BAD GIRL

BAD GIRL
BAB 133


__ADS_3

Bab 133


Zhea dan exsel, sampai di rumah peninggalan Sarah.


"Kenapa jadi kamu yang menikah denganku?"


Exsel berhenti melangkah, setelah mendengar ucapan zhea. Dia lalu mendudukkan diri, di sofa.


"Duduk dulu, akan aku ceritakan"


Zhea pun ikut duduk di sofa, berseberangan dengan exsel, dengan penghalang meja di tengahnya.


FLASHBACK.....


Exsel sedang memeriksa keadaan pasien-pasiennya.


"Dokter, tadi temannya nona zhea memintamu untuk menemuinya di ruanganmu" ucap suster

__ADS_1


"Rere?"


"Bukan dok, dia laki-laki"


"Niko dan Rio kan di AS. Apa mereka kembali ke sini untuk menghadiri pertunangan zhea" batin exsel.


"Baiklah, saya akan kesana sekarang. Kamu tolong periksa infus-infus para pasien" ucap exsel beranjak pergi ke ruangannya.


"Niko? Apa yang membawamu datang ke sini. Kau tidak menghadiri pertunangan zhea. Oh iya, kau atau atau pengusaha itu yang akan bertunangan dengan zhea sebenarnya. Di rumah sakit ini, sibuk membicarakan tentang kalian"


"Ini bukan acara pertunangan lagi dok. Mereka mengubahnya menjadi acara pernikahan"


"Jujur saja, saya memang mencintai zhea dok, tapi saya tidak ingin egois dengan mementingkan perasaan saya sendiri. Saya tidak percaya diri untuk menjadi suaminya zhea. Saya takut, tidak bisa menjaga, melindungi, ataupun mencukupi kebutuhannya. Saya hanya seorang mahasiswa, yang bahkan tidak punya pekerjaan. Bagaimana bisa saya menghidupi zhea nantinya. Terlebih lagi, sekarang, saya tengah fokus pada balapan, saya takut akan lalai dalam menjaganya nanti"


Exsel hanya diam mencerna setiap ucapan dari mulut Niko.


"Dok, menikahlah dengan zhea. Hanya dokter yang pantas untuk menikahinya"

__ADS_1


"Hahaha, jangan bercanda kamu. Kamu saja, yang sefrekuensi sama dia merasa tidak percaya diri, apa lagi saya"


"Dokter itu beda. Dokter bisa membimbing, menjaga dan melindunginya"


"Saya tidak berharta! lagi pula kita juga tidak saling mencintai. Pernikahan tanpa cinta apa jadinya nanti"


"Dok, please. Kalo zhea sampai menikah dengan Zein, itu akan membuatnya menderita dok. Bisa-bisa zhea nekad nantinya. Zhea itu orangnya keras dok, bagaimana jika dia bunuh diri. Ah, tidak, bagaimana jika dia mencelakai Zein. Dengan ilmu bela dirinya, dia bisa saja membunuh Zein dengan mudah, apalagi jika Zein tidak bisa bela diri sama sekali"


Exsel masih setia dengan diamnya.


"Pikirkan baik-baik dok. Saya harus ke mansionnya zhea sekarang, semua orang pasti sudah menunggu. Saya harap, dokter datang. Ini demi kebaikan zhea, dok. Dan saya juga minta, dokter menyimpan rahasia bahwa saya mencintai zhea, ini demi kebaikan hubungan persahabatan kita. Saya mengubur perasaan saya selama bertahun-tahun demi persahabatan kami. Dan dokter adalah satu-satunya orang yang mengetahui hal ini. Bahkan Rio dan Rere pun tidak mengetahuinya" Ucap Niko beranjak pergi.


Exsel mencerna kata-kata Niko, setelah lama berpikir, dia pun teringat jika zhea telah berapa kali menolong mamanya. Di mulai dari kecelakaan mobil, kebakaran rumah,membayar biaya sakit di Singapore dan memberikan ginjalnya untuk Sarah.


Ketika mengingat semua itu, exsel pun melangkah tanpa ragu lagi, untuk menikahi zhea.


FLASHBACK OFF...

__ADS_1


Exsel menceritakan semua yang terjadi, tapi tidak di bagian Niko yang mencintai zhea itu. Walaupun dia tidak berjanji pada Niko untuk merahasiakan hal tersebut, tapi demi kebaikan semuanya, exsel tidak membuka rahasia Niko itu.


__ADS_2