
Bab 106
"Ngomong apa sih re"
"Kalo kalian tetap mau disini. gue bakal minta izin sama dosen dulu, semoga saja di bolehin" ucap Rio beranjak pergi., yang sebenarnya dia juga ingin mengudur perpindahan kuliahnya.
"Terserah deh, di bolehin nggak di bolehin kita tetap di sini sesuai keinginan kita ya nggak Zhe"
"Iya dong" ucap zhea. Kedua sahabat itu, lalu tos kesenangan.
"Gimana kalo kalian di skor, ataupun di keluarin dari kampus?"
"Ya gampang, kita pindah aja kuliah di sini. Bareng lho" ucap zhea
"Emang kalian mau ngulang dari awal"
"Au ah. Yang penting sekarang senang-senang dulu" teriak Rere
"Benar tuh.urusan itu, kita pikirin belakangan" ucap zhea
"Di kasih tahu malah ngeyel" ucap Niko.
Keesokan harinya, exsel dan Adnan sudah kembali ke negara asal. Dan Sarah, tetap di rawat di rumah sakit blue hospital.
Exsel menerima panggilan telpon dari kampus, yang membuatnya harus kembali mengajar di sana. Tapi, dia tidak tega meninggalkan mamanya seorang diri.
"Ada apa?" Ucap Adnan yang melihat raut kegelisahan di wajah exsel
"Profesor memintaku kembali mengajar"
__ADS_1
"Pergi saja"
"Tapi mama"
"Aku akan menjaganya sampai kau kembali"
"Terimakasih. Maaf sudah banyak merepotkanmu" ucap exsel lalu beranjak pergi ke kampus.
Sementara itu di bagian negara lain. Rio lega karena mereka di izinkan berlibur 3 hari dan kemunduran perpindahannya diundur menjadi dua Minggu lagi.
"Aku baru dapat pesan dari prof. Katanya kita dapat libur cuma 3 hari. Jadi ayo bersenang-senang hari ini, dan kembali besok"
"Big no! Gue mau di sini satu Minggu lagi" ucap zhea
"Ya benar tuh" ucap rere
"Tapi, kita cuma di beri waktu 3 hari Zhe, re"
"Masa bodoh dengan waktu. Pokoknya gue bakal tetap di sini satu Minggu. Titik, nggap apa-apa kan nik" ucap zhea
"Lho mau kuliah ya kuliah aja. Kita akan bersenang-senang setelah loh pulang" ucap zhea
"Kalian juga harus kuliah"
"Udahlah Nik, nggak usah mikirin kita. Kita cuma mau nemanin lho di sini lebih lama lagi" ucap Rere
"Nggak apa-apa lah Nik. Ntar gue coba urus lagi" ucap Rio
"Gue juga bakal ngehubungi prof. Nanti. Gue ada kelas sore hari ini, gue pergi dulu takut telat. Jika mau kemana-mana hubungi gue, gue bakal nyusul ntar" ucap Niko beranjak pergi
-------
__ADS_1
Sementara itu, di kampus exsel terkejut melihat
Tiffany berada di kelasnya.
"Tiffany? Pindah kuliah di sini" ucap exsel
"Aku dengar kak exsel ngajar di sini. Makanya aku pindah ke sini biar bisa dekat sama kakak" ucap Tiffany
"Cieee... Ciee..ciee" teriak semua mahasiswa dan mahasiswi bersamaan, yang mengikuti kelas exsel.
"Cocok banget tuh, yang satu dokter yang satunya lagi model" ucap Deby.
Tiffany yang mendengar itupun senyum-senyum kesenangan.
"Sudah, sudah-sudah. Saya akan mengabseni kalian"
Exsel lalu mengabseni mereka. Setelah mengabsen pun dia berucap "apa ada yang tahu, kenapa tiga sekawan itu tidak masuk ke kampus?" Ucap exsel menanyakan zhea, Rere dan Rio.
"Dokter nggak nonton acara tv apa? Mereka di AS, karena Rio dan Niko mengikuti balapan di sana" ucap salah satu mahasiswa
-------
1 Minggu berlalu. Setelah menghabiskan hari-hari seminggu belakangan ini dengan jalan-jalan ke tempat-tempat yang indah. Tibalah waktunya, zhea , Rere dan Rio pulang ke negara asal.
Niko mengantar mereka sampai ke Bandara.
"Rasanya gue masih mau tetap di sini" ucap Rere memeluk Niko. Dan zhea pun ikut memeluk Niko
"Berat banget rasanya pergi dari sini" ucap zhea
"3 bulan lagi kan, balapan berlanjut. Kalian bisa datang lagi nanti" ucap Niko mengelus-elus kepala kedua sahabatnya itu.
__ADS_1
Baca terus kelanjutan ceritanya ya ☺️
Dan jangan lupa baca juga Karya author yang berjudul "COLD CEO IN LOVE" dan SILENT DEADLY ya reader's tercinta 🙏🏻☺️