BAD GIRL

BAD GIRL
Satu Minggu lagi


__ADS_3

Bab 105


"Udah-udah nggak usah di perpanjang lagi" ucap Niko menyudahi perdebatan mereka.


Ponsel Rere berdering, ternyata mamanya yang menghubungi dan mengajak VC-AN.


"Nyokap gue nih" ucap Rere dia lalu menerima panggilan video itu.


"Hallo, ma. Tumben VC-an"


"kamu tuh ya, ke Amerika nggak bilang-bilang. Untung mama nonton siaran di tv tadi. Kalo nggak, mana tahu Mama kamu di sana"


"Kita di sini awalnya buat support Niko mam. Tapi, karena ada kesempatan kita juga daftarin Rio"


"Terus saat di wawancarai apa yang kamu omongin tadi. Married-married, emangnya Rio mau nikah sama kamu yang kelakuannya nggak karuan kayak gitu"


"Ihh mama apa-apaan sih"


"Kamu tuh jangan nyusahin Rio Mulu, kasihan Rio nanti nggak punya-punya pacar gara-gara kamu"


"Ishh, mama ngomong apa-apaan sih. Nih liat, kita lagi ngumpul" ucap Rere, mencari posisi agar mereka semua terlihat di layar hp.


"Hallo Tante" ucap zhea dan Niko


Beda dengan Rio, dia memanggil orangtuanya Rere dengan sebutan mama dan papa. Karena, dia sudah mengenal keluarga Rere dari kecil. Bahkan keluarga Rere lah yang membantu kehidupannya sewaktu neneknya masih hidup dulu. Sementara kedua orang tuanya, meninggal karena kecelakaan saat dia berumur 1 tahun. Bukan tanpa sebab keluarga Rere membantunya, tapi karena tanggung jawab. Sebab orangtua Rere lah yang menyebabkan kecelakaan orangtuanya Rio sehingga meninggal.

__ADS_1


Itulah sebabnya Rio dan Rere sangat dekat. baik Rio ataupun Rere tidak ada yang mengetahui kebenaran itu. Kedua orang tua Rere bahkan berniat untuk menikahi mereka berdua setelah dewasa.


Beda halnya dengan Niko dan zhea, mereka baru berteman sejak masuk SD.


"Kalian berempat benaran mau nikah?"


"Nggak kok Tante, Rere asal ngomong aja tadi" ucap zhea


"Sudah Tante tebak. Mana mau Rio nikah sama dia. Oh ya Yo, kalo Rere masih nyusahin kamu. Pergi aja yang jauh kayak Niko, biar bisa tenang. Kasihan juga mama sama kamu, harus nurutin kemauan dia terus"


"Mama! Aku tuh anaknya mama lho. Kok mama malah ngejelek-jelekin aku sih"


"Mana ada mama ngejelek-jelekin kamu. Orang kamu udah jelek juga"


"Mamaaaa! Anak kandung mama igu sebenarnya aku apa Rio sih" Kesal Rere


"What" pekik rere


Zhea, Niko dan Rio tertawa, mendengar percakapan ibu dan anak itu.


"Sekarang kesal tuh dia mah" ucap rio


"Jauh-jauh dari dia, ntar kamu kena amukannya lagi"


"Udah-udah, kami sibuk. Aku tutup dulu, bye mama, Muach" ucap Rere memutuskan sambungan video call itu.

__ADS_1


"Isshh mama itu selalu aja bangga-baggain lho Yo. Sekalipun nggak pernah banggain gue, kesal juga lama-lama"


Sementara itu, di bagian negara lain exsel dan Adnan mengurus kepulangan Sarah.


"Kau yakin ingin membawa Tante pulang besok" ucap Adnan


"Kita sudah dua hari di sini. Dan tidak ada kemajuan apapun pada kondisi mama. Kita hanya merepotkan sahabatmu saja, dan menumpang di sini. Terlebih lagi, bukan hanya pekerjaan ku yang terbengkalai tapi juga pekerjaanmu"


"Baiklah jika itu keputusanmu. Aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi"


-------


Empat sahabat itu berada di kos-kosan.


"Gue nggak mau balik besok" ucap rere


"Gue juga masih betah di sini. Gimana kalo kita tinggal di sini satu Minggu lagi". Ucap zhea


"Ide bagus tuh"


"Nggak bisa gitu dong, kalian harus pulang, ingat kuliah" ucap Niko.


"Kenapa lho nggak suka kita di sini lama-lama, keberatan lho. Takut nggak bisa dekat-dekat dengan dua cewek itu karena ada kita di sini"


Baca terus kelanjutan ceritanya ya ☺️

__ADS_1


Dan jangan lupa baca juga Karya author yang berjudul "COLD CEO IN LOVE" dan SILENT DEADLY ya reader's tercinta 🙏🏻☺️


__ADS_2