
Bab 123
Hari larut malam, zhea dan Rere kembali ke kos-kosan setelah balapan.
"Sekarang uangnya sudah ada 3M 250jt. Sebaiknya kita telon Niko, siapa tahu dia punya uangnya" usul Rere.
Zhea hanya mengangguk, Rere kemudian menghubungi Niko dengan Vc.
3 detik kemudian, vc mereka pun terjawab.
"Ya, re ada apa?" Ucap Niko di seberang sana
"Nih, zhea mau ngomong" ucap Rere memberikan ponselnya pada zhea
"Ada apa Zhe, apa ada Masalah?"
"Heum, ini masalah besar nik"
__ADS_1
"Masalah besar, maksudnya"
Zhea pune ceritakan semuanya, tentang perjanjian, ancaman Niko dan Rio yang akan di diskualifikasi, pertunangan dan pernikahan. sementara Niko dan Rio menyimak dengan serius.
"Masalah uang gue cuma punya 750jt Zhe" ucap Niko
"Kalo gue, cuma punya 250jt, Zhe. Soalnya, duit gue banyak ke pake buat ngurusin pindahan" sahut Rio
"Gue pinjam dulu uang kalian. Secepatnya gue bakal balikin"
"Ya ampun Zhe, kayak sama siapa aja" ucap niko
"Udah Zhe, santai aja. Nggak usah pikirin kita." Sahut Rio
"Kalo di totalin, uangnya masih kurang 250jt" ucap Niko
"Gue bakal minta ke nyokap bokap gue. Mereka pasti ngasih uangnya" ucap Rere
__ADS_1
"Bagus deh kalo gitu" ucap Niko
"Tapi, masalahnya nggak sampai di sini aja. Walaupun kita punya uang 5M sekarang, posisi zhea tetap terancam. Kalo 2 Minggu lagi zhea nggak nikah sama lho nik, zhea bakalan tetap nikah sama Zein. Jadi gimana nik, semuanya ada di tangan lho sekarang. Pilihannya cuma ada dua lho yang nikah sama zhea, atau zhea di paksa nikah sam sih Zein yang licik itu"
"Gue juga nggak tahu. Gue juga, belaum ada pikiran buat menikah diumur yang sekarang. Terlebih lagi, study belum selesai" ucap Niko
"Kalo gini caranya, zhea akan nikah sama Zein. Sia-sia dong kita patungan buat bayar dendanya. Uang itu akan hilang cuma-cuma"
"Yaudahlah, kita pikirin ini nanti aja. Yang terpenting, sekarang, uannya dulu sudah ada. Yang lainnya bisa di pikirin belakangan" ucap zhea
"Pikirin baik-baik lho nik. Kalo sampe zhea nikah sama Zein, kita pasti nggak di perbolehin buat ketemu zhea. Dan acara pertunangan itu, di Adain 5 hari lagi. Kalo lho nggak datang, maka hari itu adalah pertunangan zhea dan Zein" ucap Rere kemudian memutuskan sambungan vc mereka.
"Nikah aja sama zhea nik, atau kita akan kehilangan zhea buat selamanya"
"Nikah itu bukan buat main-main Yo"
"Gue tahu Nik, tapi, gue yakin Dengan kemampuan dan tanggung jawab lho. Lho pasti bisa jadi suami yang baik buat zhea. Selama ini juga, lho kan yang jagain zhea. Dan terbukti lho bisa jagain dia dengan baik. Apalagi yang lho pikirin. Cinta? Cinta bisa datang belakangan men, dan cinta akan hadir jika terus bersama. Materi? Dengan uang hasil balapan, itu udah jauh dari cukup untuk menghidupi kalian berdua. Terlebih lagi zhea itu, tidak seperti Rere yang banyak kemauannya"
__ADS_1
"Lho tahu sendirikan Yo, kalo bokapnya zhea itu nggak pernah suka sama kita. Kalo gue nikah sama zhea dengan cara kayak gini, yang ada seumur hidup gue di musuhin sama mertua gue sendiri. Gue nggak mau, hubungan zhea dan bokapnya makin tenggang nantinya"