BAD GIRL

BAD GIRL
Belanja Sepuasnya


__ADS_3

Bab 93


Tak jauh dari tempat zhea dan Zein berbicara, ada exsel yang sedang makan juga di sana dan mendengarkan semua pembinaan mereka.


"jadi, mereka benar-benar di jodohkan. Sangat tidak masuk akal, beberapa waktu yang lalu dia memintaku untuk menjadi pacar pura-pura bahkan menjadi suaminya" ucap exsel menggeleng-gelengkan kepalanya. Kemudian melanjutkan makannya.


---------


Hari beranjak malam. di kos-kosan hanya ada Rere.


Rere menunggu kepulangan Rio dan zhea di sofa.


"Ini sih Rio dan zhea mana sih. Udah jam segini belum juga pulang. Sih Rio juga, habis dari kuliah ngilang ntah kemana" ucap rere kesal.


Beberapa saat kemudian, Rio pun pulang.


"Dari mana aja lho, jam segini baru pulang" ucap Rere dengan tatapan intimidasinya


"Abis dari Latihan" bohong Rio, padahal dia sibuk menyiapkan berkas-berkas pindahannya


"Kenapa nggak ngajak-ngajak kalo lagi latihan"


"Zhea kan lagi sakit, gue mau lho nemanin dia di sini"


"Zhea-nya aja nggak ada saat gue pulang tadi"

__ADS_1


"Lah dia kemana"


"Nggak tahu, Di Telpon nggak di angkat. Ngebosenin banget gue nungguin kalian dari tadi" ucap zhea dengan wajah cemberutnya


"Iya ya maaf. Mau makan nggak?" Bujuk rio


"Kalo di luar mau gue. Kalo cuma mesan doang lebih baik nggak usah"


"Yaudah kalo gitu kita makan di mall aja. Sekalian gue temanin lho belanja"


"Tapi lho yang bayarin. Gue nggak mau gunain uang gue ataupun uang yang lho kasih tadi malam. Soalnya uang itu, untuk kita jalan-jalan ntar pas AS"


"Hahaha iya iya. Dari dulu juga, lho belanja pakai duit gue. Tapi, zhea gimana?"


"Udah, yok kita berangkat"


"Tapi, gue mau mandi dulu re. Gue udah keringatan dari tadi siang"


"Kalo lho mandi dulu, gue udah keburu nggak mood lagi pergi ke mall"


"Iya deh terserah lho aja. Nggak pernah menang juga gue ngomong sama lho"


"Gue ambilin tas dulu dari dalam kamar" ucap zhea beranjak pergi ke kamarnya mengambil tas.


"Udah, ayo pergi" ucap Rio

__ADS_1


"Tunggu dulu" ucap Rere


"Apa lagi"


Rere lalu mengambil parfumnya dari dalam tas, dan menyemprotkannya di baju dan bagian leher Rio.


"Sekarang, lho udah wangi. Ayo kita pergi" ucap Rere mengandeng tangan Rio.


Sementara itu, zhea baru selesai latihan balapan. Dia mengecek ponselnya, ada pesan dari Zein yang menge-share lokasi pertemuan mereka. Zhea hanya membaca pesan dari Zein, tanpa berniat untuk membalasnya.


Zhea hanya membalas pesan dari Rere yang isinya "gue ada urusan malam ini. Kalian aja yang ke sana"


Setelah pesan terkirim, zhea beranjak pergi ke tempat pertemuan mereka. Sekarang sudah pukul delapan lewat, zhea sengaja datang terlambat untuk memberikan kesan buruk kepada keluarga Zein. Dia bahkan tidak mandi dulu atau bersiap-siaplah untuk datang ke pertemuan itu. Zhea bahkan merencanakan sesuatu, untuk membatalkan perjodohan mereka.


Sementara itu, di mall Rere dan Rio baru selesai makan.


"Abis ini gue mau ngurasin dompet lho. Gue mau beli dress baru, sepatu, tas, skincare dan alat-alat make up lainnya"


"Iya, lho bisa belanja sepuasnya"


Rio lalu menemani Rere berbelanja. Setelah satu jam lamanya, acara perbelanjaan Rere pun Selesai. Dan biaya belanjaannya, menghabiskan uang Rio ratusan juta


"Wahh senang banget gue, bisa belanja sepuasnya. Tumben banget lho nggak marah gue beli barang-barang mahal kayak gini. Biasanya lho selalu nukarin dengan barang-barang yang lebih murah"


Baca terus kelanjutan ceritanya ya ☺️ dan jangan lupa baca juga Karya author yang berjudul "COLD CEO IN LOVE" dan "SILENT DEADLY" ya reader's tercinta ☺️🙏🏻

__ADS_1


__ADS_2