BAD GIRL

BAD GIRL
BAB 243


__ADS_3

Bab 243


Zhea beberapa kali mencuci wajahnya di toilet. Dia benar-benar gugup bertemu dengan exsel. Setelah memenangkan dirinya, Zhea keluar dari toilet.


Zhea terkejut melihat exsel berada di depan pintu toilet.


Exsel memang sendari tadi mengikuti zhea. Saat zhea masuk ke toilet di memilih untuk pergi.namun, di tahan oleh papa Rere. Dan papa Rere pun menjelaskan dan meminta exsel untuk bercerita jujur.


Karena zhea lama di dalam toilet, exsel dan papa Rere pun akhirnya bercerita secara singkat. Exsel menuruti ucapan papa Rere untuk menanyakan kebenaran perceraian mereka


"Exsel" ucapnya


"Heum"


"Ngapain kamu di sini. Ini toilet wanita"


"Ada yang ingin aku omongin sama kamu"


"Ini tentang perceraian kita"


"Kita sudah lama bercerai, apa lagi yang perlu di bicarakan"


Aku minta surat resmi perceraian kita"


"Untuk apa?"


"Untuk memastikan bahwa kita benar-benar telah usai"


"Kita memang sudah bercerai. Dan surat itu sudah aku buang"


Minta lah kembali ke pengadilan, aku sangat membutuhkan surat itu"


"Buat apa"


"Untuk memastikannya saja, aku belum bisa tenang jika belum melihat hasil dari sidang itu. Jika aku sudah melihat hasilnya aku tidak akan muncul lagi di hadapanmu. Dan, aku juga bisa menikah lagi dengan tenang nantinya"


"Akan aku usahakan untuk mendapatkan surat itu dari pengadilan"


"Oh iya. Kapan pengadilan akhir perceraian kita di lakukan?"


"Maksud kamu?"


"Aku yakin saat kamu mengatakan bahwa kita sudah bercerai, sebenarnya kita belum resmi bercerai. Ada beberapa tahap proses pengadilan untuk bercerai zhea. Dan yang kamu katakan waktu itu, hanyalah pengadilan pertama. Aku tanya tanggal berapa pengadilan terakhir, lebih tepatnya tanggal berapa kita resmi bercerai"


"Aku tidak mengingatnya sel. Bahkan tanggal pernikahan kita dulu pun aku tidak ingat" bohong zhea


"Jika kamu tidak ingat aku akan mengingatkannya. Hari ini, tepat satu tahunnya pernikahan kita. Makanya aku tanya sama kamu apa benar kita telah resmi bercerai"


Deg


__ADS_1


Zhea terkejut mendengar ucapan exsel. Karena terlalu sibuk, dia melupakan hari jadi pernikahan mereka


"Ya, kita memang sudah resmi bercerai"


Exsel mendapat telpon dari rumah sakit.


"Ya baiklah, kurang dari setengah jama saya sudah berada di sana" ucapnya memutuskan sambungan telpon


"Kirimkan surat perceraianya ke universitas ku. Aku benar-benar menunggu untuk membacanya" exsel melangkah berlari, namun belum begitu jauh dia kembali membalikkan tubuhnya.



"Aku harap, kamu tidak berbohong atau mengada-ada tentang perceraian kita. Dan selamat atas hubunganmu dan Zein, kamu terlihat berbeda dengan pekerjaanmu sekarang" ucap exsel kemudian kembali berlari dan menjauh


"Alex...." Teriak Celline yang melihat exsel dan ikut mengejarnya


"Apa maksud dari ucapan exsel, jangan membohongiku tentang perceraian. Apakah dia akan kecewa jika tahu bahwa kamu belum bercerai. Dan, dia juga mengatakan ingin menikah lagi. Apa wanita itu Celline? Tapi exsel pernah mengatakan akan menikah sekali seumur hidup. Selamat anniversary yang ke 1tahun exsel. Maaf karena telah melupakan hari penting kita. Seharusnya sekarang kita merayakan moment bahagai ini. Bukan seperti sekarang" batin zhea.


_____________


1 tahun berlalu......



"Ini adalah hari ke 2 tahun pernikahan kita sel. Kenapa kamu nggak datang di saat gue balapan kemarin. Padahal, jelas-jelas perusahaan mengudang lho. Apa lho benar-benar menjauh dari gue?" Batin zhea menatap kosong gedung-gedung yang menjulang tinggi itu dari ruangannya



"Lho udah siap Zhe?. Pengumuman lho sebagai CEO, akan segera di umumkan ke media" ucap Rere




"Ini dia CEO kita, ZHEA PRAMUDYA MARGA. putri saya satu-satunya. Sebenarnya saya memiliki seorang putra, tapi masih kecil dan berumur 3 tahun. Jadi, saya memaksa kehendak saya kepada zhea untuk meneruskan perusahaan. Karena kecerdasan, dan Kegigihannya, akhirnya dia bisa sampai pada titik ini. Dan memimpin RZ company di masa depan " ucap Leon tersenyum bangga pada zhea


"Saya harap kita semua bisa bekerja sama dengan baik untuk memajukan dan mengembangkan RZ company hingga lebih mendunia lagi" ucap zhea


Setelah semuanya sudah selesai, zhea kembali ke ruangannya.


"Capek?" Ucap Leon


Zhea hanya mengangguk pelan


"Kamu benar-benar hebat zhea. Papa sangat bangga sama kamu. Kamu membuktikan pada dunia bahwa kamu bisa menggapai keinginan papa dan mewujudkan keinginan kamu sendiri. Papa benar-benar bangga. Terimakasih zhea" ucap Elon memeluk erat putrinya itu. Dan tanpa terasa air matanya menetes


"Kenapa menangis? Tidak ada hal yang harus di tangisi tuan"


"Bisakah kamu berhenti memanggil tuan ke papa zhea"


"Akan saya coba.dan berhentilah menangis"

__ADS_1


"Papa menangis karena terharu dan bangga zhea. Kamu membuktikan ke papa bahwa kamu bisa mewujudkan keinginan kamu dengan menjadi pembalap internasional dan kamu juga bisa memimpin perusahaan. Kamu benar-benar hebat sayang, papa benar-benar bangga" ucap Leon mencium kening zhea. Dan tanpa terasa air mata zhea juga menetes.


Akhirnya dia bisa mewujudkan semua keinginannya. Tapi tetap saja hatunya merasa kosong dan hampa. Semua kebahagiaan yang dia dapat tidak bisa membuatnya bahagia seperti saat dia bersama exsel dulu.


Sementara itu, exsel kembali ke Indonesia. Dia sudah menyelesaikan pendidikan S3nya dalam kurun waktu 1 setengah tahun.


Exsel melihat di jalanan banyak terpanjang foto zhea dan pemberitaan zhea yang manjadi CEO.


Exsel memutar-mutar cincin pernikahannya dengan zhea yang telah dia rubah motifnya. Namun, di dalam cincin itu, tetap ada namanya dan zhea di sana. "Aku tahu, kamu pasti bisa Zhe" ucapnya.


Exsel sampai di rumahnya, Adnan terkejut melihat kedatangan exsel.


"Udah balik lho sel. Lho nggak kabur dari asrama kan?"


Exsel memperlihatkan sertifikasi kelulusannya.


"Wihhh keren. Udah berubah jadi profesor aja nih gelar lho"


"Lho kalo usaha pasti juga bisa,"


__________


Adnan dan exsel sedang menikmati makan malam. Suara notifikasi dari hpnya Adnan pun segera melihatnya.


"Kabar kelulusan lho masuk tv lho sel" ucap adnan langsung menarik exsel ke ruang tv


"Apa sih heboh banget. Gue belum kelar makannya" protes Adnan


"Lihat ini dulu" ucap Adnan mengambil remote dan membuka berita tentang kelulusan exsel.


"Terus kenapa?"


"Gila lho hebat banget. Bisa jadi lulusan terbaik bro"


Exsel tidak mempedulikan ucapan Adnan dia kembali ke meja makan.


"Eh sel, emang benar lho di di undang ek kampus?"


"Tahu dari mana lho"


"Itu pemberitaan di tv"


"Heum"


"Jadi, besok lho dan zhea akan jadi tamu di kampus kita dong"


"ZHEA? Dia juga datang?"


"Di pemberitaan tadi kayak gitu"


Exsel langsung berlari ke ruang tamu untuk memastikan. Dan benar saja, dia dan zhea di undang ke kampus mereka

__ADS_1


"Bukankah kampus kita punya sejarah yang unik sekarang. Kampus mengundang mantan mahasiswi dan dosen yang sudah terkenal dan hebat. Dan lebih legend nya lagi, tamu yang di undang itu juga sepasang mantan suami-istri yang belum move on"


"Resek lho" ucap exsel melempar bantal secara kasar ke arah Adnan


__ADS_2