
Sementara itu di Paris, pagelaran tahunan event penghargaan terbesar antara para designer designer terkenal yang shine this year sedang di gelar. Banyak sekali artis, aktor dan model kenamaan yang datang.
Para pengusaha, para seniman dan bahkan politikus ikut meramaikan ajang yang di selenggarakan setiap tahun itu.
Dari sederet nama nominator yang ada, nama Shanum Margaretha menjadi sorotan yang cukup ramai di perbincangkan. Dari 12 kategori yang ada, nama Shanum Margaretha yang termasuk dalam deretan designer berusia muda pada ajang penghargaan itu masuk ke dalam 3 kategori. Dan salah satunya adalah best designer of the year. Itulah kategori yang sangat di harapkan Shanum untuk menang.
Hari ini Shanum tampil begitu menawan, dengan gaun berwarna ungu dan sedikit sentuhan warna silver. Shanum benar-benar looks stunning saat berjalan di Red carpet ajang penghargaan itu.
Sorot lampu dari kamera awak media membuat Shanum semakin bersinar. Perhiasan yang dia juga design sendiri menambah berkilaunya Shanum, selain karena parasnya yang memang cantik. Dan tubuhnya yang memang sangat proporsional.
Leni yang melihat kakak sepupunya begitu memukau, tak berhenti tersenyum sejak tadi. Dalam hati Leni, dia sangat berharap kalau perjuangan kakak sepupunya selama ini akan membuahkan hasil. Leni tahu bagaimana Shanum berusaha keras untuk semua ini. Leni sangat berharap kalau hasilnya nanti seperti yang mereka berdua harapkan. Lalu mereka akan pulang ke Indonesia, dan membuat keluarga besar mereka bangga.
Membuktikan pada keluarga besar mereka, kalau wanita bukan hanya bisa melahirkan anak dan mengurus rumah. Mereka berhak mengenyam pendidikan sampai setinggi yang mereka bisa dan bisa sukses. Bukan seperti kata para pria yang mendominasi di keluarga besar mereka. Kalau perempuan itu tidak usah sekolah tinggi-tinggi. Bahkan ada yang merasa kalau punya anak perempuan itu sebuah karma buruk. Mereka ingin menghilangkan anggapan kuno seperti itu.
Dan penghargaan ini, adalah cara Shanum membuktikan pada ayahnya dan seluruh keluarganya. Bahkan tidak hanya di dalam negeri, Shanum bisa sukses dan berjaya di luar negeri.
Shanum pun masuk ke dalam tempat acara tersebut dengan anggun. Tapi tanpa dia sadari sepasang mata tengah menatapnya dengan tatapan tajam. Terlihat juga senyum orang itu menyeringai melihat ke arah Shanum yang tengah berjalan ke arah tempat duduk yang telah pihak panitia siapkan untuknya.
Acara pun di mulai beberapa saat kemudian. Para pengisi acara satu persatu menampilkan performa terbaik mereka. Satu demi satu nominasi juga di bacakan. Hingga nominasi talented young designer of the year, yang salah satu nominator nya adalah Shanum di bacakan.
Tepuk tangan meriah mengiringi pembacaan setiap nama nominator yang di sebutkan. Juga pada saat nama Shanum Margaretha di sebutkan, tepuk tangan yang hadir disana begitu meriah.
Leni yang berdiri di belakang panggung juga sangat gugup. Tapi dia terus berdoa agar Shanum menang. Karena kemungkinan Shanum menang memang lebih besar daripada yang lain. Karena dia bukan hanya mendesign pakaian saja. Tapi juga perhiasan yang sudah di akui kualitasnya oleh senior yang ada di kota ini.
Namun ketika pembaca nominasi menyebutkan.
__ADS_1
"Oh my God, I'm really very nervous to announce who the winner is. All of them are my favorite designer!"
(Ya Tuhan, aku sangat gugup membacakan siapa pemenangnya. Karena semuanya adalah designer favorit ku!).
Kata seorang penyanyi yang terkenal di kota itu.
"Oke oke, and the winner for this year's talented newcomer young designer goes to...!
(Baiklah baiklah, dan pemenang designer muda pendatang baru berbakat tahun ini adalah...!).
"Kimberly Austin"
Shanum langsung terkejut, wajahnya benar-benar menunjukkan hal itu. Dia yang tadinya tersenyum dan sudah bersiap berdiri dengan elegan karena yakin akan menang. Bahkan salah satu dewan juri yang juga adalah salah satu klien tetap Shanum bahkan sudah bicara pada Shanum beberapa hari yang lalu. Kalau Shanum adalah kandidat terkuat dalam nominasi itu. Dan hal itu yang membuat Shanum yakin menang dalam nominasi tersebut. Tapi ternyata, malah orang lain yang memang.
Wajah Shanum memang sangat shock, tapi dia berusaha untuk tetap tersenyum kepada Kimberly Austin saat wanita muda itu menghampiri nya dan meminta berjabat tangan dengannya. Bahkan Shanum juga ikut tepuk tangan saat rivalnya tersebut berjalan dengan anggun sambil melambaikan tangan menuju ke atas panggung untuk menerima penghargaan.
Di belakang panggung Leni bahkan langsung terduduk lemas mendengar siapa yang menang dalam salah satu nominasi dari tiga nominasi yang ada nama Shanum sebagai nominator nya.
Sementara dari barisan bangku VVIP, seorang pria tengah tersenyum sambil meletakkan tangannya di dagunya.
"Heh!"
Pertunjukan masih berlangsung, beberapa pengisi acara kembali tampil. Hingga nominasi selanjutnya yaitu designer perhiasan paling di sukai tahun ini. Shanum bahkan sangat yakin kalau dirinya akan menang. Karena penjualan design perhiasannya bahkan lebih banyak dari nominator yang lain. Itu artinya design perhiasannya lah yang banyak di minati.
Shanum sudah merapikan gaunnya, karena jika di panggi sebagai pemenang, dia tidak ingin ada lipatan di gaunnya.
__ADS_1
"Ladies and gentlemen, the winner of this year's most preferred jewelery designer goes to...!"
(Tuan-tuan dan nyonya-nyonya, pemenang designer perhiasan paling di sukai tahun ini jatuh kepada...)
Shanum sudah berharap, dan Leni yang berada di belakang panggung juga terus berdoa.
"Anastasia Moren"
Shanum terkesiap, dia mencoba untuk melihat tulisan yang ada di belakang panggung. Ternyata benar bukan namanya. Dan pria yang ada di barisan VVIP kembali tertawa.
"Continuez à espérer, car votre nom ne sera jamais désigné comme le gagnant, Shanum"
(Teruslah berharap, karena namamu tidak akan pernah di sebutkan sebagai pemenang, Shanum)
Shanum berusaha menghirup udara dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan. Dua nama yang disebutkan sebagai pemenang, bahkan kualitas karya mereka masih di bawah Shanum. Itu kata salah satu juri yang juga klien Shanum. Dan menurut Shanum itu memang benar. Dari segi kreativitas dan efisien produk, design Shanum benar-benar lebih baik.
Shanum bahkan masih duduk diam di antara kursi nominasi ketika semua sudah beranjak dari sana. Termasuk Eva, salah satu saingan Shanum yang juga tidak menang dalam kategori tadi.
"Hey Shanum, pourquoi es-tu toujours assis là. Je ne peux pas accepter que tu aies perdu contre Miss Moren. C'est la fille du chef du jury. N'attends pas plus de ce genre de prix Shanum!"
(Hei Shanum, kenapa masih duduk di situ. Belum bisa terima kalau kamu kalah dari nona Moren. Dia kan anak ketua juri. Jangan berharap lebih dari penghargaan semacam ini Shanum).
Kata Eva yang langsung membuat Shanum tenggorokannya terasa begitu tercekat, hingga membuatnya sulit untuk bernafas.
"Huh, aku tidak akan menyerah. Masih satu nominasi lagi. Dan ini adalah tujuanku...!"
__ADS_1
***
Bersambung...