BAD GIRL

BAD GIRL
BAB 125


__ADS_3

Bab 125


"Tidak perlu kuliah. Saya sudah membicarakan ini pada kepala dekan. Menjelang hari peetunanganmu kau tidak usah kuliah dulu"


"CK, anda terlalu berlebihan. Ini hanya pertunangan bukan pernikahan"


Tanpa sepengetahuan zhea, Leon dan zein merencanakan pernikahan dengan mengkambing hitamkan nama pertunangan. Mereka sengaja menjebak zhea, agar zhea tidak bisa menolak untuk menikah.


Mereka juga menyuruh orang-orang mereka stand by di bandara, untuk menculik Niko agar tidak bisa datang.


Akhirnya zhea dan Rere ikut dengan Leon pulang ke mansion.leon juga meminta izin untuk Rere kepada kepala dosen.


Mobil zhea diikuti, 3 mobil orang-orang suruhan Leon dari belakang


Saat sampai di mansion, zhea langsung mengajak Rere ke kamarnya. Tanpa mempedulikan penghuni mansion itu.


Zhea merebahkan dirinya di atas kasur. Sementara Rere sibuk dengan ponselnya.


"Zhe, lihat ini" ucap Rere yang sok melihat berita pertunangan zhea dan Zein di internet.


"Mereka benar-benar ingin menjebakku"


"Gimana kalo kita bantah berita ini, dengan mengatakan kalo lho itu bakal tunangan dengan Niko bukan dengan Zein"


"Niko juga belum tentu mau tunangan sama gue. Udahlah nggak usah bawa-bawa nama dia segala, gimana kalo dia nggak datang nanti. Nama dia juga yang bakalan buruk"


"Terus gimana dong. Nih, lihat komentar para fans kalian, pada kecewa sama lho Zhe"

__ADS_1


"Gimana kalo kita buat akun palsu, terus ajak fans-fans gue dan Niko buat nyerang sih Zein. Biar kena mental tuh orang".


"Ide bagus tuh. Ntar gue kompor-komporin tuh fans kalian biar ngehujat sih Zein"


Mereka berdua pun menjalankan misinya membuat akun fake dengan mengatakan bahwa zhea dan Zein di jodohkan secara paksa, mereka juga menjelek-jelekkan Zein, untuk mempengaruhi fans-fansnya Niko dan zhea untuk mengkritik secara pedas ke Zein.


Dan benar saja, para penggemarnya zhea dan Zein seketika membuat berita di internet tentang ketidak setujuan mereka terhadap pertunangan itu. Mereka juga mengomentari hal-hal buruk di pemberitaan pertunangan zhea dan Zein.


Melihat misi mereka sesuai dengan rencana, zhea dan Rere langsung memblokir akun mereka tadi agar tidak di ketahui Zein maupun Leon.


Mereka berdua tos penuh kemenangan.


1 hari sebelum hari pertunangan, Niko menelpon Rere.


"Gue dan Rio akan berangkat sekarang"


Mendengar itu, Rere pun sangat senang.


"Zhe' Zhe berita bagus buat lho" ucap Rere berlari menghampiri zhea yang berdiri di balkon


"Ada apa sih re, teriak-teriak kayak gitu"


"Niko setuju buat nikah sama lho. Dan sekarang, dia sudah terbang ke sini"


"Yang benar lho" ucap zhea


"Iya zhee, gue senang banget tahu nggak"

__ADS_1


"Heum"


"Lho kok kayak nggak senang gitu"


"Gue ngerasa nggak pantas aja buat jadi istrinya Niko"


"Lho kok, ngomongnya gitu. Selama ini Niko selalu ada buat lho"


"Itu sebagai sahabat"


"Yaudah sekarang kalian tunangan aja dulu, nanti kita pikirin lagi. oh, ya Lho nggak mau ngundang orang-orang yang ada di rumah sakit Zhe?"


"Lho aja yang bilang ke mereka"


"Oke. No problem"


Leon mendengar semua pembicaraan mereka. Dia yang awalnya ingin menyuruh zhea memilih gaun pun mengurungkan niatnya.


Leon keluar dari kamar zhea, dan pergi ke tempat yang agak jauh dari kamar Zhea lalu menelpon Zein.


"Ya, om ada apa" ucap Zein di seberang sana


"Laki-laki pembalap itu, akan segera tiba ke sini. Kamu suruh orang-ornag untuk mencegahnya datang besok"


"Tenang aja om. Aku udah nyuruh orang-orang ku stand by di bandara dari 5 hari yang lalu. Aku yakin, Niko, Niko itu tidak akan bisa melarikan diri dari orang-orangku"


"Bagus kalau begitu"

__ADS_1


__ADS_2