BAD GIRL

BAD GIRL
BAB 166


__ADS_3

Bab 166


"Lho tahu sendiri bagaimana pernikahan gue sama exsel terjadi. Dan gue juga nggak tahu, sampai kapan kita akan bersama dengan ikatan pernikahan kayak gini. Karena nggak mungkin selamanya dia sama gue"


"Kok lho ngomong gitu sih Zhe? Emang lho berencana buat cerai sama dokter exsel"


"Perceraian itu pasti terjadi re. Dia orang baik, dia berhak bahagia, dan hidup bersama orang yang mencintai dan dicintanya. Dulu, dia pernah bilang sama gue hanya kalo dia akan menikah sama orang yang punya cinta. Sementara sama gue, dia nggak bakalan dapetin hal itu. Cinta itu hanya omong kosong, sementara hubungan itu hanyalah penipuan"


"Gimana kalo misalkan dokter exsel jatuh cinta sam lho. Apa lho juga bakalan ninggalin dia"


"Akan lebih baik, tidak ada perasaan di antara kita"


"Lho yakin Zhe dengan apa yang lho omongin Zhe? Ini pernikahan lho, bukannya sekedar hubungan pacaran. Kalo lho cerai sama dokter exsel lho mau jadi janda muda hah!"


"Gue nggak suka terikat sama siapapun, nggak ada orang yang gue percaya selain Niko, Rio dan lho"


"Tapi nggak semua orang kayak orangtua lho Zhe. Dokter exsel itu kayaknya orang yang baik, dia juga berusaha ngelindungi lho dan memenuhi kebutuhan lho"


Exsel dan Adnan mendengar semua pembicaraan zhea dan rere. Karena exsel mengikuti mobil zhea sepulang dari kampus.

__ADS_1


Kecewa, ya itulah yang di rasakan exsel setelah mendengar ucapan zhea.


Dia berlalu pergi dari depan ruangan Rere, karena takut zhea mengetahui dia mendengar semua pembicaraan mereka.


"Gue pergi dulu, lho aku apa? Ntar malam abis balapan gue bawain"


"Gue nggak mau apa-apa. Cukup lho balik ke sini dengan selamat aja, karena jujur aja gue khawatir lho ke sirkuit sendirian."


"Nggak usah khawatir, gue pergi dulu. Dan balik dengan kemenangan" ucap zhea mengedipkan matanya kemudian beranjak pergi dari ruangan Rere.


Sementara itu, exsel duduk termenung di ruangannya memikirkan ucapan zhea.


"Menurut lho?"


"Ucapan zhea cukup menyakitkan sih, tapi kan pernikahan kalian belum dua Minggu, mungkin pemikiran zhea lagi dangkal aja sekarang. Kita kan nggak tahu apa yang bakal terjadi ke depannya"


"Gue udah bilang sama zhea, apapun yang terjadi nggak bakalan ada perceraian di antara kita. Tapi dia, malah masih memikirkan hal itu"


"Lakuin aja yang terbaik buat hubungan kalian, dan biar waktu yang menjawab semuanya"

__ADS_1


"Dari pada berpisah, lebih baik hubungan kita tetap seperti ini sampai akhir. Dulu, gue berharap jika pernikahan kita bakalan harmonis layaknya suami-istri yang saling mencintai. Tapi, harapan gue seakan hancur bahkan di saat gue baru ingin memulai semuanya. Walaupun hubungan kita seperti orang asing yang di paksakan buat tinggal bersama, itu lebih baik dari perceraian, dan gue akan mempertahankan pernikahan kami bagaimanapun caranya dan apapun konsekuensinya"


"Lho pasti bisa pertahanan pernikahan kalian, dan gue selalu support lho" ucap Adnan menepuk-nepuk bahu exsel.


---------


Setelah memenangkan balapan, para fans zhea mengerumuninya.


"Kak zhea ikut balapan? Kita kira setelah menikah kak zhea nggak bakalan balapan lagi" fans1


"Balapan sudah menjadi separuh dari bagian hidup gue. Jadi, siapapun itu nggak bakalan bisa ngelarang saya buat balapan, selagi saya masih ingin melakukannya"


"Oh, tapi kenapa kak zhea nggak ngepublish suami kakak di media? Kita sebagai fans nya kakak snagat penasaran dengan wajah suami kakak" fans2


"Iya kak, apa suami kakak ada disini nemanin kakak balapan?" Fans3


"Dia sibuk, selain dokter dia juga seorang dosen"


"Wahh suami kakak benar-benar orang yang hebat" fans4

__ADS_1


__ADS_2