BAD GIRL

BAD GIRL
RUMAH YUDA


__ADS_3

Yuda mengajak Celina dan yang lain masuk, Celina juga baru pertama setelah kecelakaan ke rumah Yuda, sebelum nya Celina sering datang ke rumah Yuda bersama dengan Siska, Celina selalu senang jika berada di rumah Yuda selain dia di manjakan karena Mommy Yuda tidak bisa memiliki anak lagi karena suatu hal membaut nya menganggap Celina putrinya juga.


Mommy Yuda ingin sekali memiliki anak perempuan setelah Yuda ada tapi keinginan nya harus terpendam karena rahim nya di angkat, dan saat sang adik memberi kabar kalau anak nya perempuan Mommy Yuda tidak terlalu sedih karena dia bisa menganggap Celina juga putrinya.


"Mommy lihat siapa yang datang" Yuda memanggil Mommy yang baru turun dari lantai Atas.


Sisi Mommy Yuda menoleh ke arah Yuda yang memanggilnya, Sisi menatap Celina yang mendekat bersama Yuda dan yang lain ke arah nya, Sisi menatap dalam Celina tersirat kerinduan di mata nya.


"Celina anak Mommy"


Celina mendekat ke arah Sisi lalu memeluk nya, Sisi sendiri memeluk erat Celina dengan sayang, lalu Sisi mencium seluruh wajah Celina. "Apa kabar sayang, kamu semakin gemuk apa kamu bahagia dengan suami kamu???"


"Aku baik Mom, aku juga sangat bahagia Mom dengan pernikahan muda ku!!! Apa Mommy baik aku lihat Mommy kurusan! Di mana Daddy Mom???"


"Daddy ada di luar negeri besok rencana nya di kembali, Mommy sangat baik!! Apa benar Mommy kurusan?? Mommy melakukan Diet lho"


"Kenapa Mommy Diet???"


"Karena ingin cantik dong walau usia tidak muda"


"Selalu saja Mommy mengatakan itu"


"Kamu laki laki mana paham Yuda, sana sana main sama teman teman kamu!! Mommy mau banyak cerita sama Celina"


"Aku anak kandung Mommy jangan lupakan itu"


"Iri saja kamu itu!! Oh yah nak mana suami kamu??? Kamu datang sama siapa???"


Celina berbalik menatap Rian yang bingung di belakang nya, Celina mendekat ke arah Rian. Celina memegang tangan Rian lalu mendekat ke arah Sisi, sedangkan Sisi tersenyum melihat Celina bahagia.


"Ini suami Celina dan sekaligus teman kak Yuda"


"Wah kebetulan sekali kalau begitu nak"


"Malam tante"


"Kok tante Mommy dong!!!"

__ADS_1


Rian tersenyum melihat Mommy Yuda yang sangat rama, dia tidak menyangka kalau Mommy nya Yuda kakak dari Mertua nya. Setelah kangen kangenan Yuda memperkenalkan teman teman nya kepada Sisi, Sisi sangat senang melihat teman teman Yuda yang ternyata saudara nya, Sisi tidak menyangka kalau teman teman Yuda masih kerabat dengannya.


Yuda mengajak Rian dan Irwan naik kelantai dua dimana kamar nya, sedangkan Celina dan Putri mereka berada di ruang keluarga dengan Sisi.


Sisi banyak cerita dengan kedua remaja yang ada di samping kanan kirinya dia sangat senang ada teman ngobrol dan teman menggosip, karena memang sama kerusakan perempuan yah menggosip. Dua Remaja itu banyak cerita tentang kehidupan nya setelah menikah begitupun dengan Sisi yang menceritakan pertama bertemu dengan suami nya.


Mereka menceritakan malam pertama saat pertama kali mereka lakukan ternyata banyak perbedaan tentang mereka bertiga, Sisi dan kedua remaja itu tertawa saat saling menceritakan hal pertama dalam hidup mereka bertiga.


Meninggalkan Celina, Putri dan Sisi yang ada di ruang keluarga di kamar Yuda mereka berempat sedang bermain Ps milik Yuda, dengan mendengarkan Celotehan Irawan yang mengatakan kepada Bastian kalau Celina di Cium Yuda.


"Hah kok bisa??? terus itu anak kok kagak ngamok???"


"Celina ternyata adik Yuda, Bas"


"Apa??" Bastian berteriak di samping telinga Irwan, Irwan yang kesal memukul kepala Bastian.


"Bangsat, telinga gue anjir"


"Haha maap maap" Dengan mengusap kepala nya yang habis kena tampol kesal dari Irwan.


"Jadi kalian berdua saudara dong sama Yuda???"


"Sama hantu aja sono lho"


"Sialan lho Ian"


Mereka melanjutkan bermain dengan banyak cerita yang mereka ceritakan, Mulai Yuda yang menceritakan masa lalu Celina yang sudah empat kali pinda sekolah karena membuat rusuh di sekolah, Rian mendengarkan masa lalu Celina dengan sangat serius, dia ingin mengenal Celina lebih jauh lagi, Yuda juga menceritakan alasan Celina menjadi bandel karana apa kepada Rian dan yang lain, agar Rian dan teman teman nya tidak salah paham.


Yuda juga bersyukur Celina sekarang sudah mendapatkan kembali keluarga nya, setelah kecelakaan Celina yang membuat Celina hilang ingatan sampai sekarang. Belum lagi kebahagian Celina bertambah sejak dia nikah Rian dan dia sebentar lagi akan punya adik.


"Sebenar nya Celina anak yang ceria dan penurut sebelum nya dan juga rama kepada siapa aja"


"Gue enggak nyangka kalau Celina perna jadi bad girl"


"Gue juga, soal nya pas ketemu pertama dia orang nya kalem bangat"


"Ha istri gue yang paling baik"

__ADS_1


Ketiga teman Rian menatap Rian dengan serempak, mendengar apa yang di katakan Rian barusan. "Yah dia istri elo enggak mungkin kan istri pak lurah"


"Gue seneng aja dia berubah sejak kecelakaan itu, semua orang berharap Celina tidak ingat masa lalu nya yang pahit"


Mereka bercerita banyak hal setelah menceritakan Celina, sampai enggak sadar kalau sudah sangat malam. Jam sudah menunjukan pukul 11 Malam, Rian dan yang lain pamit pulang karena sudah sangat malam.


Yuda mengantar mereka ke bawa, mereka juga masih melihat Sisi dengan kedua remaja yang masih bercanda tawa di sofa keluarga.


"Mom"


Sisi menoleh ke arah belakang saat mendengar putra nya memanggil. "Kenapa nak???"


"Mereka ingin pulang karena sudah sangat malam"


"Kalian tidak mau menginap saja???"


"Tidak Mom, besok kami ada kuliah pagi"


"Padahal baru sebentar kalian ke sini nak"


"Kapan kapan kami akan kesini lagi Mom"


"Yah sudah hati hati yah pulang nya, jangan ngebut"


Mereka semua keluar dari rumah Yuda setelah pamitan sama Sisi dan Yuda. Mereka masuk mobil masing masing, setelah itu mereka meninggalkan Rumah Yuda. Di pertengahan jalan Celina dan Putri tertidur dalam mobil.


"Mungkin dia kelelahan Ian"


"Yah mungkin apalagi ini sudah larut malam"


Rian masuk ke area Apartemen nya dia memarkirkan mobil nya ke jajaran mobil mobil mewah yang ada di bawa Apartemen nya. Rian dengan Irwan turun dari mobil setelah itu berlari kecil ke sisi mobil.


Rian dan Irwan menggendong istri mereka sendiri berjalan ke arah Lift yang tidak jauh dari parkiran mobil mereka. Mereka masuk kedalam lift dengan menggendong istri mereka, mereka keluar dari dalam lift.


Berjalan ke arah pintu Apartemen, Irwan menempelkan kartu tipis untuk membuka kunci pintu Apartemen, mereka berdua masuk kedalam Apartemen mereka.


Rian masuk kedalam kamar nya dengan Celina begitupun dengan Irwan yang juga masuk ke dalam kamar nya dengan Putri mereka berdua sama sama menidurkan istri mereka dengan sangat pelan takut membangunkan mereka.

__ADS_1


Rian masuk ke dalam kamar mandi untuk bersih bersih begitupun dengan Irwan sebelum mereka menyusul Celina dan Putri ke alam mimpi.


__ADS_2