BAD GIRL

BAD GIRL
BAB 172


__ADS_3

Bab 172


Setelah menempuh perjalanan jauh, zhea dan Rere sampai di Kos-kosan Niko.


Tanpa mengetuk pintu lagi, Rere membuka pintu kos-kosan Niko dengan senyuman yang mengembang. Sedetik kemudian, senyuman itu menghilang dari wajahnya, ketika melihat celline dan Tasya berada di kos-kosan Niko.


"Lho, kalian kok kesini nggak ngabarin dulu" ucap Niko menghampiri keduanya


"Suprise aja. Kita sengaja datang lebih awal, biar bisa nemanin kalian latihan" ucap zhea


"Kalo bilang kan, kita bisa jemput di bandara"


"Kalo bilang, ya bukan suprise lagi dong namanya" ketus Rere


"Kok nada bicara lho gitu sih re, masa baru sampai udah badmood aja" ucap Niko


"Capek nik, lho kira duduk di pesawat selama 18 jam itu enak apa"


"Ah, iya-iya. Sini peluk dulu, biar capeknya hilang" ucap Niko kemudian memeluk kedua sahabatnya itu.


Zhea melepaskan pelukannya, kemudian beranjak memeluk Rio "Yooo" ucapnya


Rio merentangkan tangannya, dan zhea pun langsung masuk ke pelukannya.


Saat pandangan Rere dan Rio bertemu, Rere memilih duduk di samping celline.


"Zhe, sini tas lho. Gue masukin ke kamar"


"Sekalian sama koper gue nik" sahut rere


"Iya"


Zhea stay duduk di samping Rio. Rere memperhatikan meja yang penuh dengan buku-buku.


"Kita lagi ngerjain tugas" jelas Rio menatap Rere.

__ADS_1


Sementara Rere hanya diam tak merespon apapun.


Niko kembali dan duduk di samping zhea. Jadilah zhea di tengah-tengah sahabat cowoknya itu.


"Kalian juga tinggal di sini?" Ucap Tasya yang sedari tadi diam memperhatikan mereka


"Kenapa? Lho keberatan!" Ketus Rere


"Nggak cuma nanya doang"


"Nggak usah heran gitu, karena di Indonesia, kita juga tinggal bersama" sahut zhea


"Kalian di sini berapa lama?"


"Maksud lho nanya kayak gitu kenapa? Lho nggak suka gue sama zhea di sini iya?" Ucap Rere mulai emosi


"Nggak gitu kak maksud aku. Aku cuma nanya doang kok, kalo emang lama kita bisa menghabiskan waktu bersama kan?"


"CK, lho pikir gue ke sini buat senang-senang"


Rere beranjak pergi masuk ke dalam kamar.


"Kayaknya Rere benar-benar capek deh. Kita selasaiin dulu tugasnya"


Mereka pun kembali sibuk dengan tugas mereka, kecuali zhea yang hanya melihat-lihat.


15 menit kemudian, Rere keluar dari kamarnya.


"Mau kemana?" Ucap Zhea yang melihat Rere keluar


"Nyari angin"


"Ikut deh gue"


Rere hanya mengangguk.

__ADS_1


"Eh mau kemana? Tungguin bentar, ini tugas kita udah mau selesai" ucap Niko


"Selesaiin aja dulu tugasnya. Kita cuma jalan dekat-dekat sini doang kok" ucap Rere.


"Benaran ya cuma dekat-dekat sini doang"


"Iya".


Dibagian lain negara, exsel masuk ke dalam mobil karena sudah pulang dari bekerja. Dia mengambil hp zhea yang ketinggalan di mobil.


"Bisa-bisanya barang seperti ini ketinggalan" ucap exsel menggelengkan kepalanya.


Saat sampai di rumah, Tiffany sudah stay di depan rumahnya.


"Ngapain kamu di sini?"


"Ya buat belajar lah kak"


"Gini ya tif, kita itu udah mempelajari semua pelajaran dan itupun sudah di ulang-ulang, masa kamu nggak ngerti-ngerti juga sih" ucap exsel yang sudah lelah dengan tingkah laku Tiffany selama ini


"Ya mau gimana lagi kak,otak aku nggak bisa mencerna semuanya"


--------


Exsel dan Rio mencari keberadaan zhea dan Rere menggunakan motor mereka.


Sementara zhea dan Rere duduk di pinggiran jalan, karena kelelahan.


"Haus nggak re?"


"Haus iya, lapar juga iya Zhe"


"Benar juga. Lho tunggu di sini bentar gue cari minuman dulu"


"Udahlah nggak usah, tahan aja hausnya. Gue capek, dan kita juga nggak boleh mencar"

__ADS_1


__ADS_2