BAD GIRL

BAD GIRL
Anak konglomerat memang beda


__ADS_3

Bab 59


Zea pergi meninggalkan exsel. Di parkiran zhea melihat zein dak raka berdiri di sebelah mobilnya.


"Kalian ngapain disini?" Ucap zhea


"Ternyata dugaanku benar kau pasti di sini" ucap Zein


"Dari mana kalian tahu aku kuliah di sini"


"Dari Om Leon". Zhea memutar bola mata malas


"Kuliahmu sudah berakhir?"


"Kelasnya bahkan baru di mulai"


"Lalu, kenapa kau di sini? Bukannya di kelas" ucap Raka


"Yang pastinya untuk pergi dari sini"


"Kau bolos kuliah" ucap Raka


"Sudah terbiasa Seperti itu"


"Jika begitu lebih baik, kau tidak datang saja ke sini tadi"


"Rakaa" ucap Zein yang tidak suka mendengar ucapan Raka


"Gue rasa juga begitu" ucap zhea


"Kau mau pulang? Biar aku antarkan" ucap zein


"Nggak perlu repot-repot. Gue bisa pulang sendiri"

__ADS_1


"Kau ke sini pakai motor" ucap Zein mencoba mencari topik pembicaraan.


Zhea menekan kunci mobilnya. Sehingga mobil yang di sebelah mereka berbunyi.


"Kemarin pakai motor kebut-kebutan di jalan. Sekarang pakai mobil sport. Anak konglomerat memang beda" ucap Raka.


"Kau sudah sarapan?" Ucap Zein


Zhean menggeleng kan kepalanya. Karena memang dia belum makan dari tadi pagi.


"Bagaimana kalo kita caro tempat untuk makan"


"Gue ada urusan" ucap zhea beranjak masuk ke mobilnya dan pergi.


"Ka, cepetan masuk mobil ikutin dia" ucap Zein.


Merekapun mengikuti zhea, zhea yang melihat dirinya diikuti dari kaca spion hanya tersenyum smirk. Kemudian menambah kecepatan laju mobilnya.


"Gila, dia ngebut lagi" ucap Raka


"Iya, iya tenang aja nggak mungkin kehilangan jejak" ucap Raka yang juga sudah mengebut.


Sementara itu, zhea berhenti di toko hp.


"Mau beli hp merek apa mbak"


"Keluaran terbaru. Sekalian dengan kartunya" ucap zhea.


Tak lama kemudian, pemilik tokoh itupun memberikan hp yang diinginkan zhea. Zhea memberikan black card nya untuk membayar.


Selesai membayar, zhea keluar dari toko itu dia membuang kotak hp nya ke tempat sampah.


"Kau membeli hp" ucap Zein

__ADS_1


"Kalian benar-benar mengikuti ku?"


"Apa urusanmu sudah selesai? Bisakah kita makan sekarang" ucap Zein


"Sepertinya lho sangat kelaparan" Zein hanya tersenyum menanggapi ucapan zhea.


"Baiklah. Sepertinya kalian sangat ingin makan bersamaku"


"Karena ada sesuatu yang harus aku bicarakan padamu"


"Oke.pilih tempatnya dimana"


"Ikuti saja mobil ku" ucap Zein. Lalu beranjak masuk ke mobilnya.


"Sekarang kita mau kemana?" Ucap Raka yang dari tadi menyimak percakapan zhea dan Zein dari dalam mobil.


Ke restoran yang sering di datangi mama dan papa dulu. Raka mengangguk mengerti. Lalu mulai melaju kan mobil. Begitupun dengan zhea yang mengikuti dari belakang.


10 menit kemudian merekapun sampai di sebuah restoran mewah.


Mereka semua turun dari mobil. Zein dan Raka lebih dulu memasuki restoran itu, zhea mengikuti mereka dari belakang.


Mereka di sambut dengan baik, oleh para pelayan di sana.


Mereka akhirnya duduk di meja no 7.


"Kamu mau pesan apa" ucap Zein memberikan buku menu kepada zhea.


"Sama kan saja dengan kalian" ucap zhea yang fokus ke hp nya.


"Baiklah. Tiga porsi makanan dan minuman seperti biasanya" ucap Zein pada dua orang pelayan itu.


Dua orang pelayan itu langsung mengerti, mereka lalu beranjak pergi.

__ADS_1


"Sepertinya restoran ini, sangat menghormati kalian" ucap zhea


"Lebih tepatnya sih menghormati Zein dan keluarganya" ucap Raka.


__ADS_2