
Bab 254
Namun, postingan Tiffany malah membuat orang-orang makin mendukung zhea.
"Zhea mungkin terkejut melihat nyonya Cathlin orang yang seusianya menjadi ibu tirinya. Makanya dia merasa tidak nyaman tinggal bersama mereka" netizen1
"Tidak salah bagaimana? Mendorong anak kecil sampai kepalanya terluka itu sudah berlebihan" netizen2
"Kepala nona zhea terluka karena ibu kandungnya. Dan anda mencakar lehernya, apa anda tidak mengaca memposting ini sebelumnya?" Netizen3
"Bukti foto-foto luka itu tidak mungkin di rencanakan. Bagaimana mungkin nona zhea merencanakan hal yang akan merugikan diri sendiri dan adiknya. Terlebih lagi, Nina zhea di kabarkan masuk rumah sakit dalam keadaan tidak sadarkan diri" netizen4
"Nona zhea memang pembakang dan tidak ada aturan. Dia sendiri yang mengatakan itu, pada saat mengisi acara di kampus. Tidak perlu membicarakan keburukannya agar kami membencinya. Dia lebih dulu menceritakannya kepada kami, dan itulah yang membuat kami salut padanya" Netizen5
"Nona zhea hebat bisa menggapai cita-citanya dan menjadi seorang ceo secara terpaksa. Tapi, dengan kemapuan yang dia punya, dia bisa menghandle semuanya di masa muda. Sementara anda? Menjadi model karena menggantikan posisi Mama tiri anda. Ini kah yabg perlu di sombongkan?"Netizen 6
"Di harapkan para fans Tiffany ini sadar ya orang seperti apa yang mereka idolakan. Memposting kritik untuk orang lain, yang mana di sana andalah pelaku kejahatannya. Membolak-balik kan fakta tidak akan ada gunanya" netizen7
"Bisa-bisanya bilang anda baik-baik saja, di saat nona zhea terluka dan masuk rumah sakit. Apalagi tuan muda el-razka ikut-ikutan terluka karena kalian" netizen 8
Tiffany yang membaca komentar-komentar itu jadi emosi sendiri. Pengikut media sosialnya pun menurun drastis
"Kok malah jadi gini sih? Seharusnya mereka itu dukung gue. Nggak, nggak. Karier gue nggak boleh hancur karena ini. Papa juga nggak boleh bangkrut. Gue harus pikirkan sesuatu untuk menjatuhkan zhea. Dia benar-benar mengibarkan bendera perang. Kita liat aja zhea, siapa yang bakal di kucilkan nanti"
Tiffany kembali memposting sesuatu tentang zhea, kali ini menyinggung tentang pernikahanya dengan exsel.
"Kalian mungkin membenciku karena kejadian yang tidak di sengaja itu. Tapi, bukankah yang mencari masalah pertama kali itu dia (zhea) karena dia yang pertama kali datang ke kediaman kami. Apa kalian tidak penasaran dengan kedekatan Zein dan zhea? Dan berita pernikahanya dengan prof. Exsel? Aku beritahu kalian, zhea itu pernah menikah dengan prof. Exsel. Pernikahanya Sekarang tidak jelas, apakah sudah bercerai atau belum Dengan prof. Katanya sih sudah bercerai. Tapi, bercerai tanpa akta perceraian terutama prof. Exsel tidak pernah mengatakan kata talak bukankah itu perlu di pertanyakan. Prof. Exsel melanjutkan studinya dulu juga karena masalah pernikahan mereka. Ku beritahu, sebelum zhea mengenal prof. Exsel , aku lebih dulu mengenalnya. Dulu, sebelum emnikah dia menjadi dokter pribadi keluargaku. Tapi, setelah menikah sepertinya zhea melarangnya sehingga dia mengundurkan diri untuk bekerja pada keluargaku. Zhea juga menyembunyikan kebenaran dari penikahannya kan? Bahkan dia menyembunyikan pernikahannya Dnegan prof exsel dulu. Bukankah itu terlalu egois? Ah, aku jadi penasaran Dengan prasaan zein ke pada zhea. Bukankah dia hanya di manfaatkan zhea selama ini? Katanya mereka mau menikah sampai sekarang kok belum ke Sampai? Apa kalian tidak menaruh rasa penasaran Dengan mereka bertiga. Kalian pasti tahu, dulu aku pernah berhubungan dengan Zein. Bukankah sedikit menggeparkan jika Zein menikah Dengan zhea. Ah, sepertinya aku akan berdiri sebagai mantan kekasih sekaligus kakak ipar tiri bagi zein. Apakah hanya aku yang menunggu hari itu?"
Baru 15 menit sejak postingan itu di di kirim. Banyak yang mencibir zhea. Ada yang mengatakan bahwa zhea adalah perempuan yang tidak benar karena dekat dengan dua laki-laki. Ada yang mengatakan zhea istri yang tidak berguna, ada yang mengatakan zhea bodoh karena melepaskan exsel. Ada yang mengatakan zhea jahatabkarena memanfaatkan perasaan exsel. Dan PERNIKAHAN Shea dan exsel pun kembali jadi sorotan.
"Maafkan aku kak exsel, Zein. Aku harus membawa-bawa kalian dalam kasus ini. Ini demi karier, nama baik dan perusahaan kami" ucap Tiffany
Exsel dan Adnan sedang menonton tv, karena ini adalah hari libur. Exsel terkejut melihat pemberitaan di tv yang membawa-bawa pernikahan mereka.
__ADS_1
"Sekarang masalahnya makin serius. 2 keluarga itu nampaknya mengisyaratkan peperangan. Siapa yang bakal lho dukung?" ucap Adnan
"Apa harus di jawab?"
"Sebenarnya apa yang terjadi?"
"Zhea adalah korban broken home. Banyak cerita yang kalian tidak tahu tentangnya. Orang-orang akan menyalahkan dia karena mungkin beranggapan dia egois"
"Lho bilang kayak gini bukan karena lho masih mencintai zhea kan sel?"
"Gue memang sangat mencintai zhea. Dari pernikahan kami, sekarang dan nanti" ucap exsel menatap cincin pernikahannya
"Tapi kalian sudah bercerai"
"Aku tidak yakin dengan perceraian itu. Aku sudah menyelidiki tentang perceraian kami, tapi tidak satu pengadilan agama di Jakarta ini yang mempunyai berkas perceraian kami"
"Jika benar kami sudah bercerai, asalkan zhea bahagia gue ikut senang nan. Tapi jauh di lubuk hati gue bilang, zhea masih istri gue"
"Jangan terlalu berharap sel"
Sementara itu di rumah sakit semua orang berkumpul. Di luar rumah sakit sudah banyak wartawan yang mencari zhea.
Zhea menonton beritanya di tv, karena kamarnya adalah kamar VVIP.
"MENARIK" satu kata yang terucap saat bibir zhea dan senyum smirk setelah dia menonton pemberitaannya.
"Apanya yang sedang menarik zhea? Nama baik kamu hancur sekarang. eNtah apa yang akan terjadi Dengan perusahaan ke depannya" ucap Leon
"Semua ini tidak ada hubungannya dengan perusahaan"
__ADS_1
"Bagaimana mungkin tidak mempengaruhi perusahaan. Para klien pasti tidak ingin lagi bekerjasama karena scandal ini"
"Apa kerja sama hanya tergantung scandal? Tenang saja, RZ COMPANY mempunyai kinerja kerja yang luar biasa. Hanya orang bodoh yang ingin membatalkan kerja sama"
"Zhea jangan bodoh! Pemikiran kamu itu terlalu dangkal"
"Kita lihat saja nanti, perusahaan akan menurun atau malah akan berkembang pesat dari sebelumnya. Oh iya Zein, bagaimana dengan tuntutan itu? Apa sudah di serahkan ke polisian?"
"Belum. Pengacara masih membutuhkan rekaman CCTVnya"
"Baguslah. Jangan laporkan mereka ke polisi. Gue nggak mau mereka di penjara. Mereka mau kita berperang melalui media. Baiklah kita layani kemauannya mereka"
"Mereka sudah membuat kamu dan el-razka terluka, mereka harus di tuntut" ucap Leon
"Mereka mungkin hanya masuk penjara satu malam, karena mereka akan membayar dendanya. Bukankah itu terlalu membosankan"
"Apa rencana lho Zhe?" Ucap Rere
"Lho emang yang paling mengerti gue re. Gue mau perusahaan tuan Dimas bangkrut. Tapi perusahaan itu hancur secara perlahan-lahan. Mereka pasti akan kelimpungan untuk mencari bantuan. Pastikan klien mereka berpindah bekerjasama dengan perusahaan kita"
"Bagaimana dengan Tiffany dan nyonya lara?" Ucap Raka
"Karier mereka akan hancur karena ulah mereka sendiri. Kita tidak perlu merusak nama baik mereka karena mereka telah lebih dulu menjerumuskan diri ke dalam masalah"
"Sekarang apa rencana lho Zhe? Scanfal lho sangat banyak sekarang. Gue bahkan pusing membacanya" ucap Zein
"Nggak ada. Kita cukup tenang dan bekerja seperti biasanya, sampai tiba waktunya baru kita bertindak. Dan lho Zein, lho akan menempuh hari-hari dengan wartawan sekarang. Karena mantan lho menyeret lho kedalam masalah kami"
Zein hanya menarik nafas kasar.
__ADS_1
"Lho udah punya rencana" selidik Rere
Zhea hanya tersenyum smirk