BAD GIRL

BAD GIRL
bab 107


__ADS_3

Bab 107


Ke ESOKKAN harinya, ketiga sahabat itu kembali berkuliah.


Exsel masuk ke kelas mereka, dimana Tiffany yang selalu mengekorinya kemanapun dia pergi.


"Zhe, Ngapain sih Tiffany ke sini" ucap Rere berbisik


"Mana gue tau. Kayaknya ngekorin exsel deh"


Tiffany duduk bersebelahan dengan zhea. Walaupun tidak semeja.


Tiffany melihat zhea dengan senyuman mengejek, di pikirnya zhea bakalan cemburu melihat kedekatannya dengan exsel. Padahal, zhea tidak peduli sedikitpun.


"Kerjakan tugas halaman 81, kirimkan ke email saya. Selesaikan, sebelum jam 10. Zhea, Rere dan Rio ikuti saya" ucap exsel beranjak pergi


"Kak exsel, kalian mau kemana" ucap Tiffany


"Kerjakan tugasmu" ucap exsel kemudian kelaut dari kelas itu, diikuti oleh tiga sahabat itu.


Exsel membawa mereka masuk ke ruang dekan. Dimana di sana sudah ada Leon dan kepala dosen.

__ADS_1


"Kayaknya kita dalam masalah besar ini" bisik Rere pada Rio


"Udah diam aja"


"Kalian tahu apa kesalahan Kalian?" Ucap kepala dosen


Mereka bertiga menganguk.


"Kalian pikir universitas ini nggak ada aturan. Rere, Rio kalian kenapa jadi ikut-ikutan seperti zhea membolos"


"Kita udah minta izin satu Minggu tapi cuma di izinin 3 hari. Tiket pesawat yang kita pesan jadwalnya kepulangan juga 1 Minggu" bohong rere. Padahal awalnya mereka hanya satu hari di AS.


"Itu bukan alasan. Kalian bisa memajukan jadwal tiketnya jika kalian berniat untuk pulang, ini peringatan yang pertama dan terakhir untuk kalian berdua. Sebagai hukumannya, nanti exsel yang memberikan hukuman pada kalian" keduanya hanya mengangguk.


"Kau dengar zhea apa yang di ucapkan profesor. Jika masih ingin berkuliah maka perbaiki sikapmu atau papa cabut semua fasilitas kamu dan bayar sendiri biaya kuliah kamu mulai sekarang"


"Saya tidak memakai fasilitas apapun dari anda, jika anda lupa. Dan masalah pembayaran uang kuliah, saya juga tidak mengharapkan anda membayarnya tuan marga"


"Kauuu..."


"Apa? Lagi pula saya juga nggak masalah jika saya di keluarga dari universitas hari ini"

__ADS_1


"Zheaaaaa" bentak Leon


"Saya malas debat" ucap zhea beranjak pergi.


"Malah pergi lagi, zhea berhenti" teriak Leon


"Maafkan saya prof. Anak itu benar-benar susah di atur. Saya akan mengejarnya dan membawanya kembali ke sini" ucap Leon pergi mengejar Zhea.


"Exsel, cepat kamu kejar mereka. Takutnya nanti mereka membuat keributan dan menganggu yang lainnya belajar. Dan kalian berdua kembalilah ke kelas kalian"


Mereka bertiga pun beranjak pergi dari ruang dekan, mencari keberadaan zhea.


Sementara itu, zhea berada di parkiran ingin masuk ke mobil. Tapi, Leon mencegahnya.


"Zhea, tunggu kau ini benar-benar buat papa pusing. Jika kau tidak ingin berkuliah lagi, maka papa akan menikahkan kamu dengan Zein secepatnya"


"Jika saya di keluarkan dari universitas sini, bukan bearti saya tidak bisa kuliah di tempat lainnya"


"Universitas mana yang ingin menerima mahasiswi seperti kamu"


"Di dunia ini banyak universitas-universitas lainnya. Dan nggak mungkin, semua universitas itu menolak"

__ADS_1


Baca terus kelanjutan ceritanya ya ☺️


Dan jangan lupa baca juga Karya author yang berjudul "COLD CEO IN LOVE" dan SILENT DEADLY ya reader's tercinta 🙏🏻☺️


__ADS_2