbang dan bersih semua lebah madu karena Aku kini sudah menikah dan punya Anak, Aku berusaha menjadi lebih baik lagi maaf sekali lagi kalau Aku tidak bisa memfasilitasi kalau sekedar menginginkan modal mungkin Aku bisa mengusahakan." ucap Richard mulai mengerti maksud Tante Diana.


"Richard, Aku minta di fasilitasi hanya beberapa waktu saja sampai Aku bisa mandiri lagi semua bisnisku kacau berantakan tak bersisa setelah Eddy yang Aku percaya tak seiring sejalan lagi lebih baik Aku kembali ke sini dan akan memulai lagi." Richard semakin mengerti kalau semua yang Tante Diana pinta tak sejalan dengan pikirannya saat sekarang apalagi kalau sampai kedengaran ke telinga istrinya Ameera bisa berantakan semuanya.


"Hotelku mulai beranjak melawan arus Tante tak ada esek esek lagi semua hanya penginapan dan klab buka sampai jam 23.00 hanya untuk hangout tamu yang menginap dan sekedar minum dan hiburan ringan saja," ucap Richard meyakinkan.


Kenapa kamu tidak memanfaatkan fasilitas yang kamu punya padahal semua itu begitu menjanjikan?


"Karena bertolak belakang dengan pemikiran Istriku! sedang semua management sepengetahuan istriku walau tidak terlibat langsung!" ucap Richard mantap.


"Waw Richard! berarti benar Kamu sudah menikah? apa yang mendasari kamu merubah prinsip bebas mu sejak dulu?seperti apa istrimu yang bisa merubah hidupmu dan prinsip awal yang Kamu jalani?" tanya Tante Diana seperti meledek Richard.

__ADS_1


*******


Sambil menunggu kelanjutan MASA LALU SANG PRESDIR, Baca juga ya, Pesona Aryanti, Biarkan Aku Memilih, Meniti Pelangi, Cinta Di Atas Perjanjian, Noda Kelam Masa Lalu, By Enis Sudrajat 🙏❤️


__ADS_2