
Bab 52
"Gimana Zhe, mau coba mobilnya" ucap Rio
"Nan.ti saja, gue harus berkemas-kemas sekarang"
"Kenapa" ucap Rere
"Gue lupa, kemarin pengawal-pegawalnya tuan marga itu kesini ngejar-ngejar gue. Karena takut ketangkap gue lompat deh dari mobil"
"What. Lho lompat dari mobil. Memang nggak sayang sama nyawa lho zhe"
"Udah gue duga. Lho masuk rumah sakit gara-gara mereka"
"Gue ambil koper dulu"
"Tapi lho mau tinggal dimana, Sekarang" ucap Rio
"Di apartemen gue bokap lho pasti bisa nemuin lho" ucap Rere
"Gimana kalo lho tinggal di kos-kosannya Si Niko. Kebetulan dia ninggalin kunci kos-kosannya sama gue" ucap Rio
"Benar juga, lebih baik lho kesana aja dulu Zhe. Lagi pula selama ini orang-orangnya bokap lho nggak pernah tahu tempatnya si Niko" ucap Rere
Zhea menganguk kemudian buru-buru masuk apartemen dan mengambil kopernya. Kemudian kembali lagi ke parkiran.
Pemilik apartemen menghampiri mereka.
"Zhea, ini kunci mobilmu. Tadi orang-orang yang membawa mobilmu menitipkannya pada saya"
__ADS_1
"Terimakasih bu" ucap zhea mengambil kunci mobilnya.
"Kamu bawa koper mau kemana"
"Pindah Bu. Ibu bisa menyewakan apartemen yang saya tinggali pada orang lain sekarang"
"Lho, kamu belum satu Minggu di apartemen itu sudah aku pindah. Biar saya kembalikan setengah uang sewamu"
"Ehh nggak usah Bu. Ibu ambil saja uangnya"
"Kamu yakin. Uangnya bisa kamu pakai untuk menyewa di tempat lain"
"Ya ibu nggak apa-apa. Ibu ambil saja"
"Ya sudah kalau begitu saya pergi dulu. Kau hati-hati dijalan" ucap pemilik apartemen beranjak pergi. zhea hanya menganguk.
menangkap kunci motor itu "oke. Gimana kita balapan ke kos-kosannya Niko. Sambil kita nilai berapa cepatnya sih lho bawa mobil"
"Jadi lho nantangin gue"
"Bagaimana" ucap Rere
"Gue nggak mau ikut-ikutan balapan para cewek" ucap rio
"Gue juga nggak ngajak lho. Lho itu cukup pantau kita berdua dari belakang. Ini untuk pertama kalinya balap motor vs balap mobil, pasti akan sangat menyenangkan iya kan Zhe"
"Tentu saja" ucap zhea masuk ke mobil
"Hitungan ke tiga kalian mulai ya" ucap Rio
__ADS_1
Sementara zhea dan Rere saling tatap dengan senyum smirk masing-masing
"Satu"
"Dua
"Tiiiga" ucap Rio dan dengan cepat zhea dan Rere melajukan kendaraan mereka masing-masing.
Rio hanya memantau kedua sahabat prempuanya itu dari belakang.
Rere menghalangi jalannya.mobul zhea. Sehingga zhea tidak bisa melewatinya.
"Curang lho re" teriak zhea
Sementara Rere hanya tersenyum smirk. Rere kemudian menambahkan kecepatan motornya, menyalip setiap mobil Yang ada di depannya dengan sangat lincah.
Sementara zhea belum selincah itu mengendarai mobil.
"CK, kayaknya gue harus cari orang buat latihan menambah kelincahan. Gue sih bisa aja nyalip dua atau tiga mobil. Tapi mobil di depan banyak bangat. Gue takut hilang kendali" gumam zhea
Sementara itu, Rere sudah sampai di kos-kosannya Niko.
"Lho kalah. 1 menit 15 detik dari gue"
"Gapapa Zhe. Itu juga udah di atas rata-rata. Lho juga belum terbiasa sama mobil ini. Ditambah lagi belum pernah latihan buat balapan" ucap rere
"Gue setuju. Jadi Zhe, lho tau sendirikan kelemahan lho dimana"
"Pokoknya gue bakalan latihan semaksimal mungkin. Agar gue bisa cepat daftarin diri buat balapan dengan mobil ini"
__ADS_1