BAD GIRL

BAD GIRL
Mendonor Ginjal


__ADS_3

Bab 85


"Mamaku terkena penyakit kanker dan gagal ginjal" lirih exsel


Zhea terdiam sesaat mendengar ucapan exsel.


"Jika begitu, lakukan yang terbaik untuk Tante"


"Penyakitnya double Zhe. Mamaku memerlukan pendonor ginjal secepatnya. Sementara ginjalku dan ginjalnya tidak cocok.


Lagi-lagi zhea hanya terdiam. Sementara exsel memejamkan matanya dan mendongakkan kepalanya ke atas.


"Periksa ginjalku. Jika cocok aku akan mendonorkannya untuk Tante"


Exsel membukakan matanya, terkejut mendengar ucapan zhea.


Exsel hanya menatap zhea tanpa memberi tanggapan apapun.


"Kenapa malah menatapku. Ayo periksa apakah ginjalku cocok dengan ginjal Tante"


"Tidak. Walaupun cocok, aku tidak mau kau yang mendonorkan ginjal untuk mamaku"


"Oke. Gue mengerti" ucap zhea, beranjak pergi dari ruangan exsel. Raut wajah zhea terlihat kecewa karena exsel menolak mentah-mentah niat baiknya.


Exsel tidak ingin zhea mendonorkan ginjal untuk mamanya bukan tanpa alasan. Tapi karena, dipikirkan exsel, zhea tidak bisa hidup dengan satu ginjal. Terlebih lagi zhea mengikuti kelas bela diri dan dia juga seorang pembalap. Dia tidak mau mengambil resiko besar terhadap zhea.

__ADS_1


Zhea menanyakan kepada suster dimana letak ruangan dokter Adnan. Setelah mengetahui ruangan dokter Adnan, zhea langsung me masuki ruangan itu.


Sayangnya, dokter adnan tidak ada di ruangannya. Zhea duduk di kursi kerja adnan menunggu Adnan kembali.


2 jam kemudian, Adnan kembali ke ruangannya.


Zhea membalikkan kursi, melihat kearah pintu, setelah mendengar suara pintu terbuka.


"Zhea, ada perlu apa datang ke ruanganku" ucap Adnan


"Periksa ginjalku. Apakah cocok dengan ginjal Tante Sarah"


"Maksudmu?" Tanya Adnan binggung


"Tante Sarah membutuhkan pendonor ginjal secepatnya sekarang. Jadi, gue ingin mendonorkan ginjalku untuk Tante, jika memang cocok"


"Gue yakin. Tapi jangan beritahu exsel tentang ini"


"Kenapa? Dia berhak tahu. Karena ini, menyangkut mamanya"


"Rahasiakan saja ini dari dia. Lho bisa kan"


"Baiklah. Sekarang, mari kita periksa dulu ke cocokkan ganjal kalian"


Zhea melakukan pemeriksaan ginjal setelah hasilnya keluar Adnan menghampiri zhea.

__ADS_1


"Hasilnya sudah keluar. Aku akan lihat, hasil.lab punya tante Sarah, exsel pasti menyimpan hasil lab itu di ruangannya. Untuk melihat kecocok ginjal kalian"


Zhea hanya mengangguk "pastikan, exsel tidak mengetahui hal ini"


"Baiklah"


Adnan lalu masuk ke ruangan exsel, dia mencari hasil lab Sarah.


Tiba-tiba exsel datang keruangannya "apa yang sedang kau cari" ucap exsel yang melihat Adnan sedang mencari sesuatu


"Boleh aku lihat hasil lab.ginjal mamamu. Aku dengar dari para suster Tante sarah memerlukan ginjal secepatnya. Aku akan membantumu mencari ginjal yang cocok"


Exsel lalu mengambil hasil lab Sarah yang dia simpan di dalam dokumen.


"Ini" ucap exsel memberikan hasil lab itu.


Adnan mengambil hasil lab itu. Setelah melihatnya cukup lama diapun mengembalikan hasil lab itu kepadanya exsel.


"Baiklah aku sudah mengerti, ginjal seperti apa yang cocok untuk Tante Sarah. Aku akan membantumu mencarikannya. Kau sabarlah, tente pasti baik-baik saja" ucap Adnan menepuk-nepuk pundak exsel.


Exsel hanya tersenyum getir "terimakasih" ucapnya


"Aku pergi dulu, harus memeriksa beberapa pasien" ucap Adnan


Exsel hanya mengangguk. Adnan pun beranjak pergi menemui zhea di ruangannya.

__ADS_1


Baca terus kelanjutan ceritanya ya☺️ dan jangan lupa baca juga karya author yang berjudul "SILENT DEADLY" dan "COLD CEO IN LOVE" YA Reader's tercinta 🙏🏻☺️


__ADS_2