BAD GIRL

BAD GIRL
BAB 130


__ADS_3

Bab 130


"Karena mempelai prianya sudah datang, sebaiknya kita mulai saja acara pernikahannya" ucap penghulu


"Tunggu sebentar, saya menunggu seseorang" ucap Niko


"Lho nunggu siapa nik?" Tanya Rere


"Nanti kalian juga akan tahu sendiri"


" Jangan terus mengulur-ulur waktu. Waktu kami sudah terbuang sia-sia karena menunggumu sejak tadi. Jika tidak ingin menikah biar Zein saja yang mengantikanmu. Dia jauh lebih pantas" ucap Leon.


"5 menit. Tunggu 5 menit lagi"


"Lho gugup nik?" Tanya Rio


Niko hanya diam tidak merespond ucapan Rio.


"Kalo gitu, gue ambilin jas buat lho dulu nik" ucap Rere beranjak pergi mengambil jas untuk niko.


5 menit berlalu. Niko sudah rapih dengan jasnya.

__ADS_1


"Ini sudah 5 menit. Cepat lakukan ijab Kabulnya atau biarkan Zein yang Menganti mu" ucap Leon


"Jika kau tidak siap, maka aku siap untuk menikahi zhea" sahut Zein


"Mempelai prianya sudah datang" ucap Niko, yang melihat exsel memasuki halaman mansion.


"Maksud lho?" ucap Zein kebingungan


"Bukan gue ataupun lho yang bakalan nikahin zhea. Tapi dia" ucap exsel melihat ke arah exsel.


Semua mata pun melihat ke arah exsel.


Niko berjalan menghampiri exsel kemudian berucap "semuanya, dengarkan baik-baik. Yang akan menikahi zhea adalah dokter exsel Alexander. Hanya dia yang pantas untuk menikahi zhea" ucap Niko kemudian melepas jasnya dan memakaikannya pada exsel.


"What! Apa-apaan ini." Ucap Tiffany, di saat dia ingin menghampiri exsel, Rere maju untuk menghalanginya.


"Jangan mempermalukan diri sendiri di sini. Lho nggak lihat, banyak wartawan di sini. Bisa-bisa reputasi lho sebagai seorang model hancur karena ke konyolan lho ini. Pikirkan baik-baik, gue udah berbaik hati ngingetin lho" ucap Rere


Tiffany yang melihat banyaknya wartawan yang memotret exsel pun mengurungkan niatnya.


"Hey, apa-apa ini. Jika kau tidak ingin menikahi zhea, maka biarkan Zein yang menikahinya. Jangan meminta orang asing untuk menikahi putriku" bentak Leon

__ADS_1


"Biarkan zhea memilih, dia ingin di nikahi oleh siapa" ucap Niko


"Zein, cepat ucapkan ijab Kabulnya sekarang" ucap Leon


Saat Zein, ingin duduk di depan penghulu, zhea membuka suaranya "tunggu dulu, Saya tidak pernah setuju untuk menikah dengan Zein. Pernikahan ini di paksa oleh mereka karena urusan bisnis. Saya bersedia di nikahi oleh Niko, tapi, jika dia mengantikannya dengan orang lain, maka saya akan tetap menikah dengan orang itu. Niko, tidak mungkin memilih sembarangan orang untukku. Asalkan orang itu, tidak ada paksaan untuk menikahi saya"ucap zhea menatap exsel. Dia sebenarnya binggung dnegan apa yang terjadi, tapi, lebih baik dia menikah dnegan exsel dari pada dengan Zein, pikirnya.


"Saya sudah datang ke sini untuk memenuhi permintaan Niko. Artinya, saya setuju untuk menikah denganmu" ucap exsel mantap tanpa keraguan.


Para wartawan pun sibuk, memotret dan merekam kejadian itu.


"Zhea, aku pastikan kau akan menerima akibatnya karena telah mempermalukan aku" ucap Zein


"Tanpa lho sadari, rencana busuk kalian lah, yang mempermalukan lho sendiri. Lain kali, buat rencana yang lebih baik lagi, jika ingin menjebakku "


"Sudahlah Zein. Sebaiknya kita pergi dari sini, dan jangan cari masalah. Lihat, banayk wartawan di sini. Jangan mempermalukan diri lagi, beritamu di internet sudah menyebar. Jangan sampai, namamu semakin buruk nantinya" ucap Raka.


Zein pun pergi meninggalkan mansion keluarga marga.


Baca terus kelanjutan ceritanya ya☺️


Dan baca juga karya author yang berjudul "COLD CEO IN LOVE" dan "SILENT DEADLY" ya reader's tercinta☺️🙏🏻

__ADS_1


__ADS_2