BAD GIRL

BAD GIRL
Nikah berempat


__ADS_3

Bab 104


Setelah selesai di wawancarai, Celine dan Tasya mendekati mereka.


"Congratulation, Niko and Rio. You are the best" ucap celline


Niko menganguk lalu berucap "thanks" sementara Rio hanya mengangguk saja.


"Kak Rio,. selamat ya. Kakak tadi benar-benar keren" ucap Tasya


"Acara ucapan selamatnya udah kan? Jadi minggir kita mau lewat" ketus Rere


"Tunggu dulu. Ini aku bawain air untuk kak Rio" ucap Tasya menyerahkan sebotol minuman untuk Rio.


Tidak enak menolak Rio pun mengambil minuman itu. "Terimakasih, minumannya kita pergi dulu" ucap Rio langsung beranjak pergi. Karena dia tahu, rere akan marah menerima minuman itu.


"Kita pergi dulu" ucap Niko pada celline. Dia yang berdiri di tengah-tengah pun menarik tangan zhea dan Rere mengikuti Rio.


Setelah mereka agak jauh dari Tasya dan celline. Rere berteriak memanggil Rio.


"Riooo berhenti nggak lho!"


Rio membalikkan badannya, setelah melihat Celine dan Tasya sudah jauh dari mereka. Rio pun membuang minuman itu ke sembarangan arah.


"Selesaikan masalahnya. Gue nggak enak nolaknya re" ucap Rio menjelaskan.

__ADS_1


"Lain kali jangan ambil minuman dari cewek manapun, ini berlaku juga buat lho Niko. Jika perlu gue dan zhea akan bawa kulkas ke sini buat kalian"


"Iya, iya ini yang terakhir kalinya. Ya kan nik"


"Ya. Gue juga nggak bakalan lakuin hal itu" ucap Niko


"Astaga. Re, kecemburuan lho itu sekarang udah naik tingkat ya. Biasanya kalo para fans mereka minuman lho fine-fine aja. Sekarang kok jadi gini sih sifat lho. Kasian Rio sama nikonya kalo lho terus-terusan kayak gini" ucap zhea yang juga nggak paham dengan sikap sahabatnya itu.


"Jelas beda Zhe. Ini negara orang bukan negara kita"


"Udah, udah-udah. Sekarang kita cari makan. Gue lapar" ucap Niko menengahi perdebatan mereka.


Mereka kemudian pergi ke restoran ternama di AS menyantap makanan mereka.


"Tentu saja gue tahu, maka dari itu gue sengaja ngomong kayak gitu" ucap Rere


"Kok gitu sih re. Yang ada Niko dan Rio nggak bakalan punya pacar ntar"


"Biarin itu emang tujuan gue"


"Ree" ucap zhea kesal


"Apalagi sih Zhe, gue sengaja ngelakuin itu bukan tanpa sebab. Pertama agar si perempuan centil dua itu nggak ngedekatin mereka. Kedua, ini tuh demi kebaikan lho juga. Jadi, jika Zein mendengar ataupun menonton acara tadi dia bakalan benar-benar yakin dengan hubungan lho dan Niko. Bukannya kalian pura-pura pacaran di depannya"


"Ya, tapi nggak gini juga re. Gimana kalo para fans menanyai kita kapan menikahnya"

__ADS_1


"Ya gampang. Kita bilang aja, setelah kita benar-benar dewasa dan siap. Bukankah mereka selalu menjodoh-jodohkan kita? Mereka pasti akan mendukung kita"


"Tapi, re. Bagaimana jika suatu saat di antara kita memiliki pacar?,"


"Ya nggak ada yang boleh pacaran"


"Lho kok jadi ngatur-ngatur gini sih re. Aneh tahu nggak"


"Kenapa Zhe, lho kok kayak nggak suka gitu. Kayak lho itu tertarik aja dengan hal pacaran. Lho bahkan nggak mempercayai cinta".


"Yang gue permasalahin di sini itu Niko dan Rio. Kasihan mereka"


"Kalo nggak kita benar-benar menikah aja berempat"


"Gimana caranya nikah berempat sih re" ucap Rio


"Kalo nggak, zhea nikah sama Niko. Dan lho nikah sama gue. Gampangkan? Kita bisa tinggal di satu rumah"


"Re, lho suka ya sama Rio?" Ucap Niko


"Ya gue suka bahkan sayang sama dia. Gue juga suka dan sayang sama lho Nik dan lho juga zhe. Gue tuh cuma nggak mau kehilangan kalian aja. Gue pengen kita tuh bareng-bareng terus sampai tua"


Baca terus kelanjutan ceritanya ya ☺️


Dan jangan lupa baca juga Karya author yang berjudul "COLD CEO IN LOVE" dan SILENT DEADLY ya reader's tercinta 🙏🏻☺️

__ADS_1


__ADS_2